Jakarta, CNN Indonesia -- Suara lenguhan gajah terdengar di Kunming, ibu kota provinsi provinsi Yunnan, China, ketika kawanan satwa berbadan besar itu sedang berkumpul untuk beristirahat dalam perjalanan migrasinya.
Kawanan gajah terlihat berkumpul dan menunda perjalanannya karena menunggu satu gajah jantan muda yang nampaknya tertinggal jauh di belakang rute.
Gajah berusia 10 tahun itu tampak asyik bermain-main di sekitar barisan keluarganya selama perjalanan migrasi kemarin, sehingga terpisah 14 kilometer dari rombongan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gajah-gajah dewasa melenguh bergantian, mengeluarkan suara yang terkadang keras, seakan tak sabar menunggu si bocah yang mungkin berjalan lamban dan terlalu santai.
Chen Mingyong, seorang profesor di Universitas Yunnan yang memantau migrasi kawanan gajah ini, mengatakan kepada media China bahwa kawanan ibu gajah memberikan sinyal kepada gajah muda itu untuk "berlari".
Tetapi penyiar negara CCTV - yang menayangkan siaran langsung migrasi selama 24 jam - mengatakan sang gajah muda tidak menunjukkan tanda-tanda ingin bergabung kembali dengan kelompok itu.
Gajah jantan memang biasanya meninggalkan kawanan induknya untuk hidup sendiri atau dalam kelompok kecil dengan jantan lain saat mereka mencapai kematangan seksual.
Kawanan ini telah menempuh perjalanan sekitar 500 kilometer, dan sekarang berhenti beberapa hari di selatan Kunming, ibu kota provinsi provinsi Yunnan.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Keasyikan Main, Gajah Muda Tersesat saat Migrasi di China
Ilustrasi gajah liar. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)
Migrasi gajah telah memikat media sosial China dan menarik perhatian internasional, sementara merugikan petani lokal lebih dari satu juta dolar.
Pejabat yang mengurusi satwa liar pada akhir pekan mengatakan mereka berencana menggunakan "umpan makanan dan penghalang jalan" untuk memandu gajah ke habitat yang sesuai.
Lebih dari 3.500 penduduk telah dievakuasi untuk memberi jalan bagi gajah, dan ratusan truk telah dikerahkan untuk menjauhkan mereka dari daerah padat penduduk, kantor berita resmi Xinhua melaporkan.
Seperti yang dikutip AFP, hingga saat ini para ahli tidak yakin mengapa kawanan gajah meninggalkan rumah mereka di Cagar Alam Nasional Xishuangbanna sejak akhir tahun lalu.
Populasi gajah liar di Yunnan mencapai sekitar 300, naik dari 193 pada 1980-an, kata Xinhua.
Konflik manusia-gajah di wilayah tersebut telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena proyek pembangunan tanpa batas yang merambah habitat alami hewan.