Jakarta, CNN Indonesia -- Suatu hari Anda mungkin melakukan perjalanan keluar kota atau luar negeri, baik untuk urusan pekerjaan atau liburan. Tapi biasanya, saat melakukan perjalanan ini Anda justru mengalami sembelit.
Banyak yang mengalami sembelit saat bepergian. Hal ini bisa terjadi karena Anda ada dalam fase bukan kebiasaan sehari-hari atau mengonsumsi makanan yang bukan kebiasaan Anda ketika berada dalam perjalanan. Tak hanya itu, kebanyakan orang tidak berolahraga saat melakukan perjalanan, hal ini tentu bisa melambatkan buang air besar dan membuat orang jadi sembelit.
Sembelit terkadang membuat frustasi, menimbulkan rasa tidak nyaman, terkadang bahkan menyakitkan. Seorang ahli gastroenterologi yang berbasis di Texas, Sameer Islam mengatakan kepada Men's Health pola makan tidak sehat dan seimbang menjadi salah satu penyebab sembelit. Pola makan rendah serat, sayuran, buah-buahan, dan nutrisi penting membuat sulit buang air besar. Semua faktor ini berkontribusi terhadap sembelit tetapi mudah diperbaiki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memiliki sistem pencernaan yang sehat sangat penting untuk kesehatan. Sembelit tidak hanya tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan. Definisi sembelit sebenarnya sangat bervariasi, beberapa dokter mendefinisikannya sebagai kurang dari tiga kali buang air besar per minggu, sementara yang lain mengatakan kurang dari satu kali buang air besar per hari.
Sembelit terjadi ketika tinja di usus besar mengalami dehidrasi. Air ditarik dari usus besar untuk menghidrasi tubuh. Ketika air yang tersedia terlalu sedikit, tinja menjadi kering, keras dan sulit untuk bergerak melalui usus besar.
Bolehkah menggunakan obat pencahar?
Menggunakan obat pencahar bukan ide yang bagus untuk mengatasi sembelit. Dilansir dari US News, obat pencahar seperti bom kecil yang meledak di usus besar Anda. Obat pencahar menyebabkan buang air besar dengan mengiritasi usus besar. Ini menyebabkan otot-otot di usus besar kejang hingga mengeluarkan tinja dengan 'paksaan'.
Intinya, obat pencahar membuat otot-otot di usus besar menjadi "malas". Ini akan menyebabkan sembelit kronis dan ketergantungan pada obat pencahar. Jadi bagaimana cara memperbaiki sembelit yang kerap dialami bahkan saat melakukan perjalanan, berikut hal-hal yang bisa dilakukan
Berikut cara bebas sembelit saat traveling:
Foto: iStockphoto/patchanan promunat
Berikut cara bebas sembelit saat traveling:
1. Minum banyak air
Sembelit berhubungan dengan dehidrasi di usus besar. Ini tentu harus diatasi dengan perbanyak minum air putih, sebab ketika tubuh terhidrasi dengan baik, ini akan membuat tinja Anda lunak dan mudah dikeluarkan.
2. Konsumsi serat
Ada dua jenis serat, larut dan tidak larut. Keduanya penting untuk menjaga pergerakan usus yang normal. Serat larut menyerap dan mengikat racun dan kolesterol sehingga bisa dikeluarkan. Serat larut juga membuat tinja tetap lunak karena menyerap air. Serat yang tidak larut menambah jumlah besar pada tinja dan juga bertindak seperti sapu, membantu menyapu keluar dari usus.
Sumber terbaik serat larut dan tidak larut adalah buah-buahan dan sayuran.
3. Lengkapi diet Anda dengan Omega-3
Minyak omega-3 akan membantu melumasi usus Anda sehingga segala sesuatunya dapat bergerak melalui usus besar dengan mudah. Minyak ikan sejauh ini merupakan sumber omega-3 terbaik.
4. Olahraga
Semua jenis latihan atau olahraga akan membantu Anda terhindar dari sembelit.
5. Jangan stres
Stres memainkan peran besar dalam sembelit. Santai dan fokus pada hal positif serta membiarkan semuanya berlalu. Jika melakukan hal-hal ini, itu tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga untuk pikiran dan jiwa Anda.