A TO Z

Jerawat: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

CNN Indonesia | Minggu, 12/09/2021 08:00 WIB
Pahami lebih lanjut mengenai jerawat yang muncul di kulit. Mulai dari penyebab, gejala, pengobatan, dan cara mencegah jerawat. Pahami lebih lanjut mengenai jerawat yang muncul di kulit. Mulai dari penyebab, gejala, pengobatan, dan cara mencegah jerawat.(Foto: iStockphoto/Boyloso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jangan anggap remeh jerawat yang muncul di kulit. Jerawat bukan hanya sekadar kondisi yang hilang timbul di kulit, melainkan penyakit kulit yang mesti dianggap serius.

Pahami selengkapnya tentang jerawat mulai dari apa itu jerawat, penyebab jerawat, gejala jerawat, cara mengobati jerawat, hingga cara mencegah jerawat.

Apa itu Jerawat?

Dokter spesialis kulit dan kelamin Anthony Handoko menjelaskan jerawat adalah penyakit kulit yang terbentuk karena minyak dan kotoran tersumbat di pori-pori kulit. Jerawat dapat terjadi pada segala usia, laki-laki, maupun perempuan.


"Jerawat itu adalah penyakit kulit yang bisa diobati, sama seperti penyakit kulit lainnya," kata Anthony kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Jika tak diobati, jerawat dapat menyebabkan stres, turunnya kepercayaan diri, dan bekas luka di kulit.

Penyebab Jerawat

Jerawat dapat muncul karena disebabkan oleh sejumlah faktor pemicu.

"Jerawat itu disebabkan oleh kombinasi dari sejumlah faktor, baik dari dalam diri maupun dari luar," kata Anthony yang praktik di Klinik Pramudia ini.

Anthony menjelaskan jerawat muncul karena produksi minyak pada kelenjar minyak. Kelenjar minyak pada setiap orang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Kelenjar minyak pada laki-laki umumnya lebih besar dibanding perempuan.

Kelenjar minyak orang Indonesia yang hidup di negara tropis juga lebih banyak dan lebih besar dibandingkan orang yang hidup di Asia Timur seperti Korea dan Jepang serta orang-orang di Eropa.

"Semakin besar semakin banyak produksi minyak dan semakin meningkatkan risiko munculnya jerawat," tutur Anthony.

Kelenjar minyak juga dipengaruhi oleh hormon testosteron dan estrogen. Saat hormon testosteron tinggi, kelenjar minyak juga semakin aktif memproduksi minyak.

Ini pula yang menjadi alasan saat menjelang menstruasi, jerawat banyak bermunculan.

"Secara ilmiah saat menstruasi terjadi perubahan kadar estrogen yang membuat kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak," ungkap Anthony.

Selain itu, ukuran kelenjar minyak ini juga dipengaruhi oleh gen atau keturunan.

Minyak atau sebum yang diproduksi ini harus dikeluarkan melalui pori-pori. Namun, sering kali kotoran, debu, atau makeup menutup jalannya pori-pori sehingga minyak tersumbat. Inilah yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

"Kalau tersumbat bisa terbentuk jerawat," ucap Anthony.

Simak gejala jerawat, cara mengobati jerawat, dan cara mencegah jerawat di halaman berikut ini.

Jerawat: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK