Fenomena Mengapung ala Laut Mati di Pantai Tureloto Nias Utara

tim | CNN Indonesia
Selasa, 27 Sep 2022 17:00 WIB
Fenomena Laut Mati yang terjadi di Pantai Tureloto juga disebabkan alasan serupa, yakni kadar garam yang sangat tinggi. Kamu bisa terapung di perairannya. Laut Mati di perbatasan Yordania dan Palestina. (Foto: AFP/MENAHEM KAHANA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagaimana rasanya berenang di laut tanpa khawatir tenggelam? Pengalaman itu bisa kamu rasakan bila mengunjungi Laut Mati yang terletak pada perbatasan antara Yordania dan bagian barat Palestina.

Laut Mati sebenarnya adalah danau. Danau ini dinamakan laut mati karena tidak ada bentuk kehidupan yang dapat bertahan dalam perairan yang kadar garamnya sangat tinggi. Kamu juga bisa mengapung di tengah perairan dalam itu, karena kadar garamnya.

Laut mati memiliki kandungan garam tertinggi dari seluruh laut di dunia. Kadar garamnya sekitar 32 persen dibandingkan terhadap kadar garam laut pada umumnya yakni 3,5 persen.

Tapi, kamu tidak perlu jauh-jauh ke Laut Mati untuk merasakan pengalaman mengapung di tengah lautan, karena ternyata di Indonesia juga ada. Tempat yang punya fenomena seperti Laut Mati berada di Pantai Tureloto, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Wisatawan yang mengunjungi Pantai Tureloto memang menginginkan pengalaman mengapung di tengah lautan. Perairan Pantai Tureloto sendiri masuk wilayah Samudera Hindia.

Fenomena Laut Mati yang terjadi di Pantai Tureloto juga disebabkan alasan serupa, yakni kadar garam yang sangat tinggi. Perairan Pantai Tureloto mengandung garam sampai 33,7 persen atau sembilan kali lebih banyak daripada kandungan garam di laut pada umumnya yang berkisar 3,5 persen.

Seperti dilansir Pegi Pegi, kadar garam yang tinggi membuat air lautnya terasa lebih padat. Berdasarkan teori, saat massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis airnya, maka benda itu akan terapung.

Massa jenis air seperti laut mati yakni 1,24gr/cm3 dan massa tubuh manusia adalah 0,985 gr/cm3, maka tak heran kamu dapat mengapung di perairan ini.

Tapi jangan salah, kamu juga bisa tenggelam lho di Pantai Tureloto, dengan catatan beban yang terapung jauh lebih berat. Jadi, untuk keamanan, sebaiknya kamu tetap pakai pelampung ya.

Seperti di Laut Mati, di perairan Pantai Tureloto juga tidak dapat ditemukan kehidupa bawah laut. Makhluk hidup, termasuk ikan, tidak bisa bertahan hidup di perairan dengan kadar garam tinggi.

(wiw/wiw)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER