Jakarta, CNN Indonesia -- Karimunjawa sering disandingkan dengan Maldives karena memiliki air laut yang biru bening dan pasir putih.
Untuk dapat menuju ke gugusan kepulauan yang terletak di Jepara, Jawa Tengah itu, ada 3 cara ke Karimunjawa yang bisa Anda tempuh. Di samping itu, Anda juga harus mengetahui waktu yang tepat untuk pergi berlibur ke Karimunjawa.
Pasalnya jika salah memilih waktu, bisa-bisa air laut bening tidak bisa Anda nikmati karena naiknya pasir laut akibat perubahan cuaca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain panoramanya yang indah, banyak pulau di Karimunjawa yang tidak berpenghuni serta jarak antarpulau juga tidak terlalu jauh.
Tidak heran dengan lanskap alam seperti itu, Karimunjawa menjadi salah satu primadona wisata. Nilai lebih dari berlibur ke Karimunjawa biasanya dilakukan secara backpacker, walau ada juga resort dan hotel mid-budget di pulau itu.
Berikut cara ke Karimunjawa dan waktu yang tepat ke Karimunjawa.
Cara Menuju Karimunjawa
 Cara ke Karimunjawa bisa ditempuh melalui 3 jalur yaitu darat, laut, dan udara. (Foto: CNN Indonesia/Artho Viando) |
Tidak seperti Pulau Seribu di Jakarta, untuk ke Karimunjawa ada tiga akses yang bisa Anda tempuh, yaitu darat, laut, dan udara, merujuk The Karimun.
1. Via udara
Cara ke Karimunjawa bisa melalui jalur udara. Tahapnya, terbang terlebih dahulu ke Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, lalu ambil penerbangan ke Bandara Dewadaru, Kepulauan Karimunjawa.
Pesawat ke Karimun biasanya menggunakan pesawat kecil baling-baling.
Meski membutuhkan biaya ekstra, tapi waktu yang dibutuhkan tentu lebih cepat ketimbang dua jalur lainnya. Sehingga Anda bisa lebih lama menikmati dan eksplorasi Pulau Karimunjawa.
2. Via laut
Cara ke Karimunjawa via laut adalah yang paling banyak dipilih orang karena lebih terjangkau ketimbang pesawat. Setelah sampai di Jepara, pergi menuju Pelabuhan Kartini, lalu pilih kapal cepat atau ferry untuk ke Karimunjawa.
Kapal cepat tentu memakan waktu perjalanan lebih singkat namun harga tiketnya lebih mahal dari kapal Ferry. Harga tiket kapal cepat Express Bahari berkisar dari Rp165 ribu hingga Rp195 ribu, merujuk situs resminya.
Sementara untuk kapal ferry Siginjai tarif tiket berkisar dari Rp60 ribu (untuk anak-anak) dan Rp127 ribu (untuk dewasa).
Perlu diketahui, harga tersebut adalah harga untuk satu kali perjalanan. Dengan kapal ferry Anda bisa memasukkan mobil atau motor untuk digunakan di Karimunjawa.
3. Via darat
Menggunakan jalur darat bisa dengan kendaraan pribadi, kereta, atau bis. Pembangunan tol Trans Jawa membuat Anda hemat waktu lebih banyak sehingga perjalanan ke Jepara menjadi lebih cepat.
Jika menggunakan kendaraan pribadi Anda harus memperhitungkan biaya tol dan bensin. Sementara jika menggunakan kereta, Anda harus terlebih dahulu transit di Stasiun Semarang (Poncol atau Tawang).
Setelahnya Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan bus atau sewa mobil. Harga bus ke terminal Jepara berkisar Rp50 ribu sampai Rp120 ribu. Setelah dari terminal bus Jepara, lanjutkan naik taksi untuk sampai ke Pelabuhan Kartini.
Sementara untuk sewa mobil Anda bisa langsung menuju Pelabuhan Kartini, namun harga sewa mobilnya bervariasi tergantung jenis mobil dan tahun mobil. Mobil pribadi atau sewa dapat masuk ke dalam kapal ferry Siginjai dengan membayar harga tertentu.
Itulah 3 cara ke Karimunjawa yang bisa jadi referensi bagi Anda yang akan berkunjung untuk kali pertama.
Setelah mengetahui cara ke Karimunjawa, Anda juga harus mengetahui waktu yang tepat ke Karimunjawa. Salah musim bisa-bisa Anda tertahan di Pelabuhan Kartini karena terhalang cuaca buruk.
Waktu berkunjung ke Karimun Jawa lanjut di sebelah...
Waktu Berkunjung ke Karimunjawa
Sebelum memutuskan berangkat liburan, ketahui cara serta waktu yang tepat ke Karimunjawa agar liburan tak terhalang cuaca buruk. (Foto: iStockphoto/ndromorrow)
Waktu Berkunjung ke Karimunjawa
Melansir berbagai sumber, waktu yang tepat berkunjung ke Karimunjawa adalah saat musim panas.
Saat musim panas, cuaca cenderung cerah dan arus laut tenang sehingga laut biru bening Karimunjawa yang Anda lihat di media sosial bisa Anda nikmati.
Pada musim hujan, biasanya arus laut agak kuat dan membuat pasir laut naik sehingga laut bening menjadi agak keruh dan keinginan melihat Maldives-nya Pulau Jawa bisa berujung kecewa.
Selain itu, ketahui puncak masa liburan. Tujuannya agar Anda tidak kebingungan mencari hotel atau homestay di Karimunjawa dan tidak terlalu penuh saat ingin bersnorkeling di laut.
Hal Lain yang Harus Disiapkan saat ke Karimunjawa
 Hal yang harus disiapkan saat ke Karimunjawa (Ilustrasi Foto: Pixabay/skeeze) |
Setelah mengetahui cara ke Karimunjawa dan waktu yang tepat ke Karimunjawa, ada hal lain juga yang perlu Anda ketahui, khususnya bagi Anda yang baru pertama ke Karimun Jawa.
- Sediakan uang tunai dalam jumlah cukup. Tidak banyak mesin ATM tersedia di Karimunjawa, sehingga membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup menjadi sangat penting. Jangan mengandalkan sistem debit mengingat bisa saja ada kendala koneksi.
- Bawa tabir surya dengan kandungan SPF tinggi. Berwisata ke pantai, panas adalah hal normal, tapi untuk menjaga kesehatan kulit gunakanlah tabir surya selama di Karimunjawa.
- Jajal paket island hopping. Ada empat pulau besar yang dikelilingi laut bening. Ikut paket tour untuk merasakan pengalaman liburan yang tidak terlupakan. Salah satunya, atraksi berenang bersama kawanan hiu di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar.
- Berada di pulau, sajian laut seperti seafood wajib Anda coba.
- Listrik di Karimunjawa aktif dalam jam-jam tertentu saja. Tanyakan ke petugas hotel, resort, atau homestay terkait jam aktif listrik. Saat aktif pastikan mengisi ulang semua peralatan elektronik, khususnya ponsel dan kamera.
Demikian cara ke Karimun Jawa dan Waktu yang tepat ke Karimun Jawa yang dapat Anda ketahui, semoga bermanfaat.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.