4 Jenis Doping yang Dilarang Digunakan

tim | CNN Indonesia
Selasa, 19 Oct 2021 08:50 WIB
Doping merupakan zat yang dilarang dalam dunia olahraga. Terdapat beberapa jenis doping yang dilarang digunakan. Doping merupakan zat yang dilarang dalam dunia olahraga. Terdapat beberapa jenis doping yang dilarang digunakan.(Foto: iStock/anilakkus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Doping merupakan zat yang dilarang dalam dunia olahraga. Terdapat sejumlah jenis doping yang dilarang digunakan oleh atlet.

Doping adalah obat-obatan atau zat kimia yang dapat mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Doping tak boleh digunakan lantaran dapat meningkatkan performa atlet saat bertanding. Hal ini dianggap tidak adil bagi atlet yang bertanding dan tidak menjunjung nilai sportivitas.

Dalam jangka panjang, penggunaan doping juga berdampak buruk bagi tubuh. Studi menunjukkan doping dapat menyebabkan ketergantungan, merusak saraf dan organ, serta lebih rentan terserang penyakit.


Berikut jenis doping yang dilarang digunakan:

1. Narkotika

Dikutip dari Brahman and College, narkotika merupakan zat yang umumnya digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Beberapa jenis narkotika seperti morfin dan metadon. Narkotika dapat digunakan dengan cara ditelan atau disuntikkan ke aliran darah, otot, atau di bawah kulit.

2. Steroid

Steroid adalah kelompok senyawa kuat yang terkait dengan hormon testosteron. Obat steroid berguna untuk memacu hormon, mengurangi peradangan, pembengkakan dan nyeri. Steroid juga dapat digunakan untuk membangun massa otot.

Penggunaan obat steroid secara umum boleh digunakan pada kondisi medis tertentu dan dengan resep dokter. Akan tetapi, pemakaian steroid pada atlet dilarang. Oleh karena itu, atlet mesti hati-hati dan menghindari mengonsumsi obat yang mengandung steroid.

3. Doping darah

Doping darah termasuk jenis doping dengan intensitas yang sangat tinggi. Doping ini digunakan untuk meningkatkan massa sel darah merah sehingga memberikan lebih banyak oksigen ke otot. Doping darah biasanya digunakan dengan cara menyimpan sel darah merah di tempat yang dingin, lalu diinfuskan kembali ke tubuh.

4. Kreatin

Kreatin sebenarnya merupakan senyawa yang juga dibuat oleh tubuh. Namun, penggunaan zat kreatin tambahan dilarang dalam dunia olahraga karena dinilai dapat membantu memberikan energi tambahan untuk otot, meningkatkan volume otot, dan meningkatkan sintesis protein.

Itulah jenis doping yang dilarang digunakan dalam dunia olahraga.

(ptj/ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER