5 Trik agar Posisi Seks Reverse Cowgirl Makin Asyik

tim, CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 22:29 WIB
Agar tidak membosankan dan melelahkan, berikut lima trik agar posisi seks reverse cowgirl makin asyik. Agar tidak membosankan dan melelahkan, berikut lima trik agar posisi seks reverse cowgirl makin asyik. (iStockphoto/Napadon Srisawang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Posisi woman on top alias cowgirl mungkin terdengar biasa. Perempuan di sini ditempatkan di posisi atas sehingga memegang kendali penuh akan permainan. Namun seks tanpa eksperimen rasanya ada yang kurang.

Bagaimana kalau mencoba reverse cowgirl?

Sebagaimana dilansir Your Tango, reverse cowgirl pada dasarnya sama dengan cowgirl tetapi perempuan membelakangi pasangan. Si dia bakal mendapatkan pemandangan punggung juga bokong, pemandangan yang disukai sebagian laki-laki.


Agar tidak membosankan dan melelahkan, berikut beberapa triknya.

1. Temukan ritme yang nyaman

Harus diakui, kadang pasangan ingin memegang kendali dan membiarkan Anda jadi 'penonton'. Mungkin si dia kehilangan kesabaran karena Anda dinilai terlalu lambat atau Anda melakukannya terlalu cepat padahal dia ingin menikmati momen.

Akan tetapi sebenarnya Anda dan pasangan bisa bekerja sama menemukan ritme yang nyaman dan sesuai kebutuhan. Bisa juga dengan membagi sesi di mana Anda yang pertama mengawali lalu dia yang membereskan sisanya.

"Anda punya banyak variasi gerakan dan mengontrol sudut dan gerak panggul. Ini pose feminin yang sangat powerful," ujar Nan Wise, terapis seks, mengutip dari Mingoo Land.

2. Manfaatkan kursi

Sebagian perempuan merasa baik cowgirl maupun reverse cowgirl membuat tubuh cepat lelah. Lutut ke bawah memang banyak dijadikan tumpuan. Mungkin belum sampai menemukan titik nyaman, Anda sudah menyerah. Kalau begini, manfaatkan saja kursi.

Kursi sofa atau kursi biasa, yang penting kursi yang cukup kuat menampung Anda berdua. Biarkan si dia duduk lalu Anda duduk di pangkuannya tanpa menghadap wajahnya. Dengan posisi ini, penetrasi tetap nyaman dan tidak mudah lemas karena kedua telapak kaki bertumpu di lantai.

3. Bertumpu di dada si dia

Meski terbilang bukan posisi seks yang akrobatik dan 'ribet', reverse cowgirl punya risiko mematahkan penis. Ereksi biasanya memungkinkan penis lurus dan mengarah ke pusar. Namun reverse cowgirl memaksa penis untuk ke arah sebaliknya.

Untuk menghindari risiko cedera, sebaiknya tubuh agak condong ke belakang sehingga tangan bisa bertumpu pada dada pasangan. Posisi ini akan mengakomodasi lengkung penis sehingga penetrasi lebih nyaman buat Anda dan si dia.

4. Stimulasi sex toys

Sebagian besar perempuan sulit mencapai orgasme dari penetrasi sehingga perlu stimulasi tambahan di klitoris. Posisi seks reverse cowgirl menuntut Anda untuk melakukan stimulasi secara mandiri. Berbeda dengan cowgirl yang memungkinkan pasangan melakukannya.

Sebenarnya tugas stimulasi ini bisa Anda serahkan pada sex toys (mainan seks). Menurut Daily Star, gunakan saja vibrator berukuran sebesar lipstik (bullet vibrator). Ukurannya yang mini tidak akan mengganggu sesi penetrasi, pun level getarannya bisa diatur sedemikian rupa.

5. Pakai penutup mata

Perlu kepercayaan diri untuk 'mengendarai' dia. Meski sebenarnya pasangan tidak memikirkan bekas jerawat di punggung atau stretch mark di bokong. Kalau baru mencoba, pakai saja penutup mata.

Saat salah satu indera 'dilemahkan', distraksi berkurang dan Anda hanya akan fokus pada stimulasi. Penutup mata pun bisa dikenakan pasangan. Si dia akan menikmati permainan tanpa Anda merasa perlu khawatir dengan tampilan tubuh.

(els/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK