Gunung Merbabu Uji Coba Buka Satu Jalur Pendakian

CNN Indonesia
Jumat, 08 Oct 2021 10:03 WIB
Pendaki wajib melakukan pendaftaran online, memenuhi persyaratan dokumen dan telah vaksin penuh. Foto sebelum pandemi. Warga melintas di sekitar gerbang tol Salatiga yang berlatar belakang gunung Merbabu di Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) di Boyolali, Jawa Tengah, memulai uji coba pembukaan satu dari lima pintu masuk wisata dan pendakian setelah wilayahnya sudah memasuki PPKM level 2.

Saat ini, BTNGMb baru membuka satu jalur pendakian, yakni jalur Thekelan di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang.

Sedangkan untuk jalur Magelang dan Boyolali belum dibuka dan masih menunggu rekomendasi pemerintah daerah setempat.


Jalur Thekelan mulai dibuka sejak Selasa (5/10). Selain pendaftaran online dan persyaratan dokumen, pendaki yang masuk diwajibkan sudah divaksin sebanyak dua kali dan tercatat di aplikasi Peduli Lindungi.

Pada hari pertama dibuka, pendaki yang masuk melalui jalur Thekelan tercatat sebanyak 19 orang. 

"Di pintu pendakian ada petugas yang memeriksa pendaki, termasuk penerapan protokol kesehatan dengan mengukur suhu, memakai masker, dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini, sesuai dengan instruksi pemerintah. Juga jumlah pendaki dibatasi sekitar 25 persen setiap jalur pendakian," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Johan Setiawan, seperti yang dikutip dari ANTARA pada Kamis (7/10).

Walau masih uji coba pembukaan satu jalur, namun minat pendaki disebut Johan sangatlah tinggi.

"Kuota akhir pekan sudah habis, karena jumlahnya dibatasi sesuai instruksi Bupati. Misalnya, di jalur pintu pendakian Thekelan 25 persennya itu 98 orang," ujarnya.

Selengkapnya, empat jalur pendakian di Gunung Merbabu yang belum dibuka yakni; jalur Cunthel di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang; jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kabupaten Boyolali; jalur Suwanting di Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan; dan jalur Wekas di Kecamatan Pakis. Dua jalur terakhir berada di Kabupaten Magelang.

Johan menjelaskan, rencana pembukaan jalur pendakian Gunung Merbabu yang lainnya hingga kini masih terus digodok.

Pihaknya sudah mengirimkan surat ke Bupati Magelang dan Boyolali untuk meminta izin, serta rekomendasi dari Satgas COVID-19, baik desa, kecamatan dan kabupaten.

"Yang sudah mendapat rekomendasi baru Kabupaten Semarang, sedangkan Kabupaten Magelang ada sinyal segera turun. Boyolali sedang proses, jika sudah mendapatkan rekomendasi jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kabupaten Boyolali segera dibuka," pungkasnya.

Informasi lebih lanjut mengenai syarat wisata dan pendakian ke Gunung Merbabu bisa diketahui melalui link ini.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN]

Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.

Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.

(ANTARA/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER