5 Penyebab Seks Tak Lagi Menggairahkan

tim | CNN Indonesia
Jumat, 13 Agu 2021 22:01 WIB
Berikut sejumlah penyebab paling umum seks dalam pernikahan tak lagi menggairahkan. Berikut sejumlah penyebab paling umum seks dalam pernikahan tak lagi menggairahkan. (iStockphoto/bymuratdeniz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pada awal pernikahan, pasangan sering melewati fase yang populer disebut sebagai "bulan madu". Selama fase ini, semuanya terasa baru, mengasyikkan, serta ada banyak gairah antara Anda dan pasangan untuk berhubungan seks.

Namun saat fase ini berakhir, kegembiraan tampaknya hilang, dan beberapa pasangan mulai menghadapi masalah di ranjang mereka.

Wajar bagi pasangan untuk menjadi kurang intim satu sama lain selama periode waktu tertentu. Namun tidak ada keintiman fisik sama sekali merupakan tanda masalah.

Berikut sejumlah alasan paling umum seks dalam pernikahan tak lagi menggairahkan.

1. Melahirkan atau menopause

Merawat bayi yang baru lahir selalu membuat stres. Stres ini, bersama dengan perubahan tubuh, kelelahan, dan penurunan kadar hormon, sangat memengaruhi dorongan seksual wanita.

Selain itu, menopause juga mempengaruhi tingkat hormonal, itulah sebabnya ada korelasi kuat antara menopause dan pernikahan tanpa jenis kelamin.

2. Dorongan seks berbeda

Sebagaimana dilansir Times of India, tidak mungkin bagi kedua pasangan untuk menjadi pasangan yang sempurna dalam hal dorongan seks mereka.

Untuk pasangan yang dorongan seksnya tidak cocok, menemukan garis tipis antara memuaskan kebutuhan satu sama lain dan tidak memaksa mereka untuk intim secara fisik adalah kuncinya.

Namun jika punya dorongan seks tapi tidak melakukannya, ini bisa menjadi masalah.

3. Masalah kesehatan

Banyak pasangan berakhir dalam pernikahan tanpa hubungan seks karena berbagai masalah kesehatan. Dan impotensi adalah yang paling umum dari mereka.

Pria yang berjuang dengan ereksi cenderung menjadi cemas dan bingung, yang memengaruhi harga diri dan keinginan mereka untuk berhubungan intim.

Penyebab lain dari pernikahan tanpa seks adalah depresi, yang membuat orang kehilangan minat dalam hidup sepenuhnya.

4. Masalah komunikasi

Hal ini diperlukan untuk mengekspresikan hasrat seksual Anda kepada pasangan Anda. Ketika salah satu atau kedua pasangan tidak puas, dan ada kebutuhan untuk berubah, sangat penting untuk memastikan bahwa separuh lainnya mengetahuinya.

5. Efek samping obat

Banyak obat yang diresepkan datang dengan efek samping yang dapat membahayakan aktivitas seksual.

Dalam hal ini, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk melihat apakah Anda benar tentang kecurigaan Anda dan jika ada, minta alternatif yang dapat diresepkan sebagai gantinya.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER