Jidat Gampang Bruntusan dan Gatal, Apa Penyebabnya?

tim | CNN Indonesia
Jumat, 30 Sep 2022 10:30 WIB
Selain bikin tekstur kulit jadi tak rata, bruntusan juga kerap disertai rasa gatal. Lantas, apa penyebab jidat muncul bruntusan dan terasa gatal? Ilustrasi. Selain bikin tekstur kulit jadi tak rata, bruntusan juga kerap disertai rasa gatal. Lantas, apa penyebab jidat muncul bruntusan dan terasa gatal? (Foto: Istockphoto/VladimirFLoyd)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bruntusan dapat muncul di wajah area mana pun. Tapi yang paling sering bruntusan muncul di jidat. Selain bikin tekstur kulit jadi tak rata, bruntusan juga kerap disertai rasa gatal dan kemerahan.

Lantas, apa sih penyebab jidat muncul bruntusan dan gatal?


Bruntusan atau disebut juga dengan jerawat pasir adalah problem kulit yang muncul berupa bintik-bintik kecil dan jumlahnya banyak. Ketika diraba, kulit yang bruntusan akan terasa kasar.

Bruntusan ini bisa dialami baik pada pemilik tipe kulit kering, berminyak, maupun kombinasi.

Ada beragam penyebab bruntusan di wajah, terutama di area jidat. Namun umumnya, penyebabnya adalah pori-pori kulit yang tersumbat sehingga memicu bruntusan.

Dihimpun berbagai sumber, berikut penyebab jidat bruntusan untuk diketahui. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan dan perawatan kulit yang tepat agar bruntusan bisa dicegah dan tak muncul kembali.


1. Hormon yang berubah

Acne. A smiling teenage girl with pimples on her face. Facial skin care. Problematic skin in adolescents.Ilustrasi. Penyebab jidat bruntusan adalah perubahan hormon (Foto: iStockphoto/Yuliya)

Mengutip laman Medical News Today, ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan bruntusan di jidat.

Terlebih bila kamu berada di usia puber, maka hormon bisa menjadi salah satu penyebab bruntusan di jidat yang paling berpengaruh.

Selain puber, wanita dalam fase menstruasi, kehamilan, menopause, atau menghentikan kontrasepsi juga rentan mengalami bruntusan akibat kadar hormon yang berubah.

2. Ketombe

Karena berdekatan dengan rambut, jidat merupakan bagian wajah yang mudah terkena dampak dari masalah rambut, salah satunya ketombe.

Selain karena dipicu oleh kelebihan sebum, ketombe juga merupakan kumpulan dari kuman atau bakteri yang dapat mengembangkan masalah bruntusan di jidat.


3. Salah pilih produk perawatan rambut

Long hair care routine. Oil for head. Girl holding dropper with castor mask near end. Bathroom natural protectionIlustrasi. Salah satu penyebab jidat bruntusan dan gatal adalah salah memilih produk perawatan rambut (Foto: iStockphoto/Elena Safonova)

Ketika bruntusan tak kunjung sembuh, coba perhatikan produk perawatan rambut yang Anda gunakan sehari-hari. Mungkin saja, di dalamnya terdapat kandungan yang bisa menyebabkan bruntusan.

Misalnya pada produk sampo, kondisioner, hair spray, masker, ataupun semir rambut. Periksa kembali apakah produk tersebut mengandung bahan yang dapat menyumbat pori-pori.

4. Membersihkan wajah dengan cara yang salah

Bruntusan juga dapat terjadi akibat ulah diri sendiri, termasuk salah dalam melakukan pembersihan wajah.

Bersihkan wajah dengan benar menggunakan sabun cuci muka yang cocok untuk kulit, sesuai dengan permasalahan, serta dapat membantu membersihkan kulit dari kotoran, minyak, dan sisa make up.


5. Tidak menggunakan skincare

ilustrasi skincareIlustrasi. Penyebab jidat bruntusan dan gatal yaitu tidak menggunakan skincare (Foto: iStockphoto)

Jangan sepelekan penggunaan skincare untuk wajah. Sebab, sudah banyak pilihan skincare yang dibekali dengan kandungan aktif yang bermanfaat untuk memperbaiki kondisi kulit.

Tidak menggunakan skincare juga bisa menjadi penyebab munculnya bruntusan di jidat. Ini karena kulit yang kurang nutrisi akan rentan muncul masalah-masalah kulit, seperti bruntusan, jerawat, bahkan flek hitam.


6. Konsumsi pil KB

Konsumsi jenis obat-obatan tertentu juga dapat menjadi pemicu munculnya bruntusan. Salah satunya adalah kontrasepsi oral seperti pil KB.

Konsumsi pil KB bagi sebagian wanita dapat menyebabkan timbulnya bruntusan dan jerawat. Sebab, pil KB mengandung hormon, dan jerawat atau bruntusan dapat terjadi ketika fungsi hormonal pada tubuh berubah.


7. Stres

Ilustrasi Cyber bullyingIlustrasi. Penyebab jidat bruntusan dan gatal (Foto: Jedidja/Pixabay)

Stres juga dapat merangsang timbulnya bruntusan atau jerawat di jidat. Ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan androgen.

Hormon-hormon ini dapat meningkatkan produksi minyak atau sebum sehingga dapat memperparah bruntusan maupun jerawat.


8. Pakai topi atau poni

Kebiasaan mengenakan topi atau penutup kepala lainnya juga dapat menjadi penyebab jidat muncul bruntusan. Sama halnya dengan potongan rambut berponi yang menutupi jidat.

Baik topi, poni, maupun penutup kepala lainnya dapat menjebak kotoran, keringat, dan menyumbat pori-pori. Di samping itu, rasa gatal yang muncul juga disebabkan oleh kulit yang bersentuhan langsung dengan iritan.

(ira/fef)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER