Jenis Sayur dan Buah yang Perlu Dikonsumsi Pasien Covid-19
CNN Indonesia
Rabu, 30 Jun 2021 16:09 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Salah satu cara meningkatkan imunitas adalah dengan konsumsi makanan bergizi, seperti sayur dan buah. (Jamie Hamel-Smith)
Jakarta, CNN Indonesia --
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh saat masa pandemi Covid-19 menjadi keharusan. Salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan konsumsi makananbergizi.
Tapi, pada orang yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, ada beberapa asupan makanan yang sebaiknya banyak dikonsumsi karena dapat membantu proses penyembuhan.
Dokter spesialis gizi, Tatik Bardosono menyarankan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri banyak mengonsumsi sayuran berwarna oranye dan hijau tua karena kaya akan kandungan vitamin dan mineral.
"Perbanyak konsumsi sayuran berwarna oranye dan hijau tua, kaya kandungan vitamin A, C, dan E," kata Tatik saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (30/6).
Beberapa jenis sayuran berwarna oranye yang dimaksud di antaranya wortel dan labu. Sayuran berwarna oranye mengandung banyak kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan metabolisme tubuh.
Selain membantu menjaga kesehatan, sayuran berwarna oranye juga mengandung vitamin A yang baik untuk sistem penglihatan dan menjaga daya tahan tubuh.
Sementara sayuran berwarna hijau tua yang dimaksud di antaranya seperti bayam, kangkung, kale, kubis, pakcoy, brokoli, dan banyak lainnya. Sayuran hijau juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Tatik juga menjelaskan, mengolah sayuran, baik untuk pasien Covid-19 maupun orang sehat, sebaiknya tidak melalui banyak proses. Proses memasak bisa menurunkan kandungan gizi yang ada di dalam makanan.
"Sayuran itu makin minimal proses memasaknya, makin baik, karena kandungan zat gizinya tidak banyak yang hilang," ucap Tatik.
Memasak sayuran baik dengan cara merebus, menumis, atau mengukusnya bisa menguapkan zat gizi yang ada pada sayuran. Terutama kandungan vitamin dan mineral yang mudah menguap pada suhu panas tertentu.
Jika ingin mengolah sayuran, maka sebaiknya tidak memasaknya di kompor dengan waktu lama. Beberapa sayuran seperti bayam dan sawi hijau cukup direbus kurang dari dua menit dan sudah bisa dikonsumsi.
Tatik juga menyarankan konsumsi banyak buah-buahan yang kaya akan vitamin C untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien Covid-19.
"Untuk konsumsi buah-buahan, buah yang kaya akan kandungan vitamin C disarankan," kata Tatik.
Tatik mengatakan, buah kaya akan kandungan vitamin C termasuk dalam golongan citrus dengan rasa asam yang segar. Beberapa buah citrus kaya akan vitamin C seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, grapefruit, dan clementine atau jeruk mandarin.
Ilustrasi. Lemon jadi salah satu buah sitrus yang penting untuk dikonsumsi pasien Covid-19. (onefox/Pixabay)
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Sharifah Shakinah, vitamin C termasuk dalam salah satu terapi pasien Covid-19 yang diharapkan dapat memberikan manfaat.
"Vitamin C adalah vitamin larut air yang berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki efek positif terhadap perbaikan luka, metabolisme, dan perbaikan imun," kata Sharifah pada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui, selain konsumsi sayuran dan buah, pasien Covid-19 juga memerlukan asupan gizi lain yang didapat dari protein hewani, kacang-kacangan, serta air mineral yang cukup.
"Makanan sehat apa pun yang dikonsumsi memang bisa membantu meningkatkan sistem imun. Yang penting makanannya dibuat dengan pola makan gizi seimbang, terdiri dari beraneka bahan makanan sumber energi, karbohidrat, protein, lemak, mineral, serta vitamin," pungkas Tatik.
Jakarta, CNN Indonesia --
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh saat masa pandemi Covid-19 menjadi keharusan. Salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan konsumsi makananbergizi.
Tapi, pada orang yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, ada beberapa asupan makanan yang sebaiknya banyak dikonsumsi karena dapat membantu proses penyembuhan.
Dokter spesialis gizi, Tatik Bardosono menyarankan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri banyak mengonsumsi sayuran berwarna oranye dan hijau tua karena kaya akan kandungan vitamin dan mineral.
"Perbanyak konsumsi sayuran berwarna oranye dan hijau tua, kaya kandungan vitamin A, C, dan E," kata Tatik saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (30/6).
Beberapa jenis sayuran berwarna oranye yang dimaksud di antaranya wortel dan labu. Sayuran berwarna oranye mengandung banyak kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan metabolisme tubuh.
Selain membantu menjaga kesehatan, sayuran berwarna oranye juga mengandung vitamin A yang baik untuk sistem penglihatan dan menjaga daya tahan tubuh.
Sementara sayuran berwarna hijau tua yang dimaksud di antaranya seperti bayam, kangkung, kale, kubis, pakcoy, brokoli, dan banyak lainnya. Sayuran hijau juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Tatik juga menjelaskan, mengolah sayuran, baik untuk pasien Covid-19 maupun orang sehat, sebaiknya tidak melalui banyak proses. Proses memasak bisa menurunkan kandungan gizi yang ada di dalam makanan.
"Sayuran itu makin minimal proses memasaknya, makin baik, karena kandungan zat gizinya tidak banyak yang hilang," ucap Tatik.
Memasak sayuran baik dengan cara merebus, menumis, atau mengukusnya bisa menguapkan zat gizi yang ada pada sayuran. Terutama kandungan vitamin dan mineral yang mudah menguap pada suhu panas tertentu.
Jika ingin mengolah sayuran, maka sebaiknya tidak memasaknya di kompor dengan waktu lama. Beberapa sayuran seperti bayam dan sawi hijau cukup direbus kurang dari dua menit dan sudah bisa dikonsumsi.
Jenis Sayur dan Buah yang Perlu Dikonsumsi Pasien Covid-19
Ilustrasi. Salah satu cara meningkatkan imunitas adalah dengan konsumsi makanan bergizi, seperti sayur dan buah. (Pixabay/uroburos)
Tatik juga menyarankan konsumsi banyak buah-buahan yang kaya akan vitamin C untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien Covid-19.
"Untuk konsumsi buah-buahan, buah yang kaya akan kandungan vitamin C disarankan," kata Tatik.
Tatik mengatakan, buah kaya akan kandungan vitamin C termasuk dalam golongan citrus dengan rasa asam yang segar. Beberapa buah citrus kaya akan vitamin C seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, grapefruit, dan clementine atau jeruk mandarin.
Ilustrasi. Lemon jadi salah satu buah sitrus yang penting untuk dikonsumsi pasien Covid-19. (onefox/Pixabay)
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Sharifah Shakinah, vitamin C termasuk dalam salah satu terapi pasien Covid-19 yang diharapkan dapat memberikan manfaat.
"Vitamin C adalah vitamin larut air yang berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki efek positif terhadap perbaikan luka, metabolisme, dan perbaikan imun," kata Sharifah pada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui, selain konsumsi sayuran dan buah, pasien Covid-19 juga memerlukan asupan gizi lain yang didapat dari protein hewani, kacang-kacangan, serta air mineral yang cukup.
"Makanan sehat apa pun yang dikonsumsi memang bisa membantu meningkatkan sistem imun. Yang penting makanannya dibuat dengan pola makan gizi seimbang, terdiri dari beraneka bahan makanan sumber energi, karbohidrat, protein, lemak, mineral, serta vitamin," pungkas Tatik.