Disebut dalam Kasus Hepatitis Akut Misterius, Apa Arti SGPT dan SGOT?

tim | CNN Indonesia
Senin, 09 Mei 2022 18:34 WIB
Apa itu SGPT dan SGOT yang disebut-sebut berkaitan dengan kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak ini? Apa itu SGPT dan SGOT yang disebut-sebut berkaitan dengan kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak ini? (iStockphoto/Michail_Petrov-96)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut saat ini ada 15 kasus hepatitis akut misterius yang telah terdeteksi di Indonesia. Kasus tersebut telah ditemukan sejak 27 April lalu.

Atas dasar itu, Budi mengimbau masyarakat khususnya anak-anak melakukan pemeriksaan SGPT dan SGOT untuk melihat apakah nilainya masih berada di angka normal.

"Kalau sudah di atas 100, lebih baik dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Karena SGPT dan SGOT normalnya itu di level 30-an. Kalau sudah naik agak tinggi, sebaiknya diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat," Kata Budi dalam konferensi pers, Senin (9/5).


Apa itu SGPT dan SGOT yang diminta Budi untuk dicek berkaitan dengan kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak ini?

Melansir Repository Universitas Sumatera Utara, SGPT atau Serum Glutamat Piruvat Transaminase dan SGOT atau Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase adalah dua macam enzim yang berhubungan dengan kerusakan sel hati.

Keduanya merupakan enzim yang diproduksi oleh sel hati. Ketika sel-sel hati rusak, enzim-enzim ini dilepaskan dan kadarnya dalam darah menjadi tinggi.

Sebagai contoh, dalam kasus infeksi virus pada hati yang disebut hepatitis kadarnya bisa sangat tinggi karena kerusakan sel dan dengan memantaunya secara teratur, dokter dapat menilai tingkat keparahan serta perbaikan atau penurunannya.

SGOT juga dikenal dengan sebutan enzim aspartat aminotransferase (AST) sementara SGPT dikenal dengan sebutan alanine aminotransferase (ALT).

Beda SGOT dan SGPT

SGOT biasanya ditemukan di berbagai jaringan termasuk hati, jantung, otot, ginjal, dan otak. SGOT akan dilepaskan ke dalam serum ketika salah satu dari jaringan ini rusak.

Misalnya, tingkat SGOT dalam serum meningkat pada serangan jantung atau cedera otot. Oleh karena itu, SGOT bukan merupakan indikator yang sangat spesifik untuk cedera hati karena peningkatannya dapat terjadi sebagai akibat dari jaringan lain yang terluka.

Sementara itu, SGPT sebagian besar ditemukan di hati. Ini dilepaskan ke dalam aliran darah saat hati mengalami kerusakan atau cedera. Dengan demikian, SGPT secara spesifik berfungsi sebagai indikator status hati.

Apa saja tes fungsi darah hati yang umum untuk melihat SGOT dan SGPT?

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER