Sekardus Sambal Cabuk Wijen Istimewa Kiriman Buat Soeharto

tim | CNN Indonesia
Rabu, 17 Agu 2022 18:00 WIB
Endang Sulasniawati adalah salah satu orang yang pernah jadi saksi mata saat ibunya, Titi Parwati membuat sambal cabuk untuk Soeharto pada 1960 lalu. Foto: CNNIndonesia/Christina Andhika Setyanti
Jakarta, CNN Indonesia --

Tempe dengan bumbu santan dan sayur lodeh bisa jadi makanan favorit mantan Presiden Indonesia Soeharto.

Namun nyatanya, kuliner khas Jawa Tengah yang digemarinya bukan cuma itu. Masih ada cabuk wijen atau sambal cabuk yang disebut jadi favoritnya.

Konon, makanan tersebut juga jadi makanan kesukaan sang istri, Ibu Tien Soeharto. Sambal cabuk adalah makanan khas khas Wonogiri, Jawa Tengah. Makanan ini berbeda dengan sambal lain yang biasanya berwarna merah, melainkan warna hitam yang dikeluarkan dari biji wijen yang disangrai dalam waktu yang lama.

Endang Sulasniawati adalah salah satu orang yang pernah jadi saksi mata saat ibunya, Titi Parwati membuat sambal cabuk untuk Soeharto. Saat itu sekitar tahun 1960-an, Endang mengungkapkan bahwa Soeharto tengah dalam masa kunjungan ke Wonogiri.

"Saya lupa waktu itu tujuannya ke Wonogiri untuk apa," kata Endang kepada CNNIndonesia.com.

Dia masih ingat betul ketika ibunya, Titi Parwati sibuk mempersiapkan sambal cabuk spesial pesanan Soeharto.

Titi yang seorang guru juga menambah penghasilannya dengan menerima pesanana makanan, termasuk cabuk. Ketika pesanan cabuk dari Soeharto tiba, Titi sudah mulai membuatnya sejak dini hari.

Endang yang saat itu masih duduk di sekolah dasar hanya bisa memandang ibunya dari kejauhan sambil mengucek matanya, berusaha untuk bangun dari tidur nyenyaknya.

Titi meracik cabuk wijen yang berwarna hitam ini dan membungkusnya dengan daun pisang.

Di hari yang diingat oleh Endang kecil, sang ibu terlihat tampak berbeda saat memasak sambal cabuk rambak. Walaupun sudah terbiasa memasak untuk pesanan, tapi raut wajah Titi terlihat sedikit gugup.

"Ibu, masak kagem sinten? (Ibu, masak untuk siapa?)," tanya Endang kecil yang masih setengah mengantuk kepada ibunya.

"Temennya ibu, tapi ini katanya mau buat menjamu tamu penting yang mau ke sini. Katanya, Pak Harto," jelas Titi ditirukan Endang.

Teman Titi yang dimaksud adalah seorang istri dari Komando Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI yang kala itu menjabat. Endang tak begitu ingat nama lengkap kawan ibunya itu, ia hanya ingat dengan panggilan sapaannya Budhe Darman. Keduanya merupakan teman sekolah yang masih berhubungan baik.

Lihat Juga :

Setelah mendengar jawaban dari ibunya, Endang bergegas langsung membantu ibunya. Ia membantu membersihkan daun pisang yang akan digunakan untuk membungkus olahan sambal cabuk.

Selain dari biji wijen, komposisi lain dari sambal cabuk ini ada gula merah, kelapa sangan, daun jeruk dan daun kemangi. Proses pembuatan sambal cabuk ini bisa dibilang rumit dan lama.

Tak hanya sekedar membutuhkan waktu yang lama saat memasak, sambal ini dibungkus dengan daun pisang. Setelah itu, sambal itu dibakar dengan arang hingga aroma khas sambal cabuk keluar.

Resep Rahasia Sambal Cabuk

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER