Bahaya Susu Kental Manis untuk Balita dan Dewasa

tim, CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 17:20 WIB
Susu kental manis yang telah dikonsumsi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Namun ada bahaya susu kental manis untuk balita dan dewasa. Susu kental manis yang telah dikonsumsi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Tapi ada bahaya susu kental manis untuk balita dan dewasa.(Istockphoto/Eugene Tomeev)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berbagai jenis susu dikenal luas masyarakat, salah satunya susu kental manis yang telah dikonsumsi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Tapi ada bahaya susu kental manis untuk balita dan dewasa.

Susu kental manis tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi berlebihan apalagi sebagai pengganti ASI. Alih-alih berguna, susu kental manis justru berbahaya untuk balita maupun orang dewasa.

Ahli gizi dan nutrisi, Tan Shot Yen mengatakan, susu kental manis mudah disukai karena rasanya yang lebih manis dibanding jenis susu lainnya. Rasa manis ini muncul karena kadar gula berlebihan yang memang terkandung di dalamnya.


"Di dalamnya ada macam-macam jenis gula, sukrosa, laktosa dan lain-lain. Rasa manis ini kan disukai sekali. Anak-anak juga jadi kecanduan," kata Tan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (16/9).

Tan merinci, saat diseduh untuk 3/4 gelas saja dibutuhkan 40 hingga 45 gram susu kental manis. Dalam kajian per porsi ini telah mengandung 20 gram gula per sajiannya.

Padahal kata Tan, sesuai anjuran WHO gula yang dibutuhkan tubuh orang dewasa dalam satu hari hanya sekitar 25 gram.

"Itu saja ukuran untuk orang dewasa, bagaimana coba untuk anak-anak," kata Tan.



Kelebihan gula akibat minum susu kental manis ini mengharuskan Anda untuk tak boleh makan makanan manis ini.

Artinya jika minum satu gelas susu kental manis yang telah diseduh berarti selama satu hari itu Anda tidak disarankan mengonsumsi makanan atau minuman lain yang mengandung gula lainnya.

Bahaya susu kental manis untuk balita dan dewasa ada di halaman selanjutnya...

Bahaya susu kental manis untuk balita dan dewasa

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK