Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir pekan ini, warga DKI Jakarta dan sekitarnya bisa kembali berolahraga di Jakarta International Velodrome (JIV) atau Velodrome Rawamangun, yang telah resmi dibuka lagi pada Senin (30/8).
Pembukaan fasilitas olahraga bertaraf internasional itu akan mengikuti protokol kesehatan (prokes) COVID-19, kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Nadia Diposanjoyo.
Saat ini Velodrome Rawamangun dibuka setiap hari sejak pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 25 persen dari 3.000 orang atau sebanyak 750 pengunjung dalam jangka waktu bersamaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sejumlah syarat untuk memasuki Velodrome Rawamangun. Pertama, pengecekan suhu tubuh dan wajib menggunakan masker sesuai protokol kesehatan.
Kedua, masyarakat telah melakukan vaksin dosis pertama atau dua dengan bukti sertifikat vaksin dalam aplikasi JAKI, PeduliLindungi dan lembaga berwenang terkait.
Ketiga, bagi yang belum atau tidak bisa melakukan vaksinasi karena alasan kesehatan tetap bisa masuk velodrome, dengan catatan sebagai penyintas COVID-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi COVID-19.
Selain itu orang yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi dan anak-anak berusia kurang dari 12 tahun.
Untuk penyintas COVID-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi positif dapat menunjukkan bukti laboratorium. Sementara untuk orang yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi dapat menunjukkan bukti surat keterangan dokter.
Keempat, ketika berada di dalam lokasi, pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.
Kebanggaan Indonesia
Velodrome Rawamangun adalah salah satu tempat penyelenggaraan olahraga cabang balap sepeda yang terletak di Rawamangun, Jakarta sejak 1973.
Berada di Jalan Balap Sepeda, Rawamangun, velodrome memiliki luas bangunan 16 ribu meter persegi (m2) di atas lahan dengan luas sekitar lima hektare.
Arena ini kemudian direnovasi dan diresmikan kembali pada 15 Agustus 2018.
Setelah direnovasi, arena balap sepeda prestisius ini memiliki standar dunia dan salah satu yang terbaik di Asia.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Velodrome Rawamangun, Arena Olahraga Terbaik di Timur Jakarta
Foto tahun 2020. Tak hanya menjadi arena balap sepeda, di Velodrome Rawamangun juga memiliki fasilitas olahraga lain, seperti lapangan voli, basket hingga gimnastik. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Velodrome Rawamangun telah mengantongi sertifikat standar internasional dari Federasi Balap Sepeda Dunia (Union Cycliste Internasionale/UCI) pada Juni 2018 dengan Kategori 1 yang merupakan kategori tertinggi.
Sertifikasi tersebut diperoleh pada Mei 2018 dari penguji berkualifikasi UCI. Setelah diresmikan dan mengantongi sertifikat standar dunia, arena balap sepeda JIV dijajal para atlet yang berlaga di ajang Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018.
Velodrome Rawamangun memiliki lintasan sepanjang 250 meter, lebar tujuh meter dengan tingkat kemiringan 40 derajat.
Lintasan ini terbuat dari jenis kayu Siberia yang didatangkan langsung dari Jerman yang memiliki bentuk yang ringan, kuat dan halus.
Untuk menunjang berbagai kompetisi tingkat dunia, JIV juga memiliki banyak fasilitas lain, seperti penunjang bagi warga disabilitas, keamanan, pengatur suhu ruangan, hingga ruang-ruang untuk berbagai keperluan atlet.
Di dalam arena balap tersebut tersedia kursi penonton dengan nuansa warna merah putih dengan kapasitas 3.000-5.000 penonton.
Pengelola arena ini menggandeng Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) melalui penandatangan kerja sama pengelolaan pada 17 Desember 2018.
Tak hanya menjadi arena balap sepeda, di Velodrome Rawamangun juga memiliki fasilitas olahraga lain, seperti lapangan voli, basket hingga gimnastik.
Ada pula alun-alun multifungsi untuk olahraga jalan kaki (jogging).
Velodrome Rawamangun dapat pula dimanfaatkan untuk kegiatan selain olahraga, seperti konser musik atau ajang pertemuan lainnya.
Cara menuju Velodrome Rawamangun
Velodrome Rawamangun dapat dijangkau dengan naik "Light Rail Transit" (LRT) Jakarta lalu turun di Stasiun Velodrome. Begitu turun, lanjutkan dengan jalan kaki hingga ke depan Gerbang JIV.
Akses lainnya ialah dengan menumpang TransJakarta, yakni melalui Halte Velodrome dan Halte Pemuda Rawamangun, kemudian berjalan kaki sekitar 100 meter hingga tiba di Gerbang JIV.
[Gambas:Photo CNN]
[Gambas:Infografis CNN]