Jakarta, CNN Indonesia -- Faktor penyebab pria tidak subur meliputi sejumlah aspek baik dari sisi biologis, lingkungan hingga pilihan gaya hidup. Masing-masing komponen tersebut dapat mempengaruhi kesuburan atau fertilitas.
Sebab, tingkat kesuburan pada pria adalah sebuah proses yang kompleks, hingga kemudian membuahkan kehamilan. Pelbagai tahapan itu mulai dari pria harus menghasilkan sperma yang sehat, jumlah yang cukup hingga sperma yang berfungsi baik dan mampu bergerak (motilitas).
Salah satu faktor yang mempengaruhi masalah kesuburan pria disumbang oleh sejumlah problem kesehatan atau perawatan medis. Berikut penyebab pria tidak subur dikelompokkan berdasarkan aspek kesehatan, lingkungan dan, pilihan gaya hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
7 Penyebab Pria Tidak Subur dari Aspek Kesehatan
1. Varikokel
Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah pada testis sehingga menyebabkan area ini menjadi terlalu panas dan dapat mempengaruhi bentuk atau jumlah sperma. Kondisi ini merupakan penyebab paling umum infertilitas atau ketidaksuburan pada pria.
Varikokel, menurut laman Mayo Clinic, berpotensi mengakibatkan penurunan kuantitas dan kualitas sperma.
2. Infeksi
 Ilustrasi. Ada banyak penyebab pria tidak subur, mulai dari faktor biologis, lingkungan, hingga gaya hidup. (iStockphoto/dragana991) |
Beberapa infeksi dapat mengganggu produksi dan kesehatan sperma atau berpotensi menimbulkan jaringan parut yang menghalangi jalannya sperma. Sejumlah masalah di antaranya termasuk radang epididymis (epididymitis), gonore, hingga HIV.
3. Masalah ejakulasi
Ejakulasi retrograde terjadi ketika air mani memasuki kandung kemih, selama orgasme, bukan keluar dari ujung penis.
Beberapa kondisi kesehatan yang berpotensi menyebabkan ejakulasi retrograde di antaranya diabetes, cedera tulang belakang, konsumsi obat-obatan tertentu, operasi kandung kemih, prostat atau uretra.
4. Antibodi menyerang sperma
Antibodi anti-sperma adalah sel sistem kekebalan yang keliru mengidentifikasi sperma sebagai penyerbu berbahaya, sehingga berusaha menghilangkannya.
5. Perawatan kanker
Dalam beberapa kasus, pembedahan, radiasi atau kemoterapi untuk mengobati tumor maupun kanker dapat memengaruhi kesuburan pria.
Kanker ataupun tumor yang tak ganas dapat mempengaruhi organ reproduksi pria secara langsung melalui kelenjar yang melepaskan hormon terkait reproduksi.
6. Gangguan hormonal
 Ilustrasi. Salah satu penyebab pria tidak subur dari sisi kesehatan adalah adanya gangguan hormonal. (iStockphoto/tommaso79) |
Infertilitas dapat terjadi akibat kelainan pada testis itu sendiri maupun kelainan yang memengaruhi sistem hormonal. Beberapa di antaranya termasuk kelenjar hipotalamus atau kelenjar pituitari, hipofisis, tiroid dan adrenal.
Testosteron rendah dan masalah hormonal lain bisa jadi kemungkinan penyebab pria tidak subur.
7. Sperma cacat
Sperma yang tidak bisa hidup cukup lama untuk membuahi sel telur. Sejumlah kondisi medis di antaranya termasuk diabetes, beberapa jenis gangguan autoimun, cystic fibrosis dan, infeksi tertentu.
Simak penyebab pria tidak subur lainnya di halaman berikutnya...
Faktor-faktor Penyebab Pria Tidak Subur
Ilustrasi. Faktor penyebab pria tidak subur meliputi sejumlah aspek baik dari sisi biologis, lingkungan hingga pilihan gaya hidup. (iStock/CandyRetriever)
Penyebab Pria Tidak Subur dari Faktor Lingkungan
Paparan berlebih dari elemen lingkungan tertentu seperti racun maupun bahan kimia dapat mengurangi produksi maupun fungsi sperma. Beberapa sumber menyebut, lingkungan panas juga berpotensi memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Hanya saja penelitian soal ini masih terbatas dan tidak meyakinkan.
Berikut beberapa penyebab pria tidak subur dari aspek lingkungan sekitar.
1. Bahan kimia industri
Paparan terlalu lama terhadap bahan kimia, pestisida, herbisida, pelarut organik dan bahan pengecatan tertentu dapat menyebabkan jumlah sperma rendah.
2. Paparan logam berat
Paparan timbal atau jenis logam berat lain juga dapat mengakibatkan infertilitas atau ketidaksuburan.
3. Radiasi atau sinar X
Paparan radiasi dapat mengurangi produksi sperma, meskipun seringkali pada akhirnya menurut laman Mayoclinic, kondisi itu akan kembali normal.
Namun dengan radiasi dosis tinggi, produksi sperma bisa berkurang secara permanen.
Penyebab Pria Tidak Subur dari Aspek Gaya Hidup
 Ilustrasi. Merokok juga menjadi penyebab pria tidak subur. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Dikutip dari Cleveland Clinic dan Mayo Clinic, beberapa pilihan gaya hidup seperti merokok, penggunaan alkohol berlebihan, penyalahgunaan narkoba dan steroid anabolik juga bisa jadi faktor penyebab infertilitas.
1. Penyalahgunaan konsumsi obat
Steroid anabolik yang dikonsumsi untuk merangsang kekuatan dan pertumbuhan otot dapat menyebabkan testis mengecil dan produksi sperma menurun.
Sementara itu penggunaan kokain atau ganja dapat mengurangi jumlah serta kualitas sperma Anda.
2. Konsumsi alkohol berlebih
Minum alkohol dapat menurunkan kadar testosteron, menyebabkan disfungsi ereksi dan menurunkan produksi sperma.
Penyakit liver yang disebabkan minum alkohol berlebihan juga dapat berujung pada gangguan kesuburan.
3. Merokok
Pria yang merokok, menurut laman Mayo Clinic, berpotensi memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak merokok. Asap rokok juga disebut sebagai salah satu aspek yang mempengaruhi kesuburan pria.
4. Berat badan
Obesitas dapat mengganggu kesuburan atau fertilitas, termasuk berdampak langsung pada sperma dan mengakibatkan perubahan hormon yang jadi faktor penyebab pria tidak subur.
Mengetahui berbagai penyebab pria tidak subur di atas dapat membantu mencegah Anda dari infertilitas.