6 Makanan Enak Tapi Ternyata Bisa Membunuh Pelan-pelan

CNN Indonesia
Senin, 20 Jun 2022 20:00 WIB
Ada beberapa makanan yang bisa membunuh perlahan. Risiko kematian akan meningkat saat makanan-makanan tersebut dikonsumsi berlebihan. Ilustrasi. Ada beberapa makanan yang bisa membunuh perlahan. (iStockphoto/wisnu83)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ada banyak jenis makanan di dunia. Beberapa mungkin menjadi makanan favorit dan sebagian lagi menjadi makanan yang rutin dikonsumsi.

Tapi, tahukah Anda bahwa ada makanan yang bisa membunuh perlahan jika dikonsumsi berlebihan?

Makanan tersebut bisa membuat seseorang mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes, Alzheimer, bahkan kanker.


Agar tetap sehat, Anda perlu menghindari makanan-makanan yang dimaksud.

Makanan yang Membunuh Perlahan

Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Perlu dihindari agar tubuh tetap sehat.

1. Daging olahan

Daging olahan yang diawetkan seperti sosis mengandung bahan pengawet, nitrat, sodium, hingga aditif. Dikutip dari National Wire, semua zat tersebut dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, diabetes, bahkan masalah perilaku dan kesulitan belajar pada anak.

2. Margarin

Margarin mengandung banyak lemak trans yang dapat merusak jantung, pembuluh darah, dan mengacaukan kadar kolesterol Anda.

3. Keripik kentang

Crispy potato chips in white bowlIlustrasi. Keripik kentang, salah satu makanan yang bisa membunuh perlahan. (Istockphoto/FotoSpeedy)

Kandungan akrilamida pada keripik kentang meningkatkan risiko kanker usus besar, kanker payudara, kanker prostat, dan kanker rektum. Hindari keripik kentang atau buat versi yang lebih sehat di rumah.

4. Hot dog

Hot dog mengandung banyak bahan pengawet yang buruk bagi kesehatan. Hot dog juga tinggi sodium yang meningkatkan risiko kanker.

5. Susu

Dilansir dari CNR, produk susu dikaitkan dengan penyerapan nutrisi yang rendah, migrain, radang sendi, kanker, alergi, dan asma. Oleh karena, itu hindari mengonsumsinya terlalu sering.

6. Daging panggang

Bahan kimia yang masuk ke dalam daging selama proses pemanggangan dikaitkan dengan risiko kanker pankreas dan kanker payudara.

Jika Anda tidak tahan, cobalah untuk membatasi asupan daging panggang dan pertimbangkan untuk menambahkan taburan rosemary ke daging panggang untuk mengurangi jumlah karsinogen.

(tst/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER