5 Manfaat Merajut, Pereda Stres hingga Tingkatkan Kecerdasan

tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 17:56 WIB
Merajut kini jadi aktivitas yang populer di tengah pandemi Covid-19. Berikut 5 manfaat merajut untuk kesehatan. Merajut kini jadi aktivitas yang populer di tengah pandemi Covid-19. Berikut 5 manfaat merajut untuk kesehatan.(Foto: REUTERS/ANTONIO BRONIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merajut kini jadi aktivitas yang populer di tengah pandemi Covid-19. Salah satu atlet loncat Indah dari Inggris Tom Daley bahkan viral karena aksinya merajut dari tribun Olimpiade Tokyo 2020.

Saat menunggu pertandingan Tom Daley kerap tertangkap kamera sedang asyik berkutat dengan jarum dan untaian benang wol. Sejak lockdown di Inggris, Daley mengaku mulai merajut.

Dalam sebuah podcast, Daley mengungkapkan merajut membuatnya rileks dan fokus sehingga berdampak positif terhadap kemampuan atletisnya. Hasilnya, dia pun meraih medali emas loncat indah kategori sinkronisasi 10 meter putra di Olimpiade Tokyo.


Daley mengaku dia lebih senang merajut ketimbang meditasi yang membuatnya mengantuk.

Tak hanya membuat rileks, merajut memiliki banyak manfaat lainnya. Berikut 5 manfaat merajut:

1. Pereda stres

Ilustrasi MerajutSalah satu manfaat merajut adalah meredakan stres. (Foto: condesign/Pixabay)

Merajut merupakan aktivitas yang memerlukan konsentrasi agar tak salah dalam menjalin benang. Fokus saat merajut ini dapat menghalau gangguan atau distraksi penyebab stres.

Oleh karena itu, merajut dapat jadi aktivitas pereda stres yang baik.

2. Meningkatkan kecerdasan

Seperti otot, otak pun bisa dan perlu dilatih. Merajut jadi salah satu latihan otak. Merajut melatih otak untuk terus berpikir dan fokus. Terus merajut dapat meningkatkan kecerdasan dan kemampuan kognitif otak.

"Ini adalah kerja repetisi konstan untuk mengembangkan, dan tidak menuntut penguasaan untuk bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa," direktur riset kebijakan sosial dan kesehatan di Harvard University, kata John N Morris, mengutip dari Independent.

3. Mengurangi kecemasan

Saat merajut, Anda mengatur lengan seperti menciptakan lengkung perlindungan terhadap tubuh. Menurut fisioterapis Betsan Corkhill, gerakan ini mampu menciptakan zona aman dan nyaman buat orang yang memiliki masalah kecemasan.

Corkhill kerap membantu orang yang mengatasi serangan panik dengan mengajak mereka merajut tiap kali mulai merasa cemas.

4. Meningkatkan rasa percaya diri

Saat mulai merajut, seseorang bakal mempelajari kemampuan baru. Aktivitas ini memicu sirkuit 'reward' otak dan menginspirasi orang untuk menghadapi tantangan lain. Ketika tantangan ini berhasil dihadapi, timbul rasa bangga dan kepercayaan terhadap diri sendiri.

"Merajut menanamkan kepercayaan diri, mengurangi rasa takut, mengurangi kekhawatiran. Itu membuat orang merasa berharga lagi," ucap Corkhill mengutip dari US News.

5. Asah kreativitas

Hasil rajutan bisa dinikmati sendiri atau jadi hadiah untuk orang terkasih. Dari sini, Anda akan terdorong untuk menumpahkan kreativitas, mengasah diri untuk mencari inspirasi bentuk rajutan.

Saat dasar-dasar merajut dikuasai, Anda bisa berkreasi, merajut selimut beragam warna, membubuhkan kancing pada cardigan atau hiasan pada tas.

Bisa juga seperti yang dilakukan Tom Daley. Dia memberikan cardigan rajut untuk kawan baiknya, Cheong Jun Hoong, atlet asal Malaysia.

Itulah lima manfaat merajut yang bisa didapatkan mulai dari pereda stres hingga mengasah kreativitas.

(ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK