Jakarta, CNN Indonesia -- Selain jerawat, bibir kering atau bibir pecah-pecah juga kerap jadi masalah di area wajah. Aplikasi lipstik jadi tidak maksimal, kemudian gesekan dengan masker membuat kondisi bibir kering kian tidak nyaman. Bibir kering kerap dikaitkan dengan kekurangan minum air putih.
Solusinya jelas, Anda harus mencukupi kebutuhan cairan paling tidak 8 gelas per hari. Namun saat kebutuhan cairan terpenuhi tapi bibir kering masih belum tertolong, berarti ada penyebab lain yang perlu Anda cek.
Berikut tujuh penyebab bibir kering atau bibir pecah-pecah selain kurang minum air putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Infeksi jamur
Barangkali infeksi jamur dianggap sebagai masalah ginekologi. Nyatanya infeksi jamur pun bisa menyerang mulut dengan gejala bibir kering dan pecah-pecah.
CDC menyebut bibir kering, pecah disertai bercak putih di mulut ditambah gejala lain seperti rasa sakit saat menelan jadi gejala infeksi jamur.
"Saat Anda menjilat bibir secara berlebihan, air liur yang hangat dan lembap mendorong jamur untuk tumbuh, terutama ketika air liur menumpuk di sudut mulut," jelas Michele Green, dokter kulit yang berbasis di New York, seperti dikutip Bustle.
Obat terbaik untuk mengatasi ini adalah minum banyak air dan menghindari menjilati bibir. Penggunaan petroleum jelly atau lip balm akan membantu menghindari kebiasaan menjilat bibir.
2. Reaksi alergi
Doris Day, dokter kulit, menyebut reaksi alergi tidak hanya mengakibatkan pengelupasan tetapi juga kemerahan dan pembengkakan di sekitar bibir. Umumnya reaksi alergi disebabkan bahan-bahan dalam riasan, perawatan kulit hingga pasta gigi.
"Asam sinamat atau turunan ayu manis adalah alergen umum dalam pasta gigi yang membuat bibir iritasi," ujar rekan sesama dokter kulit, Adam Friedman.
Selain itu, pengelupasan bibir bisa juga akibat implan logam atau komposit implan gigi. Untuk mengatasinya sebaiknya ke dokter sehingga akan diberikan obat steroid atau obat topikal untuk meredakan reaksi alergi.
3. Makanan asin dan pedas
Jika selama ini Anda sulit lepas dari camilan keripik kentang dan camilan serba pedas, tampaknya untuk saat ini semua itu perlu dihindari. Makanan asin dan pedas bisa mengakibatkan bibir kering.
"Garam bisa menahan air sehingga bisa menyerap air dari bibir dan hanya membuatnya kering," kata Day.
Sedangkan makanan pedas akan mengakibatkan iritasi kulit dan tubuh kehilangan cairan. Sementara, ganti camilan dengan buah potong atau granola bar.
Simak penyebab bibir kering lainnya di halaman berikut.
Paparan sinar matahari
Bibir kering kerap dikaitkan dengan kekurangan minum air putih. Berikut tujuh penyebab bibir kering selain kurang minum air putih. (iStockphoto/LumenSt)
Berikut penyebab bibir kering atau bibir pecah-pecah selain kurang minum air putih.
4. Paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari bisa merusak kulit sekaligus bibir Anda. Green menyebut paparan sinar matahari jangka panjang bisa mengakibatkan bibir kering dan kaku lalu timbul retakan atau pecah-pecah. Sinar UV pun akan mengakibatkan peradangan. Solusinya, sebaiknya pilih lip balm dengan kandungan SPF.
Tanpa perlindungan, paparan sinar matahari akan terus merusak bibir sehingga timbul kondisi actinic keratosis. Actinic keratosis ditandai dengan kekeringan dan bercak atau plak bersisik di bibir bawah.
5. Kekurangan vitamin B
Asupan vitamin B akan menjaga fungsi tubuh tetap normal. Vitamin B memberikan energi, membantu sistem imun melawan penyakit dan berkontribusi pada kulit yang sehat.
Itulah mengapa kekurangan vitamin B bisa menimbulkan masalah pada kulit termasuk bibir kering. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin B, sebaiknya konsumsi daging dan telur.
6. Kelebihan vitamin A
Kekurangan vitamin akan menimbulkan masalah begitu pula sebaliknya. Kelebihan vitamin khususnya vitamin A rupanya bisa mengakibatkan bibir kering. Kelebihan vitamin biasanya akibat konsumsi suplemen ditambah konsumsi pangan yang kaya akan vitamin A.
"Kelebihan asupan vitamin A akan disimpan dalam organ hati, dan itu terakumulasi sepanjang waktu, mengakibatkan gejala beragam seperti pecahan pada sudut bibir, kekeringan dan kulit mengelupas, " jelas Green.
7. Efek pengobatan
Terapi pengobatan tertentu bisa mengakibatkan pengelupasan kulit bibir. Friedman berkata biasanya keluhan bibir kering datang dari pasien yang diberi resep obat jerawat.
"Saya menyampaikan pada mereka bahwa mereka sebaiknya menggunakan lipbalm untuk melembutkan bibir," kata dia, seperti dikutip Women's Health Magazine.