OLIMPIADE TOKYO 2020

Apa yang Terjadi Jika Atlet Positif Covid saat Olimpiade?

tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 16:15 WIB
Ada banyak pertanyaan yang muncul ketika Olimpiade berlangsung, salah satunya apa yang terjadi jika atlet terkonfirmasi positif covid-19? Ada banyak pertanyaan yang muncul ketika Olimpiade berlangsung, salah satunya apa yang terjadi jika atlet terkonfirmasi positif covid-19? (AFP/TOSHIFUMI KITAMURA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam unggahan live Instagramnya di Olympic Village, pebulutangkis Indonesia Greysia Polii mengungkapkan bahwa para atlet yang bertanding tak boleh meninggalkan lokasi tersebut dan berjalan-jalan keluar. Area 'wisma atlet' tersebut dijaga ketat agar para atlet terhindar dari risiko infeksi virus corona.

Komite Olimpiade Internasional mengatakan bahwa setiap atlet atau personel Olimpiade yang gagal mematuhi prosedur pengujian atau panduan pencegahan covid bisa mendapat berbagai hukuman, mulai dari denda, skorsing, hingga deportasi.

Tak dimungkiri, Tokyo Organizing Committee sudah membuat serangkaian kebijakan ketat yang mengatur bagaimana atlet, pelatih, dan staf untuk meminimalkan risiko infeksi virus corona dan menyebarkannya di lingkungan atlet Olimpiade. Hanya saja, sekalipun dengan perlindungan ketat, infeksi masih mungkin bisa terjadi. Meskipun sekitar 80 persen atlet melaporkan telah divaksinasi, vaksin tidak dapat mencegah infeksi 100 persen.


Selama gelaran Olimpiade Tokyo 2020, ada beberapa atlet dan staf yang terinfeksi corona. Panitia Olimpiade sendiri membatasi pengunjung sebanyak mungkin dan melakukan tes rutin sesering mungkin.

Orang yang akan pergi ke wisma atlet ini akan diminta untuk meminimalkan perjalanan mereka 14 hari sebelum penerbangan ke Tokyo. Mereka juga diwajibkan untuk mengikuti langkah-langkah mitigasi seperti mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan terlepas dari apakah mereka divaksinasi atau tidak.

Mengutip Time, Setibanya di Tokyo, para atlet akan tetap berada di area pelatihan yang telah ditentukan sampai beberapa hari sebelum kompetisi mereka, dan pada saat itu mereka akan pindah ke kampung Olimpiade.

Untuk meminimalkan risiko penyebaran virus, para atlet akan makan secara bergiliran atau diperbolehkan membawa makanan mereka kembali ke kamar mereka.

Para atlet juga akan punya teman sekamar. Mereka akan diminta untuk menghabiskan waktunya sebagian besar hanya bersama teman sekamarnya saja atau grup kecil mereka, misalnya pelatih.

Setiap atlet juga diharuskan mengunduh aplikasi pelacakan kesehatan dan menjawab pertanyaan harian tentang apakah mereka mengalami gejala terkait Covid-19.

Jika Atlet Positif Corona

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK