Kenali 5 Jenis Radang Sendi dan Cara Mencegah
4. Juvenile idiopathic arthritis
Jenis radang sendi yang umum dialami anak-anak adalah juvenile idiopathic arthritis (JIA). JIA bisa mempengaruhi sendi manapun di tubuh.
Kondisi ini terjadi akibat penyakit autoimun. Sistem imun menyerang sinovium atau jaringan yang melapisi bagian dalam sendi dan cairan sinovial di sendi. Akibatnya, produksi cairan sinovium jadi berlebihan sehingga timbul bengkak, nyeri dan kekakuan.
5. Asam urat
Asam urat atau gout bisa menyerang siapapun. Penyakit ini dikenal dengan ciri serangan rasa nyeri hebat, bengkak, kemerahan dan sensasi seperti ditekan pada lebih dari satu lokasi sendi, paling umum di jempol kaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gout terjadi akibat kristal asam urat menumpuk di sendi sehingga timbul rasa nyeri hebat. Asam urat berasal dari hasil pemecahan purin, suatu zat alami tubuh. Namun purin juga diperoleh dari konsumsi makanan tertentu misal, daging merah, organ hewan (jeroan), juga boga bahari.
Apa radang sendi bisa dihindari?
Ada beberapa faktor risiko yang memperbesar peluang radang sendi yakni, pertambahan usia, riwayat keluarga dan jenis kelamin (mayoritas kasus radang sendi dialami perempuan). Meski demikian, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan mulai sekarang untuk merawat sendi.
Konsumsi ikan
Jenis ikan tertentu kaya akan omega 3, asam lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan. Omega 3 sangat bermanfaat untuk mengurangi inflamasi.
Kontrol berat badan
Sebagaimana dilansir Healthline, sendi juga bertanggung jawab menopang berat badan. Kelebihan berat badan jelas membuat sendi jadi 'tersiksa'. Jika Anda mengalami kelebihan berat badan 4,5 kilogram maka, tekanan pada sendi bisa sekitar 13-27 kilogram tiap melangkah.
Olahraga
Olahraga akan membantu menurunkan berat badan sehingga membantu mengurangi tekanan pada sendi. Selain itu, akan menguatkan otot sekitar sendi. Anda bisa melakukan aktivitas aerobik seperti renang atau jalan kaki.
Perhatikan keamanan saat berolahraga
Sendi memang akan aus seiring usia. Namun cedera pada sendi misal saat berolahraga, akan mempercepat keausan dan kerusakan sendi. Untuk menghindari cedera, pastikan lakukan olahraga dengan teknik yang tepat dan perlengkapan yang mendukung proteksi sendi.
Tidak asal gerak
Sendi mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Perlu diingat, duduk, bekerja, juga sesederhana mengangkat barang akan mempengaruhi sendi.
Sebaiknya tidak dilakukan sembarangan misal mengangkat seember air dengan mengandalkan punggung tentu akan menimbulkan cedera. Dalam kondisi ini, gunakan lutut dan pinggul.
(els/agn)[Gambas:Video CNN]