Jangan Sepelekan 'Menopause Dini' pada Pria

CNN Indonesia
Rabu, 07 Des 2022 22:07 WIB
Tak cuma wanita, pria juga bisa mengalami menopause atau andropause dini. Kondisi ini tak bisa disepelekan karena bisa berdampak pada kualitas hidup. Ilustrasi.Tak cuma wanita, pria juga bisa mengalami menopause atau andropause dini. (iStock/JosuOzkaritz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Istilah menopause identik dengan wanita paruh baya. Tapi, ternyata menopause sebenarnya bukan hanya dialami wanita, tapi juga pria.

Dokter sekaligus seksolog Haekal Anshari mengatakan ada istilah sendiri untuk pria yang mengalami menopause. Istilah itu dikenal dengan sebutan andropause.

"Kondisi ini masuknya jadi sekumpulan gejala klinis yang terkait dengan pertambahan usia pria. Biasanya karena penurunan hormon testosteron," kata Haekal saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (31/10).

Testosteron sendiri, kata Haekal, adalah hormon androgen utama pada pria. Hormon ini tidak hanya berperan pada sistem reproduksi dan seksual, tapi juga di hampir semua organ tubuh.

"Hormon ini juga berperan di otak, jantung, otot, tulang, lemak, bahkan pada sistem imunitas," kata dia.

Umumnya, kadar testosteron memang akan berkurang seiring bertambahnya usia. Pada pria muda, kadar testosteron berada di angka 680-100 nanogram per desiliter (ng/dL). Kadar testosteron ini akan berkurang 1-2 persen setiap tahunnya ketika pria memasuki usia 30-an.

"Makanya seiring usia bertambah, kadar testosteronnya juga makin berkurang," katanya.

Tapi, kadar testosteron juga bisa berkurang bahkan sebelum Anda memasuki usia lanjut. Utamanya, jika Anda menjalani gaya hidup tidak sehat.

Artinya, Anda akan mengalami andropause dini yang malah bahaya untuk kesehatan.

Penyebab utama testosteron bisa berkurang bahkan sebelum memasuki usia lanjut adalah faktor gaya hidup. Misalnya saja gaya hidup sedenter, kebiasaan merokok, kelebihan berat badan, hingga stres yang dibiarkan berlarut-larut.

"Semua itu bisa menyebabkan testosteron berkurang. Artinya, pria bisa menopause dini," kata dia.

Ilustrasi disfungsi seksual wanita.Ilustrasi. Pria juga bisa mengalami menopause dini. (Istockphoto/ Tuaindeed)

Berkurangnya kadar testosteron secara dini tak bisa disepelekan. Pasalnya, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa dialami pria, seperti berikut ini:

- fungsi kognitif menurun,
- massa dan kekuatan otot menurun,
- lemak bertambah,
- tumbuh payudara,
- risiko osteoporosis meningkat,
- gangguan ereksi hingga libido menurun,
- risiko penyakit meningkat seperti jantung, stroke, hingga kanker prostat.

"Makanya ketika Anda mengalami menopause dini, kenyamanan hidup juga akan terganggu. Penting untuk menjalani hidup lebih sehat," kata dia.

(tst/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER