Ilustrasi. Sungai Aare merupakan sungai yang terletak di tengah-tengah Kota Bern, Swiss. (iStockphoto/Claudine Silaho Weber-Hilty)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sungai Aare atau Sungai Aar merupakan sebuah sungai yang terletak di tengah-tengah Kota Bern, Swiss. Sungai ini mengalir di sekitar tiga sisi kota.
Air sungai ini terlihat biru kehijauan yang tampak seperti kristal. Sungai ini membentang 288 kilometer, mengalir dari Kanton Bern hingga Sungai Rhein di dekat Kota Waldshut, Jerman.
Tak heran, sungai ini menjadi sungai terpanjang di Swiss.
Aare memiliki arti khusus dan kebanggaan tersendiri bagi penduduk Swiss. Terlebih lagi pada Abad Pertengahan, sungai ini memberikan perlindungan bagi warganya dari perang.
Sungai ini bisa dikunjungi wisatawan pada saat akhir musim semi, musim panas, dan awal musim gugur selama suhu air dapat ditoleransi. Wisatawan biasanya menikmati keindahan Sungai Aare dengan bersantai, berbincang, dan bahkan bekerja.
Walaupun letaknya berada di tengah kota, sungai ini dikelilingi oleh alam. Wisatawan dapat menyusuri sungai dengan lanskap Kota Tua Bern yang telah diakui oleh UNESCO.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan wisatawan untuk berenang di sungai ini. Namun, alangkah baiknya jika Anda bertanya terlebih dahulu kepada penduduk lokal setempat. Mereka akan memberikan arahan atau rekomendasi di mana titik masuk sungai favorit.
Namun, dikutip dari situs lokal Bern, tim pencarian dan penyelamatan Swiss Lifesaving Societt SLRG Kota Bern merekomendasikan agar wisatawan yang hendak menyelami Sungai Aare memiliki kemampuan berenang yang mumpuni. Gunakan pelampung saat akan menyusuri sungai.
Titik Rute Berenang di Sungai Aare
Ilustrasi. Ada beberapa rute yang bisa jadi pilihan saat ingin menyusuri Sunga Aare. (iStockphoto/Joel Carillet)
1. Rute Klasik
Titik ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan pada hari-hari musim panas. Rute ini dimulai di tepi Sungai Marzili ke daerah perkemahan Eichholz.
Selain menyusuri sungai, wisatawan disuguhkan dengan ratusan penduduk setempat yang sedang berjalan santai di tepian sungai. Wisatawan juga dapat melihat Dampfere, sebuah pusat budaya dan restoran di sekitar Dampfzentrale.
Banyak juga perenang memilih untuk melompat ke Aare dari sebuah jembatan pejalan kaki di Schonausteg.
Jika wisatawan berjalan satu kilometer lebih jauh, maka akan menemukan sebuah pantai berkerikil di daerah perkemahan Eichholz.
Dari titik ini juga, wisatawan dapat melihat kemegahan Gedung Parlemen yang letaknya berada di atas aliran Aare.
Simak tentang Sungai Aare lainnya di halaman berikutnya..
2. Rute Santai
Rute ini direkomendasikan bagi wisatawan atau pendatang baru yang ingin menyusuri Aare. Letaknya agak jauh ke hilir, tepat di bawah jembatan penyebrangan Altenbergsteg.
Arus di sekitar sini tidak sekuat rute lainnya, wisatawan dapat berenang atau sekedar mengambang santai dengan pelampung.
Ketenangan alami akan membawa wisatawan menikmati Kebun Raya yang berada sebelah kanan sungai. Sedangkan di sebelah kiri terdapat Menara Darah Blutturm yang terkesan menyeramkan.
Setelah dibuat seram oleh menara ini, arus akan membawa wisatawan ke bawah Jembatan Lorraine yang dilintasi kereta api. Di sisi kanan, wisatawan dapat melihat dinding beton yang dilapisi grafiti.
Titik kolam Lorraine, menjadi titik di mana wisatawan bisa beranjak dari Sungai Aare. Tempat ini biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan yang membawa keluarga untuk berekrasi.
3. Rute Panjang
Rute ini menjadi rute terpanjang yang bisa dinikmati. Wisatawan akan diuji ketahanannya untuk mengapung selama 20 menit di rute ini.
Wisatawan akan dibawa arus yang seakan-akan tak berujung serta dikelilingi hutan hijau yang rimbun dan mendengarkan paduan suara kicauan burung.
Rute ini diawali dari Terowongan Bremgarten. Untuk sampai di sini, wisatawan dapat bersepeda atau naik bus. Perlu diingat lagi, wisatawan yang ingin berenang di rute ini perlu mengenakan pelampung.
Di sepanjang rute ini, wisatawan tak perlu takut untuk kehabisan angin pelampung. Di sepanjang rute ini wisatawan dapat berganti pelampung.
Apabila sudah sampai di titik terakhir rute ini, wisatawan dapat berkendara ke Semenanjung Enge dengan kapal feri untuk sekedar memulihkan tenaga setelah menyusuri Aare.
Sebelum masuk ke aliran sungai Aare, pastikan tubuh dapat menyesuaikan diri dengan suhu air. Anda bisa mengakses situs lokal Bern untuk mendapatkan informasi suhu air di Sungai Aare.
Tak hanya itu, wisatawan juga diberikan informasi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan jika ingin menikmati keindahan Sungai Aare.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sungai Aare atau Sungai Aar merupakan sebuah sungai yang terletak di tengah-tengah Kota Bern, Swiss. Sungai ini mengalir di sekitar tiga sisi kota.
Air sungai ini terlihat biru kehijauan yang tampak seperti kristal. Sungai ini membentang 288 kilometer, mengalir dari Kanton Bern hingga Sungai Rhein di dekat Kota Waldshut, Jerman.
Tak heran, sungai ini menjadi sungai terpanjang di Swiss.
Aare memiliki arti khusus dan kebanggaan tersendiri bagi penduduk Swiss. Terlebih lagi pada Abad Pertengahan, sungai ini memberikan perlindungan bagi warganya dari perang.
Sungai ini bisa dikunjungi wisatawan pada saat akhir musim semi, musim panas, dan awal musim gugur selama suhu air dapat ditoleransi. Wisatawan biasanya menikmati keindahan Sungai Aare dengan bersantai, berbincang, dan bahkan bekerja.
Walaupun letaknya berada di tengah kota, sungai ini dikelilingi oleh alam. Wisatawan dapat menyusuri sungai dengan lanskap Kota Tua Bern yang telah diakui oleh UNESCO.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan wisatawan untuk berenang di sungai ini. Namun, alangkah baiknya jika Anda bertanya terlebih dahulu kepada penduduk lokal setempat. Mereka akan memberikan arahan atau rekomendasi di mana titik masuk sungai favorit.
Namun, dikutip dari situs lokal Bern, tim pencarian dan penyelamatan Swiss Lifesaving Societt SLRG Kota Bern merekomendasikan agar wisatawan yang hendak menyelami Sungai Aare memiliki kemampuan berenang yang mumpuni. Gunakan pelampung saat akan menyusuri sungai.
Titik Rute Berenang di Sungai Aare
Ilustrasi. Ada beberapa rute yang bisa jadi pilihan saat ingin menyusuri Sunga Aare. (iStockphoto/Joel Carillet)
1. Rute Klasik
Titik ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan pada hari-hari musim panas. Rute ini dimulai di tepi Sungai Marzili ke daerah perkemahan Eichholz.
Selain menyusuri sungai, wisatawan disuguhkan dengan ratusan penduduk setempat yang sedang berjalan santai di tepian sungai. Wisatawan juga dapat melihat Dampfere, sebuah pusat budaya dan restoran di sekitar Dampfzentrale.
Banyak juga perenang memilih untuk melompat ke Aare dari sebuah jembatan pejalan kaki di Schonausteg.
Jika wisatawan berjalan satu kilometer lebih jauh, maka akan menemukan sebuah pantai berkerikil di daerah perkemahan Eichholz.
Dari titik ini juga, wisatawan dapat melihat kemegahan Gedung Parlemen yang letaknya berada di atas aliran Aare.
Simak tentang Sungai Aare lainnya di halaman berikutnya..
Lekuk Sungai Aare yang Menggoda di Tengah Ibu Kota Swiss
Ilustrasi. Sungai Aare mengitari tiga sisi Kota Bern, Swiss. (iStockphoto/Joel Carillet)
2. Rute Santai
Rute ini direkomendasikan bagi wisatawan atau pendatang baru yang ingin menyusuri Aare. Letaknya agak jauh ke hilir, tepat di bawah jembatan penyebrangan Altenbergsteg.
Arus di sekitar sini tidak sekuat rute lainnya, wisatawan dapat berenang atau sekedar mengambang santai dengan pelampung.
Ketenangan alami akan membawa wisatawan menikmati Kebun Raya yang berada sebelah kanan sungai. Sedangkan di sebelah kiri terdapat Menara Darah Blutturm yang terkesan menyeramkan.
Setelah dibuat seram oleh menara ini, arus akan membawa wisatawan ke bawah Jembatan Lorraine yang dilintasi kereta api. Di sisi kanan, wisatawan dapat melihat dinding beton yang dilapisi grafiti.
Titik kolam Lorraine, menjadi titik di mana wisatawan bisa beranjak dari Sungai Aare. Tempat ini biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan yang membawa keluarga untuk berekrasi.
3. Rute Panjang
Rute ini menjadi rute terpanjang yang bisa dinikmati. Wisatawan akan diuji ketahanannya untuk mengapung selama 20 menit di rute ini.
Wisatawan akan dibawa arus yang seakan-akan tak berujung serta dikelilingi hutan hijau yang rimbun dan mendengarkan paduan suara kicauan burung.
Rute ini diawali dari Terowongan Bremgarten. Untuk sampai di sini, wisatawan dapat bersepeda atau naik bus. Perlu diingat lagi, wisatawan yang ingin berenang di rute ini perlu mengenakan pelampung.
Di sepanjang rute ini, wisatawan tak perlu takut untuk kehabisan angin pelampung. Di sepanjang rute ini wisatawan dapat berganti pelampung.
Apabila sudah sampai di titik terakhir rute ini, wisatawan dapat berkendara ke Semenanjung Enge dengan kapal feri untuk sekedar memulihkan tenaga setelah menyusuri Aare.
Sebelum masuk ke aliran sungai Aare, pastikan tubuh dapat menyesuaikan diri dengan suhu air. Anda bisa mengakses situs lokal Bern untuk mendapatkan informasi suhu air di Sungai Aare.
Tak hanya itu, wisatawan juga diberikan informasi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan jika ingin menikmati keindahan Sungai Aare.