HARI ANAK NASIONAL

5 Tips Membacakan Buku pada Anak agar Ikatan Makin Kuat

tim, CNN Indonesia | Jumat, 23/07/2021 19:54 WIB
Ikatan orang tua dan anak bisa ditingkatkan dengan membaca buku cerita. Berikut 5 tips bacakan buku cerita pada anak agar ikatan makin kuat. Foto: iStockphoto
Jakarta, CNN Indonesia --

Selamat Hari Anak Nasional!

Saatnya meningkatkan ikatan alias bonding antara orang tua dan anak. Salah satu aktivitas yang bisa Anda lakukan hari ini adalah membacakan cerita buat anak.

Menurut psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, membacakan buku cerita bersama anak memiliki banyak manfaat apalagi jika dilakukan sejak dini. Anda bisa membacakan cerita pada sejak anak masih dalam kandungan.


"Kalau mulai bonding dari anak usia belasan, itu agak susah. Jadi dibiasakan sejak dini, anak nyaman rutin menghabiskan waktu dengan kita. Dicicil terus, pas dia mulai kenal teman, pergi main, dia lari ke mana-mana ya balik ke ibunya," kata Vera dalam jumpa virtual bersama Mama's Choice, Kamis (22/7).

Berikut beberapa tips membacakan cerita buat anak agar ikatan semakin kuat:

1. Rutin

Vera menuturkan ada dua syarat yang perlu dipenuhi untuk memperkuat bonding dengan anak yakni aktivitas bersama yang rutin dan sentuhan fisik. Aktivitas ini bukan hanya sekadar menyuapi makan, memandikan, atau menemani belajar tetapi aktivitas yang menyenangkan disertai tawa dan rileks.

Membacakan cerita jadi salah satunya. Bacakan cerita buat anak secara rutin misalnya, menjelang tidur.

2. Sentuhan fisik

Sentuhan fisik sangat berperan dalam menciptakan bonding sekaligus memberikan rasa tenang baik pada ibu maupun anak. Membacakan cerita, lanjut Vera, tidak mungkin ada jarak fisik sehingga ibu atau ayah bisa sambil membelai, menepuk punggung, menyentuh tangan anak.

"Lewat sentuhan, ini akan merangsang hormon oksitosin tidak hanya pada diri anak tapi juga ibunya," ujar Vera.

3. Mulai dari masa kehamilan

Pertanyaan yang paling umum ditanyakan adalah kapan mulai membacakan cerita buat anak atau membiasakan anak membaca?

Vera berkata orang tua bisa mulai sedini mungkin bahkan sejak anak dalam kandungan. Anak memang belum bisa merespons, tetapi sebenarnya saat dalam usia kandungan tertentu, anak bisa mendengarkan suara Anda.

4. Pilihan buku

Untuk pilihan buku, jika anak masih dalam kandungan, jenis buku bisa lebih fokus pada pilihan ibu. Ibu perlu membiasakan diri membaca sebelum menularkan kebiasaan ini ke anak. Bacaan bebas sesuai minat.

Kemudian jika ingin membacakan cerita buat anak, ibu bisa menyuarakan apa yang dibaca. Sebaiknya pilih buku cerita yang sederhana dan tidak terlalu panjang.

"Begitu lahir, bukunya sudah pasti yang berwarna, kan kita akan memperlihatkan bukunya ke anak. Ceritanya sederhana, tokoh binatang mungkin yang lucu, plot simpel, gambarnya besar, tulisannya sedikit," kata Vera.

5. Tak perlu minder

Ibu tidak harus menjadi pendongeng ulung untuk bisa membacakan cerita buat anak. Yang paling baik memang membacakan cerita dengan intonasi yang pas dan artikulasi jelas. Namun sebenarnya yang diperlukan adalah kehadiran ibu atau ayah sepenuhnya dekat dengan anak.

"Enggak usah takut, enggak pede karena enggak bisa mainin intonasi. Enggak usah takut karena anak akan kangen kok dengan suara, aroma tubuh ibu," lanjut Vera.

Itulah tips membacakan cerita buat anak yang bisa dilakukan orang tua di rumah.

(els/ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK