Terdapat sejumlah tanda siap menikah. Apa saja? (iStock/Luke Chan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Entah sudah berapa lama Anda bersama pasangan, tapi menikahmerupakan keputusan besar dalam hidup.
Perlu pertimbangan dan kesiapan yang matang sebelum akhirnya mantap ke jenjang hubungan yang lebih serius tersebut. Lalu, apa saja tanda siap menikah?
Menurut para ahli, gagasan siap menikah dapat berarti hal yang berbeda bagi orang berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari perspektif konseling, tanda siap menikah berarti bahwa dua orang memiliki kemampuan untuk, pada saat-saat penting, mengesampingkan preferensi pribadi mereka demi hubungan," kata Julienne Derichs, pekerja sosial klinis berlisensi di Chicago, seperti dikutip Wedding Wire.
Berikut 10 tanda siap menikah, dirangkum dari berbagai sumber.
Anda tidak bisa bahagia dengan orang lain sampai Anda 100 persen bahagia dengan diri sendiri. Tentu, Anda dapat meminta dukungan pasangan Anda saat Anda sedih.
Sebagaimana dikutip Brides, pembina pernikahan Lesli Doares mengatakan, "Menikah adalah tentang menyatukan dua kehidupan, bukan menyerah. mencari pasangan Anda untuk mengisi kekosongan dalam hidup Anda."
2. Siap berkomitmen
Tanda siap menikah lainnya adalah Anda siap berkomitmen.
"Anda siap untuk menikah jika Anda dapat menepati janji Anda, berusaha melalui tantangan berat tanpa jaminan, memiliki kesabaran dan ketabahan dan disiplin," kata Paulette Sherman, psikolog yang juga direktur My Dating & Relationship.
"Mungkin akan ada hari-hari di mana Anda tidak menyukai pasangan Anda dan mungkin tidak ingin menikah, tetapi jika Anda dapat memperoleh komitmen Anda, Anda dapat melewati masa-masa sulit itu."
Ilustrasi. Perlu pertimbangan dan kesiapan yang matang sebelum akhirnya mantap ke jenjang hubungan yang lebih serius tersebut. Lalu, apa saja tanda siap menikah? (iStock/Nadtochiy)
3. Tidak dihantui masa lalu
Menikah artinya Anda rela menghabiskan waktu saat ini dan menata masa depan bersama pasangan. Atau dengan kata lain, kamu sudah tidak memikirkan mantan kekasih dan hubungan asmara di masa lalu.
Ketika bayangan mantan pacar sudah tidak lagi terbesit dalam pikiran, itu tandanya Anda siap memulai hubungan yang lebih serius.
Anda juga tidak mudah marah saat membahas soal mantan dengan pasangan, karena yang terpenting bagaimana kalian menghabiskan waktu bersama hingga nanti.
4. Realistis
Tidak ada seorang pun yang sempurna. Jadi, sebelum Anda berjalan ke jenjang pernikahan, penting untuk sepenuhnya memahami bahwa bersama dengan saat-saat bahagia, dan saat-saat di mana pasangan Anda akan melebihi harapan Anda, tapi juga akan ada saat-saat dia akan mengecewakan Anda.
"Anda harus berhenti sejenak dan benar-benar menyelidiki keraguan yang tersisa, yang datang ketika akan menikahi orang tertentu," jelas Kathy McMahon, psikolog dan presiden Couples Therapy Inc.
5. Memiliki visi hidup yang jelas
Anda tidak perlu tahu di mana Anda akan menetap atau karier apa yang akan Anda jalani sepanjang hidup Anda, tetapi salah satu tanda terpenting bahwa Anda siap untuk menikah adalah berada di halaman yang sama ketika datang persolan ingin memiliki punya anak atau tidak.
"Sebagian besar pasangan yang saya lihat sama-sama menginginkan anak dan keluarga, namun, ada sejumlah kecil pasangan di mana salah satu pasangan memiliki perasaan kuat menentang memiliki anak," kata Fran Walfish, psikoterapis keluarga dan hubungan di Beverly Hills.
Simak tanda siap menikah lainnya di halaman berikut.
6. Tidak menguji kesetiaan pasangan
Siapa nih yang masih sering mengadakan tes dadakan untuk menguji kesetiaan pasangan? Misalnya dengan memintanya untuk memilih antara kamu atau sosok artis dengan paras yang cantik. Atau malah membandingkan dirimu dengan sang mantan.
Kalau terjadi seperti itu hubungan kalian akan jadi tidak sehat.
Jika kamu sudah bisa untuk mengatasi rasa insecure dan tidak sedikit-sedikit curiga terhadap pasangan, serta takut si dia tidak setia, selamat. Itu artinya kamu sudah siap berkomitmen untuk membangun rumah tangga bersama.
7. Terbuka persoalan keuangan
Salah satu alasan utama bertengkar dengan pasangan adalah masalah keuangan.
Jelas bahwa menikah bukan berarti Anda harus kaya raya, tetapi bertanggung jawab secara finansial sebagai pasangan, dan itu berarti dapat berkomunikasi secara terbuka tentang semua pengeluaran dan pemasukan bersama atau pribadi Anda.
Jika Anda sudah saling jujur dalam hal keuangan, itu pertanda baik bahwa Anda benar-benar percaya satu sama lain.
Tanda siap menikah lainnya adalah ketika Anda menambahkannya sebagai kontak darurat.
Tanpa maksud mengabaikan orang tua atau keluarga, tetapi jika sesuatu terjadi, dialah yang benar-benar Anda inginkan di sisi Anda.
9. Berani meminta maaf dan mengakui kesalahan
Kedewasaan secara emosional jadi hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Wanita yang dewasa secara emosional biasanya mampu menurunkan gengsi sehingga tidak ragu untuk mengakui kesalahan.
Mereka pun berani meminta maaf apabila pernah berlaku salah. Dengan begitu nanti saat menikah dengan pasangan, mereka akan mendahulukan keutuhan rumah tangga daripada ego dan gengsi sendiri.
10. Menyelesaikan konflik tanpa drama
Anda harus mengetahui, sejatinya sebuah pernikahan tidak akan luput dari konflik. Adanya pertengkaran kecil dalam keluarga adalah hal yang lumrah. Yang terpenting pasangan tahu bagaimana cara menyelesaikannya bersama.
Sebab kemampuan menyelesaikan konflik merupakan pondasi yang kuat untuk pernikahan sehat.
Jakarta, CNN Indonesia --
Entah sudah berapa lama Anda bersama pasangan, tapi menikahmerupakan keputusan besar dalam hidup.
Perlu pertimbangan dan kesiapan yang matang sebelum akhirnya mantap ke jenjang hubungan yang lebih serius tersebut. Lalu, apa saja tanda siap menikah?
Menurut para ahli, gagasan siap menikah dapat berarti hal yang berbeda bagi orang berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari perspektif konseling, tanda siap menikah berarti bahwa dua orang memiliki kemampuan untuk, pada saat-saat penting, mengesampingkan preferensi pribadi mereka demi hubungan," kata Julienne Derichs, pekerja sosial klinis berlisensi di Chicago, seperti dikutip Wedding Wire.
Berikut 10 tanda siap menikah, dirangkum dari berbagai sumber.
Anda tidak bisa bahagia dengan orang lain sampai Anda 100 persen bahagia dengan diri sendiri. Tentu, Anda dapat meminta dukungan pasangan Anda saat Anda sedih.
Sebagaimana dikutip Brides, pembina pernikahan Lesli Doares mengatakan, "Menikah adalah tentang menyatukan dua kehidupan, bukan menyerah. mencari pasangan Anda untuk mengisi kekosongan dalam hidup Anda."
2. Siap berkomitmen
Tanda siap menikah lainnya adalah Anda siap berkomitmen.
"Anda siap untuk menikah jika Anda dapat menepati janji Anda, berusaha melalui tantangan berat tanpa jaminan, memiliki kesabaran dan ketabahan dan disiplin," kata Paulette Sherman, psikolog yang juga direktur My Dating & Relationship.
"Mungkin akan ada hari-hari di mana Anda tidak menyukai pasangan Anda dan mungkin tidak ingin menikah, tetapi jika Anda dapat memperoleh komitmen Anda, Anda dapat melewati masa-masa sulit itu."
Ilustrasi. Perlu pertimbangan dan kesiapan yang matang sebelum akhirnya mantap ke jenjang hubungan yang lebih serius tersebut. Lalu, apa saja tanda siap menikah? (iStock/Nadtochiy)
3. Tidak dihantui masa lalu
Menikah artinya Anda rela menghabiskan waktu saat ini dan menata masa depan bersama pasangan. Atau dengan kata lain, kamu sudah tidak memikirkan mantan kekasih dan hubungan asmara di masa lalu.
Ketika bayangan mantan pacar sudah tidak lagi terbesit dalam pikiran, itu tandanya Anda siap memulai hubungan yang lebih serius.
Anda juga tidak mudah marah saat membahas soal mantan dengan pasangan, karena yang terpenting bagaimana kalian menghabiskan waktu bersama hingga nanti.
4. Realistis
Tidak ada seorang pun yang sempurna. Jadi, sebelum Anda berjalan ke jenjang pernikahan, penting untuk sepenuhnya memahami bahwa bersama dengan saat-saat bahagia, dan saat-saat di mana pasangan Anda akan melebihi harapan Anda, tapi juga akan ada saat-saat dia akan mengecewakan Anda.
"Anda harus berhenti sejenak dan benar-benar menyelidiki keraguan yang tersisa, yang datang ketika akan menikahi orang tertentu," jelas Kathy McMahon, psikolog dan presiden Couples Therapy Inc.
5. Memiliki visi hidup yang jelas
Anda tidak perlu tahu di mana Anda akan menetap atau karier apa yang akan Anda jalani sepanjang hidup Anda, tetapi salah satu tanda terpenting bahwa Anda siap untuk menikah adalah berada di halaman yang sama ketika datang persolan ingin memiliki punya anak atau tidak.
"Sebagian besar pasangan yang saya lihat sama-sama menginginkan anak dan keluarga, namun, ada sejumlah kecil pasangan di mana salah satu pasangan memiliki perasaan kuat menentang memiliki anak," kata Fran Walfish, psikoterapis keluarga dan hubungan di Beverly Hills.
Simak tanda siap menikah lainnya di halaman berikut.
Terbuka persoalan keuangan
Terdapat sejumlah tanda siap menikah. Apa saja? (iStockphoto/:chee gin tan)
6. Tidak menguji kesetiaan pasangan
Siapa nih yang masih sering mengadakan tes dadakan untuk menguji kesetiaan pasangan? Misalnya dengan memintanya untuk memilih antara kamu atau sosok artis dengan paras yang cantik. Atau malah membandingkan dirimu dengan sang mantan.
Kalau terjadi seperti itu hubungan kalian akan jadi tidak sehat.
Jika kamu sudah bisa untuk mengatasi rasa insecure dan tidak sedikit-sedikit curiga terhadap pasangan, serta takut si dia tidak setia, selamat. Itu artinya kamu sudah siap berkomitmen untuk membangun rumah tangga bersama.
7. Terbuka persoalan keuangan
Salah satu alasan utama bertengkar dengan pasangan adalah masalah keuangan.
Jelas bahwa menikah bukan berarti Anda harus kaya raya, tetapi bertanggung jawab secara finansial sebagai pasangan, dan itu berarti dapat berkomunikasi secara terbuka tentang semua pengeluaran dan pemasukan bersama atau pribadi Anda.
Jika Anda sudah saling jujur dalam hal keuangan, itu pertanda baik bahwa Anda benar-benar percaya satu sama lain.
Tanda siap menikah lainnya adalah ketika Anda menambahkannya sebagai kontak darurat.
Tanpa maksud mengabaikan orang tua atau keluarga, tetapi jika sesuatu terjadi, dialah yang benar-benar Anda inginkan di sisi Anda.
9. Berani meminta maaf dan mengakui kesalahan
Kedewasaan secara emosional jadi hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Wanita yang dewasa secara emosional biasanya mampu menurunkan gengsi sehingga tidak ragu untuk mengakui kesalahan.
Mereka pun berani meminta maaf apabila pernah berlaku salah. Dengan begitu nanti saat menikah dengan pasangan, mereka akan mendahulukan keutuhan rumah tangga daripada ego dan gengsi sendiri.
10. Menyelesaikan konflik tanpa drama
Anda harus mengetahui, sejatinya sebuah pernikahan tidak akan luput dari konflik. Adanya pertengkaran kecil dalam keluarga adalah hal yang lumrah. Yang terpenting pasangan tahu bagaimana cara menyelesaikannya bersama.
Sebab kemampuan menyelesaikan konflik merupakan pondasi yang kuat untuk pernikahan sehat.