5 Cara Jaga Hubungan dengan Pasangan saat Pandemi Covid-19
CNN Indonesia
Minggu, 11 Jul 2021 17:13 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga hubungan dengan pasangan di masa pandemi Covid-19. (iStockphoto/bymuratdeniz)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembatasan kegiatan saat pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang berdiam diri di rumah. Anda yang tidak tinggal bersama pasangan mungkin bakal merasa hubungan renggang karena minim komunikasi, berikut cara menjaga hubungan dengan pasangan.
Jauh di mata dekat di hati, pepatah ini dulu ditujukan untuk sepasang kekasih yang saling berjauhan. Namun saat pandemi Covid-19, dekat terus dengan pasangan justru bisa jadi masalah.
Hubungan dapat renggang, sering terjadi konflik, hingga komunikasi pun berkurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena pandemi, beberapa pasangan mengalami peningkatan kecemasan yang bisa merenggangkan hubungan," kata psikiater Leela R. Magavi, seperti dikutip Very Well Mind.
Sementara rasa cemas dapat membuat setiap orang cepat marah, mudah memulai perdebatan. Alhasil komunikasi dengan pasangan memburuk, hubungan bisa berakhir.
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga hubungan dengan pasangan di masa pandemi Covid-19.
1. Terus berkomunikasi
Terapis pasangan asal Los Angeles, Gary Brown mengatakan, komunikasi yang sehat dibentuk dari dua arah. Artinya, Anda dan pasangan harus sama-sama berkomunikasi satu sama lain.
"Anda berdua harus memahami bahwa berkomunikasi secara teratur, terlepas dari jarak, sangat penting untuk kesehatan hubungan Anda," kata Brown kepada Elite Daily.
Hubungi si dia saat Anda memiliki waktu luang barang sebentar. Mengirimkan pesan teks berisi semangat, atau beritahu pasangan apa yang sedang Anda lakukan akan lebih baik ketimbang tidak ada kabar sama sekali.
2. Pikirkan peran Anda
Terus terjebak dengan konflik bersama pasangan, sementara Anda tidak bisa menemuinya untuk menyelesaikan masalah bersama.
Pikirkan kembali apa nilai Anda dalam hubungan yang dijalin bersama kekasih. Apakah setiap problem dalam hubungan asmara selalu disebabkan oleh Anda, atau pasangan Anda yang tidak mau mengerti, terlalu sibuk dengan pekerjaan, atau mungkin pasangan butuh waktu sendiri.
Terapis Sue Johnson mengatakan pasangan yang sering terjebak problem asmara terus menerus harus mempertimbangkan apa peran yang mesti diambil ketika ada masalah datang. Mengetahui apa yang bisa Anda lakukan akan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Misalnya, apa yang terjadi ketika Anda menanggapi kecemasan pasangan? Apa dengan belas kasih atau kesal dan menjauh? Lalu apa peran pasangan ketika Anda berbagi kekhawatiran dengannya? Apa yang Anda inginkan dari pasangan?
"Pasangan yang mampu mengadopsi peran baru dan mencoba memberikan respons yang diharapkan akan mampu menghadapi masalah," kata Johnson dalam The Conversation.
Simak cara lain untuk jaga hubungan yang meregang karena pandemi Covid-19.
3. Bicara terbuka tentang perasaan Anda
Penting untuk terbuka dengan pasangan di masa pandemi Covid-19 ini. Tanyakan apakah pasangan Anda baik-baik saja, apa dia tertekan karena situasi di luar, atau justru sedang butuh bantuan Anda untuk mengatasi kecemasannya.
Anda juga sebaiknya bicara terbuka pada pasangan tentang apa yang sedang dialami beserta kecemasan-kecemasan Anda.
Selalu periksa kondisi satu sama lain, berikan respon dan pengertian satu sama lain untuk bisa bertahan di masa pandemi, sekaligus mempertahankan hubungan.
Kunci dari komunikasi yang sehat adalah memahami apa yang dibutuhkan satu sama lain. Salah satu dari Anda mungkin hanya bicara sesekali, sementara yang lain ingin terus mendapatkan kabar setiap hari.
"Berusahalah menemukan keseimbangan yang cocok untuk masing-masing. Penting untuk melakukan upaya ekstra untuk memahami apa yang dikatakan pasangan Anda saat berbicara, dengan menjadi pendengar yang aktif," kata Brown.
5. Bicarakan masa depan
Meski belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 berakhir, bukan berarti Anda dan pasangan tak bisa membicarakan kelanjutan hubungan untuk masa depan.
Saat masa pandemi, kebanyakan orang menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Bagi Anda dan pasangan, waktu yang dimiliki bisa digunakan untuk merencanakan masa depan.
Apakah Anda berencana menikah, tetap berkarir, atau bahkan ingin punya anak, bicarakan itu semua dengan pasangan. Membicarakan masa depan juga bisa membantu mempererat hubungan dengan pasangan.
Meski pandemi tidak memiliki kepastian, tapi Anda maupun pasangan bisa tetap memiliki komitmen untuk bersama.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembatasan kegiatan saat pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang berdiam diri di rumah. Anda yang tidak tinggal bersama pasangan mungkin bakal merasa hubungan renggang karena minim komunikasi, berikut cara menjaga hubungan dengan pasangan.
Jauh di mata dekat di hati, pepatah ini dulu ditujukan untuk sepasang kekasih yang saling berjauhan. Namun saat pandemi Covid-19, dekat terus dengan pasangan justru bisa jadi masalah.
Hubungan dapat renggang, sering terjadi konflik, hingga komunikasi pun berkurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena pandemi, beberapa pasangan mengalami peningkatan kecemasan yang bisa merenggangkan hubungan," kata psikiater Leela R. Magavi, seperti dikutip Very Well Mind.
Sementara rasa cemas dapat membuat setiap orang cepat marah, mudah memulai perdebatan. Alhasil komunikasi dengan pasangan memburuk, hubungan bisa berakhir.
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga hubungan dengan pasangan di masa pandemi Covid-19.
1. Terus berkomunikasi
Terapis pasangan asal Los Angeles, Gary Brown mengatakan, komunikasi yang sehat dibentuk dari dua arah. Artinya, Anda dan pasangan harus sama-sama berkomunikasi satu sama lain.
"Anda berdua harus memahami bahwa berkomunikasi secara teratur, terlepas dari jarak, sangat penting untuk kesehatan hubungan Anda," kata Brown kepada Elite Daily.
Hubungi si dia saat Anda memiliki waktu luang barang sebentar. Mengirimkan pesan teks berisi semangat, atau beritahu pasangan apa yang sedang Anda lakukan akan lebih baik ketimbang tidak ada kabar sama sekali.
2. Pikirkan peran Anda
Terus terjebak dengan konflik bersama pasangan, sementara Anda tidak bisa menemuinya untuk menyelesaikan masalah bersama.
Pikirkan kembali apa nilai Anda dalam hubungan yang dijalin bersama kekasih. Apakah setiap problem dalam hubungan asmara selalu disebabkan oleh Anda, atau pasangan Anda yang tidak mau mengerti, terlalu sibuk dengan pekerjaan, atau mungkin pasangan butuh waktu sendiri.
Terapis Sue Johnson mengatakan pasangan yang sering terjebak problem asmara terus menerus harus mempertimbangkan apa peran yang mesti diambil ketika ada masalah datang. Mengetahui apa yang bisa Anda lakukan akan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Misalnya, apa yang terjadi ketika Anda menanggapi kecemasan pasangan? Apa dengan belas kasih atau kesal dan menjauh? Lalu apa peran pasangan ketika Anda berbagi kekhawatiran dengannya? Apa yang Anda inginkan dari pasangan?
"Pasangan yang mampu mengadopsi peran baru dan mencoba memberikan respons yang diharapkan akan mampu menghadapi masalah," kata Johnson dalam The Conversation.
Simak cara lain untuk jaga hubungan yang meregang karena pandemi Covid-19.
Bicara terbuka tentang perasaan Anda
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga hubungan dengan pasangan di masa pandemi Covid-19. (iStockphoto/fizkes)
3. Bicara terbuka tentang perasaan Anda
Penting untuk terbuka dengan pasangan di masa pandemi Covid-19 ini. Tanyakan apakah pasangan Anda baik-baik saja, apa dia tertekan karena situasi di luar, atau justru sedang butuh bantuan Anda untuk mengatasi kecemasannya.
Anda juga sebaiknya bicara terbuka pada pasangan tentang apa yang sedang dialami beserta kecemasan-kecemasan Anda.
Selalu periksa kondisi satu sama lain, berikan respon dan pengertian satu sama lain untuk bisa bertahan di masa pandemi, sekaligus mempertahankan hubungan.
Kunci dari komunikasi yang sehat adalah memahami apa yang dibutuhkan satu sama lain. Salah satu dari Anda mungkin hanya bicara sesekali, sementara yang lain ingin terus mendapatkan kabar setiap hari.
"Berusahalah menemukan keseimbangan yang cocok untuk masing-masing. Penting untuk melakukan upaya ekstra untuk memahami apa yang dikatakan pasangan Anda saat berbicara, dengan menjadi pendengar yang aktif," kata Brown.
5. Bicarakan masa depan
Meski belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 berakhir, bukan berarti Anda dan pasangan tak bisa membicarakan kelanjutan hubungan untuk masa depan.
Saat masa pandemi, kebanyakan orang menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Bagi Anda dan pasangan, waktu yang dimiliki bisa digunakan untuk merencanakan masa depan.
Apakah Anda berencana menikah, tetap berkarir, atau bahkan ingin punya anak, bicarakan itu semua dengan pasangan. Membicarakan masa depan juga bisa membantu mempererat hubungan dengan pasangan.
Meski pandemi tidak memiliki kepastian, tapi Anda maupun pasangan bisa tetap memiliki komitmen untuk bersama.