Jakarta, CNN Indonesia -- Gerbang pariwisata Singapura sudah kembali dibuka untuk wisatawan asal Indonesia yang telah vaksin penuh.
Sementara Negara Singa identik dengan wisata belanja dan foto, kota ini juga menyuguhkan beragam atraksi wisata untuk anak-anak.
Ada banyak tempat wisata untuk anak di Singapura, dengan beragam kegiatan mengenai seni, budaya, sains, sampai alam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tujuh tempat wisata bersama anak di Singapura:
1. Belajar sains dan seni di ArtScience Museum
Jangan lewatkan kunjungan ke ArtScience Museum di Marina Bay Sands.
Museum yang memiliki bentuk lotus nan ikonik ini memiliki 21 galeri dengan luas 6.000 meter persegi.
Future World adalah pameran tetap di museum ini, hasil kerja sama dengan teamLab asal Tokyo, sebuah perkumpulan seni antardisiplin yang terkenal.
Pameran ini akan mengajak pengunjung bertualang dalam dunia baru yang terbagi menjadi tema; City in A Garden, Sanctuary, Park, dan Space.
ArtScience Museum sengaja membuat pameran interaktif bagi pengunjung.
Anak-anak dapat menyentuh bahan pameran, bermain seluncuran yang juga bagian dari pameran.
Museum ini juga mendedikasikan setiap Jumat sebagai Jumat Keluarga.
Setiap pembelian tiket dewasa gratis tiket anak-anak maksimal empat anak di bawah usia 12 tahun.
 Pameran Future World di ArtScience Museum. (Arsip Singapore Tourism Board) |
2. Lebih dekat dengan hewan di Singapore Zoo
Singapore Zoo terkenal sebagai kebun binatang ramah keluarga dengan banyak pilihan aktivitas yang dirancang khusus untuk anak-anak.
Anak-anak bisa ikut Wildlife Tour, sebuah tur yang menjelajah kebun binatang dengan kendaraan khusus yang terbuka dan pemandu, memberi makan binatang, dan bertanya pada para pawang fauna.
Anak-anak bisa bertemu dan berinteraksi dengan binatang lucu seperti Asian Small-Clawed Otters (berang-berang kecil), Capybara (kapibara), dan Great White Pelican (pelican putih besar).
Di sini juga ada area kemah khusus anak serta kegiatan team bonding yang membuat anak belajar kebersamaan dan semakin akrab dengan alam.
 Pameran Yayoi Kusama di National Gallery Singapore. (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia) |
3. Belajar membuat keramik dan melukis di National Gallery Singapore
National Gallery Singapore punya satu arena khusus untuk aktivitas anak-anak bernama Keppel Centre for Art Education.
Tempat ini menjadi wadah untuk mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan eksplorasi anak melalui seni.
Ada enam area khusus aktivitas anak, dibagi berdasarkan kegiatan. Art Playscape, area anak bisa membuat karya seni dari cat.
Ink Studio, tempat anak-anak melihat cara kerja robot melukis.
Studio Workshop, tempat keluarga beraktivitas seni bersama seperti membuat aneka kriya.
Project Gallery, tempat anak berimajinasi dengan pahatan Dayung Sampan raksasa.
Sculpture Studio, tempat anak belajar membuat pahatan dengan material dan alat yang sudah disediakan.
Terakhir ada Story Corner, tempat anak-anak mendengarkan, menari, dan bernyanyi dengan cerita serta karya seni yang sudah dibuat di galeri.
Keppel Centre for Art Education mendapatkan penghargaan Children in Museums Award pada 2018 dari European Museum Academy and Hands On! International Association of Children in Museums.
4. Belajar metamorfosis kupu-kupu sampai main salju di Science Centre Singapore
Belajar sains jadi lebih seru di Science Centre Singapore! Ada 24 pameran berbeda yang sesuai untuk anak usia dini dan lanjut belajar di sini.
Bahkan, orang tua juga bisa ikut belajar bersama anak di sini.
Topik setiap pameran sangat beragam, dari belajar tentang kinetik atau gerak dan energi di Kinetic Garden, metamorfosis kupu-kupu di Butterflies Up-Close, refleksi di Mirror Maze, sampai belajar tentang kotoran atau sekresi tubuh di Know Your Poo.
Science Centre Singapore merupakan lokasi yang kerap digunakan oleh sekolah di Singapura untuk karya wisata.
Perjalanan belajar bisa ditutup dengan hal menyenangkan seperti bermain di Kidsstop atau lapangan bermain interaktif, bermain salju di area Snow City Singapore, dan bermain jadi ninja dalam Laser Maze Challenge.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
7 Wisata Anak di Singapura, Bertemu Dinosaurus sampai Main Salju
Forest Adventure menjadi salah satu tempat wisata bersama anak di Singapura. (Arsip Singapore Tourism Board)
5. Memanjat dan terbang di Forest Adventure
Anak termasuk tipe yang aktif dan pemberani? Cobalah atraksi seru di Forest Adventure.
Aktivitas di sini dapat melatih mental, koordinasi gerak tubuh, dan manajemen waktu.
Jangan khawatir, sebab kegiatan di sini sangat aman karena dibagi berdasarkan kategori, diberi peralatan keamanan yang maksimal, dan didampingi pemandu berpengalaman.
Anak usia lima sampai sembilan tahun bisa mengikuti kegiatan Kids Course, yang terbagi menjadi 22 lintasan tantangan dan dua zip line.
Sementara anak usia di atas sembilan tahun dapat menggunakan jalur Junior Course degan 26 lintasan tantangan dan dua zip line, termasuk yang melintasi air.
Meneliti dinosaurus di Lee Kong Chian Natural History Museum dan Jurassic Mile
Makhluk raksasa dinosaurus begitu memukau bagi anak-anak.
Tak ada salahnya untuk membawa anak Anda ke tempat yang terkenal akan fosil dinosaurus yakni di Lee Kong Chian Natural History Museum.
Lee Kong Chian Natural History Museum merupakan museum biodiversitas terkemuka di Asia Tenggara.
Ada 10 ribu koleksi spesimen yang terbagi dalam 15 zona menarik.
Tiga fosil dinosaurus sauropod menjadi daya tarik di sini.
Kondisi fosil ini 80 persen utuh dan membuat pengunjung yang melihatnya langsung terkesima.
Selain melihat fosil, anak-anak pencinta dinosaurus juga bisa melihat pahatan dinosaurus yang menyerupai aslinya di Jurassic Mile. Lokasinya berada di kawasan Bandara Changi.
Lebih dari 20 dinosaurus dengan sembilan spesies berbeda dipamerkan di sini. Area ini sangat cocok dijelajahi sambil joging atau bersepeda.
Bintangnya? Siapa lagi kalau bukan Tyrannosaurus Rex, si karnivora yang terkenal. Kabar gembiranya, atraksi ini tidak dipungut biaya alias gratis.
6. Memanjat, menari, dan berkebun di The Art Ground
The Artground in Goodman Arts Centre memfasilitasi kegiatan seni yang bervariasi untuk mengembangkan kreativitas dan motorik anak.
Di sini pameran seni bahkan menjadi tempat bermain anak, seperti dijadikan seluncuran atau area panjat.
Setiap akhir pekan The Artground juga menghadirkan program aktivitas untuk anak-anak, misalnya seni pertunjukan drama, sesi mendongeng, berkebun, dan membuat kerajinan tangan.
The Artground juga memiliki program Artist Incubation, tempat para seniman lokal terhubung dengan anak-anak, guru, dan orang tua untuk membuat pengalaman seni yang bermakna.
7. Belajar tentang tanaman dan lingkungan hidup di Jacob Ballas Children's Garden
Jacob Ballas Children's Garden adalah taman pertama di Asia yang didedikasikan untuk anak-anak dan dapat dikunjungi gratis, tanpa biaya tiket masuk.
Taman ini berlokasi di Singapore Botanic Garden yang masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.
Anak-anak dapat bertualang dan belajar mengenai tanaman dan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan alam (ekologi) di taman.
Ada beberapa area menyenangkan untuk anak, seperti jembatan gantung dan area bermain alam, jalur trekking di sepanjang sungai, rumah pohon, dan area kebun untuk belajar bercocok tanam.
Saat anak lapar dan haus, jangan khawatir.
Ada beberapa restoran dan kafe cantik bertema alam untuk tempat anak istirahat setelah beraktivitas di bawah sinar matahari.
[Gambas:Infografis CNN]