Bukan Cek LGBT, Cek Suhu Lebih Penting Buat Skrining Cacar Monyet

tim | CNN Indonesia
Rabu, 27 Jul 2022 21:00 WIB
Demi cegah masuknya cacar monyet ke Indonesia, pemerintah tak bakal mewawancarai orang soal orientasi seksual. Pencegahan dilakukan dengan cek suhu tubuh. Demi cegah masuknya cacar monyet ke Indonesia, pemerintah tak bakal mewawancarai orang soal orientasi seksual. Pencegahan dilakukan dengan cek suhu tubuh.( iStockphoto/somboon kaeoboonsong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Cacar monyet disebut-sebut menyebar di kalangan komunitas LGBT khususnya gay. Namun pada kenyataannya, penyakit ini bisa dialami siapa pun termasuk mereka yang heteroseksual. 

Meskipun belum terdeteksi di Indonesia, pencegahan tetap harus dilakukan. Salah satunya dengan pengetatan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya penularan.

Plt Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Endang Budi Hastuti mengatakan kewaspadaan dan pengetatan ini terutama dilakukan di pintu masuk bandara dan pelabuhan. 

"Untuk di pintu masuk kewaspadaannya saat ini masih lebih kepada pengamatan gejala dan gejalanya itu adalah demam, sama dengan Covid-19 seperti itu yang dilakukan," kata Endang dalam konferensi pers perkembangan Monkeypox di Indonesia yang digelar Kementerian Kesehatan, Rabu (27/7).

Dia menegaskan bahwa pengecekan suhu tubuh bakal diperketat demi cegah masuknya cacar monyet ke Indonesia. Dia juga sekaligus membantah akan mewawancarai pelaku perjalanan soal kecenderungan seksualitas mereka. Lagi pula cacar monyet bukanlah penyakit seksual yang menyerang kelompok tertentu seperti yang dibicarakan baru-baru ini.

Hal yang pasti kata Endang, pemantauan itu dilakukan terhadap pelaku perjalanan luar negeri. Jika memang terpantau meningkat suhunya, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk pemeriksaan PCR.

"Di sini (pemeriksaan) lebih ke situ, ke gejala saja. Jika ada peningkatan suhu maka gejalanya lebih lanjut apakah ada ruam, apakah ada gejala yang mengarah kepada monkeypox," katanya.

"Jadi tidak ada skrining (menanyakan) apakah orientasi seksual (homoseksual atau gay) tidak dilakukan seperti itu di bandara," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Juru Bicara dari Kementerian Kesehatan sekaligus Dirut RSPI Muhammad Syahril mengatakan pihaknya juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap maskapai yang terbang ke Indonesia.

Maskapai diharapkan bisa memberi pengarahan terhadap penumpangnya agar meningkatkan kewaspadaan kesehatan.

"Penumpang harus lakukan self assesment, melihat diri sendiri gejalanya, kemudian kontak erat kepada pasien sebelumnya, sehingga ini jadi bagian yang penting untuk melakukan skrining," kata dia.

(tst/chs)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER