Mengenal Arti Plakat Biru di Tembok Apartemen Putri Diana
CNN Indonesia
Jumat, 01 Okt 2021 10:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Apartemen Putri Diana di London, Inggris, dianugerahi plakat biru dari pemerintah, yang menandakan kalau bangunan tersebut tempat bersejarah. (REUTERS/BERESFORD HODGE)
Jakarta, CNN Indonesia --
Apartemen di London, Inggris, tempat Diana Spencer tinggal sebelum dia menjadi Putri Wales telah dianugerahi plakat biru, penghargaan dari pemerintah Inggris yang menandakan kalau bangunan itu merupakan tempat bersejarah.
Plakat itu dipasang di gedung Coleherne Court di Old Brompton Street, Kensington, pada 29 September 2021, setelah lama diusulkan oleh Majelis London.
"Diana memiliki tempat yang sangat istimewa di hati warga London, dan kami senang melihat plakat birunya secara resmi ditempatkan di rumahnya sebagai pengingat sosoknya," kata Andrew Boff, ketua Majelis London, dalam upacara peresmian, seperti yang dikutip dari CNN pada Kamis (30/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plakat itu berbunyi: "Lady Diana Spencer, kemudian Princess of Wales, tinggal di sini 1979-1981."
Dua tahun yang dihabiskan Diana di Flat 60, Coleherne Court, adalah tahun-tahun formatif.
Dia membeli apartemen itu dengan uang warisan dari nenek buyutnya. Harganya £50 ribu (sekitar Rp962 juta).
Diana pindah ke London pada usia 18 dan bekerja sebagai pengasuh dan di taman kanak-kanak.
Dia mulai berkencan dengan Pangeran Charles, pewaris takhta Inggris, pada tahun 1980 dan mereka bertunangan setahun kemudian.
Ketika penghuninya mulai terkenal, Coleherne Court dikepung oleh fotografer yang berharap untuk mengambil foto sang calon putri.
Setelah Diana bertunangan dengan Pangeran Charles, ibunya menjual apartemen itu.
Hunian itu masih merupakan tempat tinggal pribadi hingga sekarang.
"Lady Diana Spencer, yang kemudian menjadi Putri Wales, adalah salah satu tokoh paling ikonik dalam sejarah Inggris modern," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh English Heritage, sebuah badan amal yang mengelola lebih dari 400 bangunan, monumen, dan situs bersejarah Inggris.
"Pernikahannya yang bermasalah dengan Pangeran Charles kemudian menjadi subjek liputan pers yang mengganggu, tetapi dia mendapatkan reputasi baik di luar kehidupan pribadinya dalam hal amal dan proyek kemanusiaannya."
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Plakat biru adalah penghargaan penting kedua bagi Diana yang diberikan pada tahun 2021, tahun di mana dia akan berusia 60 tahun jika masih hidup.
Pada bulan Juli, putranya - Pangeran William dan Pangeran Harry - bersama-sama meresmikan patung ibu mereka di Taman Sunken di Istana Kensington.
Plakat biru biasanya ditempatkan pada bangunan di Inggris yang berhubungan dengan tokoh sejarah penting dan dilestarikan oleh English Heritage.
Wisata mencari plakat biru juga menjadi hobi populer bagi para orang yang menggemari sejarah.
Plakat biru diberikan kepada bangunan yang pernah menjadi hunian politisi, seniman, penulis dan tokoh sejarah penting lainnya, termasuk Virginia Woolf, Winston Churchill dan Freddie Mercury.
Seseorang tidak perlu menjadi warga negara Inggris untuk dihormati dengan plakat ini.
Orang asing yang menghabiskan waktu tinggal di Inggris, seperti Mahatma Gandhi dan Emile Zola, juga telah mendapatkan plakat biru.
Hingga saat ini ada sekitar 950 plakat biru hanya di London saja.
Apartemen di London, Inggris, tempat Diana Spencer tinggal sebelum dia menjadi Putri Wales telah dianugerahi plakat biru, penghargaan dari pemerintah Inggris yang menandakan kalau bangunan itu merupakan tempat bersejarah.
Plakat itu dipasang di gedung Coleherne Court di Old Brompton Street, Kensington, pada 29 September 2021, setelah lama diusulkan oleh Majelis London.
"Diana memiliki tempat yang sangat istimewa di hati warga London, dan kami senang melihat plakat birunya secara resmi ditempatkan di rumahnya sebagai pengingat sosoknya," kata Andrew Boff, ketua Majelis London, dalam upacara peresmian, seperti yang dikutip dari CNN pada Kamis (30/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plakat itu berbunyi: "Lady Diana Spencer, kemudian Princess of Wales, tinggal di sini 1979-1981."
Dua tahun yang dihabiskan Diana di Flat 60, Coleherne Court, adalah tahun-tahun formatif.
Dia membeli apartemen itu dengan uang warisan dari nenek buyutnya. Harganya £50 ribu (sekitar Rp962 juta).
Diana pindah ke London pada usia 18 dan bekerja sebagai pengasuh dan di taman kanak-kanak.
Dia mulai berkencan dengan Pangeran Charles, pewaris takhta Inggris, pada tahun 1980 dan mereka bertunangan setahun kemudian.
Ketika penghuninya mulai terkenal, Coleherne Court dikepung oleh fotografer yang berharap untuk mengambil foto sang calon putri.
Setelah Diana bertunangan dengan Pangeran Charles, ibunya menjual apartemen itu.
Hunian itu masih merupakan tempat tinggal pribadi hingga sekarang.
"Lady Diana Spencer, yang kemudian menjadi Putri Wales, adalah salah satu tokoh paling ikonik dalam sejarah Inggris modern," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh English Heritage, sebuah badan amal yang mengelola lebih dari 400 bangunan, monumen, dan situs bersejarah Inggris.
"Pernikahannya yang bermasalah dengan Pangeran Charles kemudian menjadi subjek liputan pers yang mengganggu, tetapi dia mendapatkan reputasi baik di luar kehidupan pribadinya dalam hal amal dan proyek kemanusiaannya."
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Mengenal Arti Plakat Biru di Tembok Apartemen Putri Diana
Apartemen Putri Diana di London, Inggris, dianugerahi plakat biru dari pemerintah, yang menandakan kalau bangunan tersebut tempat bersejarah. (REUTERS/BERESFORD HODGE)
Plakat biru adalah penghargaan penting kedua bagi Diana yang diberikan pada tahun 2021, tahun di mana dia akan berusia 60 tahun jika masih hidup.
Pada bulan Juli, putranya - Pangeran William dan Pangeran Harry - bersama-sama meresmikan patung ibu mereka di Taman Sunken di Istana Kensington.
Plakat biru biasanya ditempatkan pada bangunan di Inggris yang berhubungan dengan tokoh sejarah penting dan dilestarikan oleh English Heritage.
Wisata mencari plakat biru juga menjadi hobi populer bagi para orang yang menggemari sejarah.
Plakat biru diberikan kepada bangunan yang pernah menjadi hunian politisi, seniman, penulis dan tokoh sejarah penting lainnya, termasuk Virginia Woolf, Winston Churchill dan Freddie Mercury.
Seseorang tidak perlu menjadi warga negara Inggris untuk dihormati dengan plakat ini.
Orang asing yang menghabiskan waktu tinggal di Inggris, seperti Mahatma Gandhi dan Emile Zola, juga telah mendapatkan plakat biru.
Hingga saat ini ada sekitar 950 plakat biru hanya di London saja.