Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 10:10 WIB
Tak semua kunyit berwarna kuning, tapi ada juga yang putih. Sama seperti kunyit, ada berbagai manfaat kunyit putih untuk kesehatan. Tak semua kunyit berwarna kuning, tapi ada juga yang putih. Sama seperti kunyit, ada berbagai manfaat kunyit putih untuk kesehatan.(iStock/Erni Febrianti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak semua kunyit berwarna kuning, tapi ada juga yang putih. Sama seperti kunyit, ada berbagai manfaat kunyit putih untuk kesehatan.

Kunyit putih disebut juga zedoaria, ini diambil dari nama ilmiahnya Curcuma zedoaria. Daging rimpangnya lebih ringan dan rasanya sangat mirip dengan jahe, tetapi dengan rasa yang lebih pahit.

Kunyit putih termasuk dalam bumbu masak di Asia. Namun kini, fungsi kunyit putih kerap digantikan oleh jahe. Di Indonesia, bubuk kunyit putih sering ditambahkan ke masakan kari. Di Thailand, irisan kunyit putih segar digunakan sebagai bahan salad. Dan dalam masakan India kunyit putih segar juga digunakan sebagai bumbu masak.


Secara garis besar, kunyit putih dipakai untuk sakit perut, kehilangan nafsu makan, gangguan pencernaan, sebagai pengusir nyamuk, dan banyak kondisi lainnya, tetapi

tidak ada bukti ilmiah yang baik untuk mendukung penggunaan ini.

Bagaimana cara kerjanya?
Mengutip Web MD, sampai saat ini, belum ada cukup informasi ilmiah untuk mengetahui bagaimana kunyit putih bisa bermanfaat untuk tubuh.

Zedoary belum dipelajari pada orang. Ini hanya dipelajari pada hewan atau dalam tabung reaksi. Beberapa penelitian ini menunjukkan bahwa zedoary dapat bertindak seperti antibiotik.

Manfaat kunyit putih

Mengutip Health Benefit Times, pada Abad Pertengahan, kunyit putih dihargai dalam perdagangan rempah-rempah karena orang mengira aromanya adalah kombinasi mangga, kunyit, dan jahe. Tumbuhan ini juga disebutkan dalam puisi abad ke-13 Roman de la Rose, dan dipuji oleh Nicolas Culpeper, seorang herbalis abad ke-17, karena kemampuannya untuk melawan racun, mengusir angin, menahan muntah, menghentikan menstruasi dan fluxing, membunuh cacing, dan membantu kolik.

Kunyit putih mengandung berbagai senyawa kimia seperti tianin, pati, tianin, pati, kurkumin, minyak atsiri, gula, saponin, resin, flavonoid, hingga protein toksik yang memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

1. Melancarkan pencernaan
Minyak atsiri dalam kunyit putih sendiri bermanfaat dalam pengobatan kolik, gangguan pencernaan, kejang, kehilangan nafsu makan, serangan cacing, perut kembung, buang air besar tidak teratur, dan mencegah ulserasi akibat stres.

2. Meredakan peradangan dan nyeri
Kunyit putih adalah agen anti-inflamasi yang membantu mengobati peradangan, luka, dan penyakit kulit lainnya. Sifat diuretik zedoary mendukung penghapusan zat beracun tubuh dan kelebihan cairan.

3. Masalah pernapasan
Mengutip NDTV, Dahak dan lendir menyumbat saluran hidung dan menyebabkan kesulitan bernapas dan gangguan pernapasan seperti pilek, asma, dan batuk.

4. Penghilang rasa sakit
Curcumenol, senyawa yang diperoleh dari rimpang ini, menunjukkan aktivitas penghilang rasa sakit yang lebih baik daripada aspirin.

5. Anti-alergi
Curcumin menunjukkan aktivitas anti-alergen tertinggi dan ini dimediasi dengan menghambat aktivitas protein inflamasi dan mencegah pelepasan bahan kimia yang memulai reaksi alergi.

6. Obat maag
Tepung dari akar kunyit putih diduga dapat mengurangi jumlah dan keasaman cairan lambung sehingga dapat digunakan sebagai obat tukak lambung. Manfaat ini masih memerlukan penelitian klinis pada manusia.

7. Menurunkan gula darah
Mengonsumsi kunyit putih dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah. Namun, manfaat kunyit putih ini masih membutuhkan penelitian medis untuk membuktikannya.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK