Mengupas Perdebatan Telur Ayam Kampung VS Telur Ayam Negeri

tim, CNN Indonesia | Jumat, 08/10/2021 17:45 WIB
Telur ayam kampung kerap digaungkan memiliki nutrisi lebih unggul dari telur ayam negeri. Benarkah demikian? Berikut penjelasan ahli gizi. Telur ayam kampung kerap digaungkan memiliki nutrisi lebih unggul dari telur ayam negeri. Benarkah demikian? Berikut penjelasan ahli gizi. (Pixabay/margenauer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Telur ayam kampung kerap digaungkan memiliki nutrisi lebih unggul dari telur ayam negeri. Tengok saja, campuran jamu maupun STMJ (susu, telur, madu dan jahe) menggunakan telur ayam kampung.

Telur ayam negeri lebih sering untuk olahan masakan maupun kue-kue. Akan tetapi, apakah telur ayam kampung memang lebih unggul dari telur ayam negeri?

Dokter spesialis gizi klinik di MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Inge Permadi berkata selama ini orang melihat telur ayam kampung lebih bergizi. Anggapannya, ayam kampung makanannya bervariasi dan bergizi. Apapun dimakan.


Namun bukan berarti telur ayam kampung lebih bernutrisi daripada telur ayam negeri.

"Kualitas dari telur, sebenarnya tergantung dari makanan yang dikonsumsi oleh ayam tersebut. Kalau ayam tersebut mendapatkan makanan yang baik, tentu telurnya lebih bergizi," jelas Inge saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Jumat (8/10).

Baik telur ayam kampung maupun telur ayam negeri akan memiliki kualitas baik jika ayam diberi pakan yang bernutrisi pula.

Sementara itu, telur merupakan pangan kaya protein serta nutrisi penting lain buat tubuh. Sebagaimana dilansir Healthline, berikut nutrisi pada sebutir telur rebus matang (50 gram).

Karbohidrat: 0,6 gram
Lemak total: 5,3 gram
Lemak jenuh: 1,6 gram
Lemak tak jenuh tunggal: 2 gram
Kolesterol: 212 miligram
Protein: 6,3 gram
Vitamin A: 6 persen dari kebutuhan harian
Vitamin B2: 15 persen dari kebutuhan harian
Vitamin B12: 9 persen dari kebutuhan harian
Vitamin B5: 7 persen dari kebutuhan harian
Fosfor: 86 miligram
Selenium: 15,4 mikrogram
Kalori: 77



Karena kandungan kolesterolnya, orang dengan hiperkolesterol atau kondisi kadar kolesterol cenderung tinggi dianjurkan untuk mengontrol konsumsi telur khususnya bagian kuning telur.

Inge berkata asupan kolesterol maksimal sekitar 200 miligram. Sedangkan orang tanpa hiperkolesterol disarankan maksimal 300 miligram.

(els/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK