Mengulik Mitos Makan 3 Kue Nastar sama dengan Sepiring Nasi

CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 10:12 WIB
Ada mitos yang menyebutkan bahwa makan 3 kue nastar sama dengan sepiring nasi. Benarkah demikian? Ilustrasi. Ada mitos yang menyebutkan bahwa makan 3 kue nastar sama dengan sepiring nasi. (iStockphoto/ridzky setiaji)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jamuan kue kering seperti nastar rasanya sudah jadi tradisi masyarakat Indonesia saat Lebaran tiba. Namun, ada mitos beranggapan bahwa makan 3 nastar sama dengan sepiring nasi, benarkah demikian?

Lebaran bisa jadi kurang lengkap tanpa sajian berbagai macam kue kering di atas meja makan. Kue kering seperti lidah kucing, putri salju, nastar, dan kastengel mungkin sudah tersedia di atas meja makan Anda.

Makan kue kering juga bisa tak terasa mengenyangkan, tahu-tahu kue di toples bening itu sudah habis masuk perut. Padahal mitosnya, kalori dari makan 3 butir nastar sama dengan sepiring nasi.


Dokter spesialis gizi, Tatik Bardosono mengatakan, kalori pada kue nastar berbeda-beda bergantung pada bahan yang digunakan. Tapi, pada umumnya, nastar menggunakan bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, margarin, gula, dan buah nanas. Adonan yang sudah dibentuk bulat kecil menggunakan bahan di atas biasanya memiliki 40 kalori per satu butirnya, jika memakan 3 butir artinya ada sekitar 120 kalori.

Kalori pada nastar tersebut sama dengan kalori yang terkandung dalam sepiring nasi (100 gram) yang mengandung 130 kalori. Sehingga makan 3 buah nastar menghasilkan kalori yang sama dengan sepiring nasi.

"Dalam satu buah kue nastar biasanya terkandung 40-an kalori, kalau dibandingkan dengan 100 gram nasi yang punya 130 kalori, maka tentunya akan sama dengan kalau kita mengonsumsi sekitar 3 buah kue nastar," kata Tatik, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (10/5).

Namun, Tatik menegaskan, setiap kue nastar memiliki kalori yang berbeda bergantung pada bahan yang digunakan, dan berapa buah kue nastar yang dibuat dengan bahan tersebut. Sederhananya, tinggal membagi kalori resep dengan jumlah kue yang dihasilkan.

"Bergantung pada resepnya akan menghasilkan berapa butir nastar, sehingga total kalori per resep tinggal dibagi dengan jumlah kue yang dihasilkan," ujar Tatik.

Misalnya, jika dalam resep menggunakan tepung terigu, telur, margarin, gula, dan nanas mengandung 400 kalori dan adonan dibagi dalam 10 buah, maka tiap nastar akan memiliki 40 kalori. Berbeda jika dengan adonan yang sama dibuat menjadi 20 nastar, maka satu butir nastar memiliki 20 kalori. Nastar lebih kecil, tapi kalori lebih sedikit sehingga dibutuhkan 6 butir nastar untuk kalori yang sama dengan sepiring nasi.

Japanese white riceIlustrasi. Konsumsi beberapa kue kering sama dengan mengonsumsi sepiring nasi. (Istockphoto/ Kuppa_rock)

Tak Hanya pada Nastar

Tatik juga menjelaskan, anggapan makan 3 butir nastar sama dengan sepiring nasi tak hanya berlaku pada kue nastar. Kue kering lainnya yang juga dibuat dengan tepung terigu, mentega, dan gula, memiliki potensi kalori yang sama dengan nastar.

"Kalori kue lebaran lainnya juga kalorinya mirip-mirip [dengan nastar] karena terbuat dari bahan yang sama," ucap Tatik.

Tatik mengingatkan, semua makanan yang enak, gurih, dan membuat seseorang ingin terus mengonsumsinya biasanya merupakan makanan yang kaya akan kalori, lemak, gula, dan garam.

Makan kue kering lebaran berlebihan memang bisa meningkatkan kalori dalam tubuh sehingga berdampak pada kenaikan berat badan. Jika tak ingin berat badan bertambah sehabis Lebaran, Anda bisa kurangi asupan kue kering atau tetap mengonsumsinya dibarengi dengan olahraga agar kalori terbakar.

(mel/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK