9 Oleh-Oleh Khas Bandung, Aneka Makanan hingga Kerajinan Tangan
CNN Indonesia
Minggu, 19 Jun 2022 16:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Selain oleh-oleh khas Bandung berupa makanan, ada pula pilihan buah tangan berupa kerajinan yang unik untuk Anda bawa pulang. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Oleh-oleh khas Bandung selalu menjadi incaran wisatawan saat berlibur di Kota Kembang. Ada banyak yang istimewa dari Bandung yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Mulai dari yang khas seperti makanan hingga inovasi seperti kue para artis, serta barang-barang kerajinan produksi masyarakat setempat.
Saking beragamnya, kuliner Bandung bahkan telah diakui di kancah internasional. Panduan wisata dunia TasteAtlas menempatkan Bandung sebagai kota terbaik ke-5 untuk makanan tradisional di Asia. Bandung berada di bawah Bangkok, Hong Kong, New Delhi, dan Seoul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di dunia, Bandung menjadi kota terbaik ke-11 untuk makanan tradisional dengan urutan pertama Meksiko. Selain empat kota di Asia, Bandung hanya kalah dari Naples, Buenos Aires, Paris, Bucharest, dan Roma.
Selain oleh-oleh khas Bandung berupa makanan, ada pula pilihan buah tangan berupa kerajinan tangan yang unik untuk Anda bawa pulang. Berikut daftarnya.
1. Batagor Bandung
Ilustrasi. Batagor adalah makanan khas Bandung yang cocok dibawa sebagai oleh-oleh. (Istockphoto/rikirisnandar)
Bakso tahu goreng alias batagor merupakan oleh-oleh khas Bandung yang paling wajib dicicip. Ini merupakan perpaduan antara bakso dari ikan tenggiri dan tahu yang dilembutkan, lalu digoreng dan dimakan dengan bumbu kacang dan perasan jeruk limau.
Batagor sudah menjadi jajanan khas Bandung sejak 1968. Kala itu, batagor dibuat sebagai menu cadangan untuk menyelamatkan bakso-bakso yang tidak laku, sehingga dicampur tahu lalu digoreng.
Di Bandung, ada beberapa toko batagor yang melegenda dan biasa dibeli sebagai oleh-oleh, seperti Batagor Riri di daerah Lengkong, Batagor Kingsley di Sumur Batu, dan Batagor H. Isan di Lengkong.
2. Pisang bolen
Pisang bolen adalah camilan berupa pastry yang renyah dengan isi pisang manis dan lembut. Biasanya, pisang bolen akan diberi rasa tambahan, seperti cokelat dan keju.
Cemilan ini sudah hadir di Bandung sejak 1984. Ide pisang bolen terinspirasi dari banana bollen, pastry asal Belanda.
Jika ingin menjajal kuliner yang satu ini, cobalah pisang bolen yang paling melegenda, yaitu Kartika Sari di daerah Dago. Toko pisang bolen lain yang juga bisa dicoba adalah Mayasari Bakery di Kebon Kawung.
3. Tahu susu Lembang
Ilustrasi. Tahu susu Lembang yang lembut merupakan salah satu oleh-oleh khas Bandung (iStockphoto/MielPhotos2008)
Ini merupakan kudapan tahu goreng pada umumnya. Tapi yang berbeda, tahunya sangat lembut karena dipadukan dengan campuran kedelai dan susu murni.
Hasilnya, tahu ini punya tekstur yang gurih, lembut, creamy, namun tetap padat. Namun karena masuk kategori makanan tradisional dan tidak pakai pengawet, maka tahu ini hanya tahan sekitar 2 hari saja.
Tahu Susu Lembang sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung yang wajib dibawa sejak 2008. Sesuai namanya, jajanan ini bisa didapat di daerah Lembang.
4. Picnic roll
Selain pisang bolen, camilan bertema pastry dari Bandung yang tak boleh terlewatkan adalah picnic roll. Ini merupakan pastry dengan isi daging cincang dan telur rebus.
Sama halnya dengan pisang bolen juga, kuliner yang satu ini juga terinspirasi dari saucijzenbroodje alias roti sosis asal Belanda. Picnic roll yang wajib dicoba bisa dibeli di Prima Rasa di daerah Kemuning.
Rekomendasi oleh-oleh khas Bandung lainnya, lanjut halaman dua...
5. Surabi Bandung
Surabi merupakan salah satu jajanan tradisional khas Bandung yang melegenda. Makanan dari olahan tepung beras, tepung terigu, dan santan kelapa ini mulanya dimasak dengan tungku sehingga beraroma khas.
Pada dasarnya ada dua jenis surabi, yaitu surabi manis dengan kuah kinca dan surabi asin agak pedas dengan tambahan oncom di atasnya. Tapi, kini banyak berbagai inovasi rasa surabi, seperti kuah duren, keju, cokelat, dan lainnya.
Ada beberapa toko surabi yang patut dicoba jika ke Bandung, seperti Surabi Cihapit di Jalan Sabang yang sudah terkenal sejak 1990 dan juga Surabi Waroeng Setiabudhi di daerah Gegerkalong. Keduanya punya berbagai rasa surabi.
Seperti gepuk pada umumnya, ini merupakan makanan dari daging sapi yang diiris searah serat daging lalu direbus, ditipiskan, direndam dengan bumbu, dan digoreng sehingga renyah. Rasanya gurih dan agak manis.
Nah, salah satu gepuk yang paling terkenal adalah Gepuk Ny Ong di daerah Pasteur. Makanan ini sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung.
7. Kue artis
Tak hanya punya berbagai makanan tradisional, oleh-oleh khas Bandung juga sudah berinovasi ke kue-kue kekinian. Beberapa di antaranya punya para artis di Tanah Air, sehingga kerap disebut 'kue artis'.
Salah satu yang bisa dicoba adalah Bandung Makuta milik Laudya Cynthia Bella di daerah Cicendo. Ini merupakan kue bolu dengan berbagai rasa, seperti keju, cokelat, blueberry, karamel, dan lainnya.
Selain Bandung Makuta, kue sejenis yang bisa jadi oleh-oleh khas Bandung adalah Bandung Kunafe milik Irfan Hakim dan Ananda Omesh yang ada di Jalan Banda.
8. Tas dan sepatu kulit Cibaduyut
Ilustrasi. Barang-barang produksi Cibaduyut seperti tas dan sepatu kulit cocok dijadikan oleh-oleh khas Bandung. (Freestocks.org via StockSnap)
Cibaduyut merupakan kawasan wisata belanja terkenal di Bandung yang menjual barang serta kerajinan kulit asli.
Tak terbatas pada tas dan sepatu saja, kini Cibaduyut juga menyediakan beragam barang seperti dompet, ikat pinggang, sandal, dan masih banyak lagi. Selain tersedia banyak pilihan, barang-barang produksi Cibaduyut punya kualitas yang sangat baik dengan harga yang terjangkau.
9. Kerajinan tangan Lembang
Kerajinan tangan dari kawasan Lembang menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung yang banyak diincar wisatawan. Kerajinan tangan Lembang merupakan karya asli dari tangan perajin lokal.
Kerajinan Lembang umumnya terbuat dari bambu dan keramik yang direplikasi sedemikian rupa menjadi berbagai bentuk, mulai dari hiasan atau pajangan hingga peralatan rumah tangga.
Jakarta, CNN Indonesia --
Oleh-oleh khas Bandung selalu menjadi incaran wisatawan saat berlibur di Kota Kembang. Ada banyak yang istimewa dari Bandung yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Mulai dari yang khas seperti makanan hingga inovasi seperti kue para artis, serta barang-barang kerajinan produksi masyarakat setempat.
Saking beragamnya, kuliner Bandung bahkan telah diakui di kancah internasional. Panduan wisata dunia TasteAtlas menempatkan Bandung sebagai kota terbaik ke-5 untuk makanan tradisional di Asia. Bandung berada di bawah Bangkok, Hong Kong, New Delhi, dan Seoul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di dunia, Bandung menjadi kota terbaik ke-11 untuk makanan tradisional dengan urutan pertama Meksiko. Selain empat kota di Asia, Bandung hanya kalah dari Naples, Buenos Aires, Paris, Bucharest, dan Roma.
Selain oleh-oleh khas Bandung berupa makanan, ada pula pilihan buah tangan berupa kerajinan tangan yang unik untuk Anda bawa pulang. Berikut daftarnya.
1. Batagor Bandung
Ilustrasi. Batagor adalah makanan khas Bandung yang cocok dibawa sebagai oleh-oleh. (Istockphoto/rikirisnandar)
Bakso tahu goreng alias batagor merupakan oleh-oleh khas Bandung yang paling wajib dicicip. Ini merupakan perpaduan antara bakso dari ikan tenggiri dan tahu yang dilembutkan, lalu digoreng dan dimakan dengan bumbu kacang dan perasan jeruk limau.
Batagor sudah menjadi jajanan khas Bandung sejak 1968. Kala itu, batagor dibuat sebagai menu cadangan untuk menyelamatkan bakso-bakso yang tidak laku, sehingga dicampur tahu lalu digoreng.
Di Bandung, ada beberapa toko batagor yang melegenda dan biasa dibeli sebagai oleh-oleh, seperti Batagor Riri di daerah Lengkong, Batagor Kingsley di Sumur Batu, dan Batagor H. Isan di Lengkong.
2. Pisang bolen
Pisang bolen adalah camilan berupa pastry yang renyah dengan isi pisang manis dan lembut. Biasanya, pisang bolen akan diberi rasa tambahan, seperti cokelat dan keju.
Cemilan ini sudah hadir di Bandung sejak 1984. Ide pisang bolen terinspirasi dari banana bollen, pastry asal Belanda.
Jika ingin menjajal kuliner yang satu ini, cobalah pisang bolen yang paling melegenda, yaitu Kartika Sari di daerah Dago. Toko pisang bolen lain yang juga bisa dicoba adalah Mayasari Bakery di Kebon Kawung.
3. Tahu susu Lembang
Ilustrasi. Tahu susu Lembang yang lembut merupakan salah satu oleh-oleh khas Bandung (iStockphoto/MielPhotos2008)
Ini merupakan kudapan tahu goreng pada umumnya. Tapi yang berbeda, tahunya sangat lembut karena dipadukan dengan campuran kedelai dan susu murni.
Hasilnya, tahu ini punya tekstur yang gurih, lembut, creamy, namun tetap padat. Namun karena masuk kategori makanan tradisional dan tidak pakai pengawet, maka tahu ini hanya tahan sekitar 2 hari saja.
Tahu Susu Lembang sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung yang wajib dibawa sejak 2008. Sesuai namanya, jajanan ini bisa didapat di daerah Lembang.
4. Picnic roll
Selain pisang bolen, camilan bertema pastry dari Bandung yang tak boleh terlewatkan adalah picnic roll. Ini merupakan pastry dengan isi daging cincang dan telur rebus.
Sama halnya dengan pisang bolen juga, kuliner yang satu ini juga terinspirasi dari saucijzenbroodje alias roti sosis asal Belanda. Picnic roll yang wajib dicoba bisa dibeli di Prima Rasa di daerah Kemuning.
Rekomendasi oleh-oleh khas Bandung lainnya, lanjut halaman dua...
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bandung
Ilustrasi. Rekomendasi oleh-oleh khas Kota Kembang Bandung. (Istockphoto/Lutfi Hanafi)
5. Surabi Bandung
Surabi merupakan salah satu jajanan tradisional khas Bandung yang melegenda. Makanan dari olahan tepung beras, tepung terigu, dan santan kelapa ini mulanya dimasak dengan tungku sehingga beraroma khas.
Pada dasarnya ada dua jenis surabi, yaitu surabi manis dengan kuah kinca dan surabi asin agak pedas dengan tambahan oncom di atasnya. Tapi, kini banyak berbagai inovasi rasa surabi, seperti kuah duren, keju, cokelat, dan lainnya.
Ada beberapa toko surabi yang patut dicoba jika ke Bandung, seperti Surabi Cihapit di Jalan Sabang yang sudah terkenal sejak 1990 dan juga Surabi Waroeng Setiabudhi di daerah Gegerkalong. Keduanya punya berbagai rasa surabi.
Seperti gepuk pada umumnya, ini merupakan makanan dari daging sapi yang diiris searah serat daging lalu direbus, ditipiskan, direndam dengan bumbu, dan digoreng sehingga renyah. Rasanya gurih dan agak manis.
Nah, salah satu gepuk yang paling terkenal adalah Gepuk Ny Ong di daerah Pasteur. Makanan ini sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung.
7. Kue artis
Tak hanya punya berbagai makanan tradisional, oleh-oleh khas Bandung juga sudah berinovasi ke kue-kue kekinian. Beberapa di antaranya punya para artis di Tanah Air, sehingga kerap disebut 'kue artis'.
Salah satu yang bisa dicoba adalah Bandung Makuta milik Laudya Cynthia Bella di daerah Cicendo. Ini merupakan kue bolu dengan berbagai rasa, seperti keju, cokelat, blueberry, karamel, dan lainnya.
Selain Bandung Makuta, kue sejenis yang bisa jadi oleh-oleh khas Bandung adalah Bandung Kunafe milik Irfan Hakim dan Ananda Omesh yang ada di Jalan Banda.
8. Tas dan sepatu kulit Cibaduyut
Ilustrasi. Barang-barang produksi Cibaduyut seperti tas dan sepatu kulit cocok dijadikan oleh-oleh khas Bandung. (Freestocks.org via StockSnap)
Cibaduyut merupakan kawasan wisata belanja terkenal di Bandung yang menjual barang serta kerajinan kulit asli.
Tak terbatas pada tas dan sepatu saja, kini Cibaduyut juga menyediakan beragam barang seperti dompet, ikat pinggang, sandal, dan masih banyak lagi. Selain tersedia banyak pilihan, barang-barang produksi Cibaduyut punya kualitas yang sangat baik dengan harga yang terjangkau.
9. Kerajinan tangan Lembang
Kerajinan tangan dari kawasan Lembang menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung yang banyak diincar wisatawan. Kerajinan tangan Lembang merupakan karya asli dari tangan perajin lokal.
Kerajinan Lembang umumnya terbuat dari bambu dan keramik yang direplikasi sedemikian rupa menjadi berbagai bentuk, mulai dari hiasan atau pajangan hingga peralatan rumah tangga.