5 Alasan Berwisata ke Kepulauan Karimunjawa

CNN Indonesia | Rabu, 14/10/2020 12:50 WIB
Satu pulau dengan beragam kegiatan wisata, itulah daya tarik Kepulauan Karimunjawa sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Jawa Tengah. Wisatawan beraktivitas di kawasan Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepulauan Karimunjawa berikut Taman Nasional Karimunjawa telah membuka kembali gerbang pariwisatanya secara terbatas.

Protokol kesehatan wajib dipenuhi turis, seperti datang dengan surat hasil negatif tes rapid atau tes swab virus Covid-19, kepatuhan menggunakan masker, cuci tangan, serta jarak fisik.

Berikut lima alasan mengunjungi Kepulauan Karimunjawa:


1. Island hopping

Wisatawan melakukan aktivitas selam permukaan di sekitar Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aji StyawanWisatawan melakukan aktivitas selam permukaan di sekitar Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Wisata antarpulau alias island hopping wajib dilakukan saat mengunjungi Kepulauan Karimunjawa. Tercatat ada sekitar 27 pulau dengan pemandangan bawah laut yang indah di sini, seperti Pulau Katang, Pulau Burung, dan Pulau Bengkoang.

Selain menikmati keindahan terumbu karang, turis juga bisa menjelajah bangkai kapal karam yang ada di Pulau Kemojan.

Yang paling unik ialah gugusan delapan Pulau Gosong, alias pulau pasir kecil yang menyembul di perairan Karimunjawa.

Kalau beruntung, turis bisa melihat kawanan lumba-lumba yang sedang melintasi Pulau Cemara Kecil atau Pulau Menjangan kecil.

Kalau datang sendiri, biaya island hopping dengan mengikuti tur wisata biasanya jauh lebih murah.

Sejumlah ikan badut (Amphiprioninae) berada di sekitar anemon (Actiniaria) yang hidup di terumbu karang di wilayah peraian konservasi Taman Nasional Karimunjawa (TNKJ), Jepara, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aji StyawanPemandangan bawah laut di Taman Nasional Karimunjawa. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

2. Penangkaran hiu dan penyu

Kepulauan Karimunjawa juga memiliki penangkaran hiu yang bisa direnangi.

Hiu yang berada di penangkaran ini berjenis Blacktip Reef Shark.

Mereka hidup di perairan dangkal dan terbilang jinak, namun turis tetap harus mematuhi peraturan dari pemandu sebelum menceburkan diri ke dalamnya.

Sedangkan di Taman Nasional Karimunjawa terdapat konservasi Penyu Sisik yang juga bisa disambangi.

3. Hutan bakau

Kawasan Hutan Mangrove, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aji StyawanHutan bakau di Karimunjawa. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Yang hobi trekking bisa menjelajah hutan bakau yang menjadi habitat flora dan fauna khas Kepulauan Karimunjawa.

Di tengah hutan bakau juga ada gardu pandang yang bisa dipanjat demi menikmati pemandangan dari ketinggian.

4. Bukit Love, Bukit Annora, dan Bukit Joko Tuwo

Gardu pandang di tengah hutan bakau bukan satu-satunya spot untuk menikmati pemandangan Kepulauan Karimunjawa dari ketinggian, karena ada juga Bukit Love, Bukit Annora, dan Bukit Joko Tuwo yang bisa dijejaki.

5. Sunset

Sejumlah perahu nelayan bersandar seusai melaut di tepi pantai Pelabuhan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aji StyawanSunset di Karimunjawa. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Sama seperti sunrise, pemandangan sunset di sini juga terlihat indah.

Setelah seharian berkegiatan di air, silakan leyeh-leyeh menikmati matahari terbenam dari tepi pantai-pantai Karimunjawa.

Lanjutkan dengan menatap bintang-bintang di langit kala malam hari, karena polusi cahaya di kepulauan ini terbilang minim sehingga banyak yang mengatakan kalau benda luar angkasa bisa terlihat jelas dari sini.

(ard)

[Gambas:Video CNN]