Syarat dan Cara Pengajuan Visa untuk Liburan di Australia
CNN Indonesia
Kamis, 27 Okt 2022 18:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kota Perth, Australia. (Foto: Istockphoto/levkr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Suatu ide menarik jika liburan diisi dengan wisata ke Australia. Selain tiket dan paspor, Anda juga harus menyiapkan visa. Simak dulu syarat dan cara pengajuan visa Australia.
Visa merupakan izin masuk ke suatu negara untuk berbagai tujuan dalam jangka waktu tertentu. Jika ingin berlibur, Anda bisa mengajukan visa kunjungan wisata. Seperti dilansir dari laman resmi Kedutaan Besar Australia, pemegang visa ini berhak mengunjungi keluarga atau teman juga berwisata.
Anda pun harus memiliki cukup dana untuk tinggal di sana tanpa mengambil waktu untuk bekerja.
Syarat pengajuan visa kunjungan wisata di Australia
1. Mengisi formulir aplikasi visa Australia
Cek laman resmi Kedutaan Besar Australia dan temukan jenis visa kunjungan - wisata kemudian cetak formulir. Kemudian isi formulir dengan lengkap dan benar.
2. Fotocopy KTP dan KK
Pengajuan visa memerlukan fotocopy KTP dan KK (Kartu Keluarga). Siapkan beberapa lembar untuk dibawa saat pengajuan.
3. Dua lembar pasfoto ukuran 4x6
Anda perlu menyertakan dua lembar foto berukuran 4x6 dengan latar putih. Sebaiknya kenakan kemeja agar terlihat lebih formal dan rapi.
4. Fotocopy rekening tabungan 3 bulan terakhir
Anda wajib membuktikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk tinggal di Australia. Hal ini dibuktikan dengan lembar rekening koran selama 3 bulan terakhir. Setidaknya Anda harus memiliki saldo sebesar Rp10 juta di tabungan untuk liburan selama sekitar seminggu.
5. Laporan kartu kredit dan slip gaji
Siapkan laporan kartu kredit dan slip gaji. Dokumen ini akan memperkuat bukti bahwa Anda tidak memiliki masalah terkait pembayaran kartu kredit dan memiliki pekerjaan dengan penghasilan tertentu.
Hewan Kanguru, ikon Australia. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Kemudian, ada pun beberapa dokumen yang perlu disiapkan jika sewaktu-waktu diperlukan, antara lain.
1. Rencana perjalanan (itinerary) 2. Bukti transaksi pemesanan tiket pesawat dan akomodasi penginapan 3. Surat rekomendasi dari kerabat, teman atau rekan kerja yang tinggal di Australia. Pemberian rekomendasi juga mencantumkan bukti status kependudukan.
Cara mengajukan visa Australia
1. Bawa dokumen ke kantor AVAC
Jika Anda berdomisili di Jakarta, pengajuan dokumen syarat visa bisa dibawa langsung ke kantor Australia Visa Application Centre (AVAC) di Jl. Prof. Dr. Satrio, Kav. C18, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Sementara kalau ingin membuat visa di Bali, semua dokumen bisa dibawa ke AVAC Benoa Square Lantai 3 No. 7-9.3/A di Jalan Bypass Ngurah Rai A Kedonganan No. 21A, Jimbaran, Kuta, Badung.
2. Pengajuan secara daring
Jika Jakarta dan Bali cukup sulit dijangkau, pengajuan visa bisa dilakukan secara daring atau online via laman resmi Kedutaan Besar Australia. Pilih subkelas 600 untuk Visa Kunjungan - Wisata, lalu klik Apply.
Akan tetapi, pengajuan visa secara daring wajib memiliki ImmiAccount. Pada lamanhttps://online.immi.gov.au/lusc/loginterdapat pilihan untuk membuat akun terlebih dahulu.
3. Pembayaran visa
Setelah semua dokumen masuk, Anda wajib membayar biaya visa. Untuk visa kunjungan wisata, Anda akan dikenakan biaya sebesar 105 dolar Australia atau sekitar Rp1 juta.
Jika Anda mengajukan secara daring, pembayaran bisa dilakukan via kartu kredit, UnionPay atau PayPal.
4. Menerima visa
Anda akan mendapatkan pemberitahuan kalau permohonan visa disetujui aytau ditolak. Jika permohonan diterima, Anda akan mendapatkan informasi berupa nomor visa, tanggal visa mulai berlaku dan ketentuan lengkap pemegang visa. Visa berupa visa elektronik atau Electronic Visa Authority (ETA).
Sementara jika visa ditolak, Anda akan diberitahu lengkap dengan alasan penolakan visa.
Jakarta, CNN Indonesia --
Suatu ide menarik jika liburan diisi dengan wisata ke Australia. Selain tiket dan paspor, Anda juga harus menyiapkan visa. Simak dulu syarat dan cara pengajuan visa Australia.
Visa merupakan izin masuk ke suatu negara untuk berbagai tujuan dalam jangka waktu tertentu. Jika ingin berlibur, Anda bisa mengajukan visa kunjungan wisata. Seperti dilansir dari laman resmi Kedutaan Besar Australia, pemegang visa ini berhak mengunjungi keluarga atau teman juga berwisata.
Anda pun harus memiliki cukup dana untuk tinggal di sana tanpa mengambil waktu untuk bekerja.
Syarat pengajuan visa kunjungan wisata di Australia
1. Mengisi formulir aplikasi visa Australia
Cek laman resmi Kedutaan Besar Australia dan temukan jenis visa kunjungan - wisata kemudian cetak formulir. Kemudian isi formulir dengan lengkap dan benar.
2. Fotocopy KTP dan KK
Pengajuan visa memerlukan fotocopy KTP dan KK (Kartu Keluarga). Siapkan beberapa lembar untuk dibawa saat pengajuan.
3. Dua lembar pasfoto ukuran 4x6
Anda perlu menyertakan dua lembar foto berukuran 4x6 dengan latar putih. Sebaiknya kenakan kemeja agar terlihat lebih formal dan rapi.
4. Fotocopy rekening tabungan 3 bulan terakhir
Anda wajib membuktikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk tinggal di Australia. Hal ini dibuktikan dengan lembar rekening koran selama 3 bulan terakhir. Setidaknya Anda harus memiliki saldo sebesar Rp10 juta di tabungan untuk liburan selama sekitar seminggu.
5. Laporan kartu kredit dan slip gaji
Siapkan laporan kartu kredit dan slip gaji. Dokumen ini akan memperkuat bukti bahwa Anda tidak memiliki masalah terkait pembayaran kartu kredit dan memiliki pekerjaan dengan penghasilan tertentu.
Hewan Kanguru, ikon Australia. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Kemudian, ada pun beberapa dokumen yang perlu disiapkan jika sewaktu-waktu diperlukan, antara lain.
1. Rencana perjalanan (itinerary) 2. Bukti transaksi pemesanan tiket pesawat dan akomodasi penginapan 3. Surat rekomendasi dari kerabat, teman atau rekan kerja yang tinggal di Australia. Pemberian rekomendasi juga mencantumkan bukti status kependudukan.
Cara Ajukan Visa Australia
Kota Sydney, Australia. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Cara mengajukan visa Australia
1. Bawa dokumen ke kantor AVAC
Jika Anda berdomisili di Jakarta, pengajuan dokumen syarat visa bisa dibawa langsung ke kantor Australia Visa Application Centre (AVAC) di Jl. Prof. Dr. Satrio, Kav. C18, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Sementara kalau ingin membuat visa di Bali, semua dokumen bisa dibawa ke AVAC Benoa Square Lantai 3 No. 7-9.3/A di Jalan Bypass Ngurah Rai A Kedonganan No. 21A, Jimbaran, Kuta, Badung.
2. Pengajuan secara daring
Jika Jakarta dan Bali cukup sulit dijangkau, pengajuan visa bisa dilakukan secara daring atau online via laman resmi Kedutaan Besar Australia. Pilih subkelas 600 untuk Visa Kunjungan - Wisata, lalu klik Apply.
Akan tetapi, pengajuan visa secara daring wajib memiliki ImmiAccount. Pada lamanhttps://online.immi.gov.au/lusc/loginterdapat pilihan untuk membuat akun terlebih dahulu.
3. Pembayaran visa
Setelah semua dokumen masuk, Anda wajib membayar biaya visa. Untuk visa kunjungan wisata, Anda akan dikenakan biaya sebesar 105 dolar Australia atau sekitar Rp1 juta.
Jika Anda mengajukan secara daring, pembayaran bisa dilakukan via kartu kredit, UnionPay atau PayPal.
4. Menerima visa
Anda akan mendapatkan pemberitahuan kalau permohonan visa disetujui aytau ditolak. Jika permohonan diterima, Anda akan mendapatkan informasi berupa nomor visa, tanggal visa mulai berlaku dan ketentuan lengkap pemegang visa. Visa berupa visa elektronik atau Electronic Visa Authority (ETA).
Sementara jika visa ditolak, Anda akan diberitahu lengkap dengan alasan penolakan visa.