HARI AIDS SEDUNIA

Lebih Berisiko Gejala Berat, Pengidap HIV Harus Vaksin Covid-19

CNN Indonesia
Kamis, 01 Des 2022 19:45 WIB
Orang dengan HIV (ODHIV) memiliki risiko lebih tinggi terpapar virus corona penyebab Covid-19. Dokter menyarankan ODHIV untuk mendapatkan dosis vaksin lengkap. Ilustrasi. Orang dengan HIV perlu mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap karena berisiko mengalami gejala berat jika terinfeksi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Orang dengan HIV (ODHIV) memiliki risiko lebih tinggi terpapar virus corona penyebab Covid-19. Dokter menyarankan ODHIV untuk mendapatkan dosis vaksin lengkap.

Penelitian yang dilakukan sejumlah dokter di Indonesia menemukan risiko infeksi Covid-19 pada ODHIV 1,3-2,3 kali lebih tinggi dibandingkan masyarakat lainnya. Tak cuma itu, ODHIV juga memiliki risiko gejala parah hingga kematian yang lebih tinggi jika terinfeksi.

Oleh karena itu, Ketua 2 Perhimpunan Dokter Peduli AIDS Indonesia (PDPAI) sekaligus dokter spesialis penyakit dalam Evy Yunihastuti mengimbau semua ODHIV untuk mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap. Apalagi, kini kasus Covid-19 tengah mengalami lonjakan yang signifikan.

"HIV itu bukan merupakan kontraindikasi atau penghalang penggunaan vaksin Covid-19. Semua vaksin Covid-19 itu tetap bisa digunakan pada semua ODHIV walaupun kekebalan tubuhnya masih rendah," ujar Evy dalam sebuah webinar, Rabu (30/11).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya banyak disebutkan bahwa orang yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh tidak dianjurkan mendapatkan vaksin Covid-19.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Evy. ODHIV tetap bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

"Tapi memang, kalau kekebalan tubuhnya masih belum baik, efektivitas vaksin kita duga mungkin akan tetap lebih rendah," lanjutnya.

Hingga saat ini, sekitar 89 persen ODHIV di RSCM telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama.

Di antara jumlah tersebut, sebanyak 85 persen telah mendapatkan vaksin kedua. Sedangkan 50 persennya telah mendapatkan vaksin hingga dosis ketiga.

"Dengan berkembangnya berbagai varian dan vaksin yang mulai berkurang, tentu kita tetap harus mendorong penggunaan vaksin Covid-19 pada ODHIV. Karena mereka adalah kelompok yang berisiko lebih tinggi untuk terkena Covid-19 yang lebih berat," pungkasnya.



(del/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER