Heboh Berita Jembatan 'Siratalmustakim' di Magelang

CNN Indonesia
Senin, 25 Oct 2021 14:05 WIB
Netizen pada akhir pekan kemarin dibuat kagum oleh jembatan yang melintang antar dua desa di Magelang, Jawa Tengah. Ilustrasi jembatan gantung. (REUTERS/VIOLETA SANTOS MOURA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemandangan jembatan gantung di Magelang, Jawa Tengah, menjadi berita viral pada akhir pekan kemarin, setelah salah satu netizen di TikTok menyebut jembatan sempit yang bisa dilintasi dua sepeda motor itu sebagai jembatan siratalmustakim, alias jalan di akhirat yang disebut dalam surat pertama dalam Al Quran, Al Fatihah.

Akun TikTok @umizulaikah mengunggah video mengenai jembatan siratalmustakim itu pada 16 Juli 2021, yang lalu diunggah lagi di Instagram oleh akun @agendasolo pada 22 Oktober 2021.

Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Gunawan Andi Prihananta membenarkan bahwa jembatan tersebut berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.


Jembatan dengan pijakan semen itu melintang di antara Mertoyudan dan Tempuran dan melintas di atas Kali Progo. Menghubungkan Dusun Jati di Desa Kalinegoro dan Desa Sumberarum di Kecamatan Tempuran.

Masyarakat setempat menyebut jembatan itu sebagai Jembatan Jati.

Sepanjang 120 meter, jembatan itu hanya memiliki lebar 1,8 meter. Jembatan ini memang bisa dilintasi sepeda motor, namun pengendaranya harus hati-hati saat melintasinya.

Dari video yang beredar, nampak keindahan alam sekitar terlihat dari atas jembatan, walau pemandangan penuh kengerian di tengah ketinggian juga sangat terasa.

Di pagi hari, pemandangan akan berkabut dan pelintas akan serasa berada di negeri di atas awan saat melintasi jembatan ini.

Selain Jembatan Siratalmustakim, Magelang punya banyak objek wisata di atas ketinggian lainnya, seperti Nepal Van Java dan Tol Kahyangan Magelang.

Kedua objek wisata ini berada di tengah pemukiman warga dan dikelilingi sawah serta pegunungan.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN]

Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.

Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.



(ard/ard)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER