CNN Indonesia -- Setiap daerah di Indonesia memiliki kekhasannya tersendiri, mulai dari budaya, wisata, kuliner, hingga cendera mata, termasuk Aceh.
Jika Anda datang ke daerah berjuluk Serambi Mekah ini, jangan lupa pulang membawa oleh-oleh khas Aceh. Terdapat sejumlah oleh-oleh dari Aceh, mulai dari kopi, batik, hingga songket. Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Aceh.
1. Kopi Aceh
 Salah satu oleh-oleh khas Aceh adalah kopi Aceh.(Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra) |
Kopi Aceh memiliki cita rasa yang tinggi. Selain terkenal di Indonesia, kopi ini sudah menembus pasar dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kopi yang terkenal dari daerah ini adalah Kopi Aceh Gayo. Kopi ini memiliki rasa yang tidak terlalu pahit dan tingkat keasaman rendah.
Cita rasa ini didapat karena pohon kopi ditanam di ketinggian 1.000 mdpl. Inilah yang membuat kopi Aceh berbeda dengan kopi-kopi dari daerah Indonesia lainnya.
2. Bakpia Aceh
Meski sudah banyak dijual di marketplace, kuliner ini tetap mesti Anda beli langsung saat berkunjung ke Aceh.
Di daerah asalnya, kue ini dikenal sebagai kue kacang hijau atau kue Sabang. Kue ini sangat diminati oleh warga lokal maupun turis.
Bakpia Aceh berbeda dengan bakpia dari Yogyakarta, terutama soal rasanya yang khas.
Kue kacang hijau ini sangat lembut dan cocok untuk santapan kumpul keluarga.
3. Kembang Loyang
Oleh-oleh Khas Aceh lainnya yang dapat Anda beli adalah kue kembang loyang.
Makanan ringan ini kerap disajikan saat Lebaran. Bahan yang digunakan untuk membuatnya antara lain tepung beras dan wijen. Rasanya manis dan gurih. Namun, seiring waktu, banyak yang melakukan inovasi dari segi rasanya.
Camilan ini sangat cocok dinikmati sambil meminum teh.
4. Kupiah Meukeutop
Kupiah meukeutop adalah topi adat Aceh yang biasa digunakan kaum pria saat upacara adat. Kupiah ini biasanya terbuat dari kain berwarna dasar merah dan kuning.
Kupiah khas ini memiliki empat bagian yang masing-masing melambangkan adat, hukum, kanun, dan reusam.
Oleh-oleh khas Aceh, lanjut halaman dua...
7 Oleh-oleh Khas Aceh, Kuliner hingga Batik Tradisional
Salah satu oleh-oleh khas Aceh adalah batik Aceh. (Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN)
Dulunya, kupiah meukeutop identik dengan topi kebesaran yang sering dipakai pahlawan nasional asal Aceh, Teuku Umar.
Anda pun dapat berkunjung ke Monumen Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di Desa Pasi Suak Ujong Kalak, Aceh Barat. Lokasi tersebut merupakan tempat gugurnya Teuku Umar saat melawan pasukan Belanda.
5. Batik Aceh
Motif batik Aceh berasal dari unsur alam dan budaya. Batik ini menawarkan warna-warna yang menonjol, seperti kuning, biru, merah, merah muda, dan hijau.
Beberapa motif batik Aceh yang terkenal yakni motif bunga jeumpa, rencong, gayo, pucok reubong, dan pintu Aceh. Harga batik Aceh beragam, mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta, tergantung jenis kain dan ukurannya.
6. Kue Adee
Kue Adee yang kerap disebut Bingkang Singkong ini sekilas milip Bika Ambon. Kue tradisional Aceh ini terbuat dari tepung terigu dan ubi. Rasanya manis dan gurih.
Kue ini kerap dijual di sekitar objek wisata dengan harga beragam, mulai Rp20 ribu hingga Rp40 ribu.
7. Songket Aceh
Songket Aceh biasanya digunakan dalam acara tertentu, salah satunya pernikahan adat. Selain itu, kain ini kerap digunakan sebagai hiasan dinding atau hiasan meja.
Kain ini dibuat dengan cara ditenun dengan alat tenun kaki tangan. Harga untuk satu kain songket mulai dari Rp450 ribu hingga Rp800 ribu.
Itulah 7 oleh-oleh khas Aceh, mulai dari kuliner hingga pakaian tradisional.