8 Kesalahan Memakai Tabir Surya yang Jarang Disadari
CNN Indonesia
Jumat, 12 Mei 2023 14:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Deret kesalahan memakai sunscreen membuat perlindungan yang diberikan jadi tidak maksimal. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cuaca panas terik yang melanda sejumlah wilayah Indonesia bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi kulit. Para ahli menganjurkan untuk memakai sunscreenatau tabir surya saat beraktivitas baik di luar maupun di dalam ruangan.
Masyarakat sendiri sudah mengenal penggunaan sunscreen. Sayangnya, masih banyak kesalahan memakai sunscreen yang kerap dilakukan banyak orang.
Sunscreen berfungsi untuk menyerap atau memantulkan sinar UVA atau UVB dari matahari sebagai perlindungan untuk kulit. Paparan sinar matahari rentan membuat kulit jadi kering, kemerahan, jerawat, bahkan hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesalahan memakai sunscreen
Pemakaian sunscreen yang kurang tepat bisa membuat perlindungan ke kulit menjadi tidak optimal.
Untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, sebaiknya hindari kesalahan memakai sunscreen berikut ini.
1. Hanya digunakan saat cuaca panas
Tak sedikit yang mengira bahwa sunscreen perlu digunakan hanya saat cuaca panas. Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), sunscreen perlu diaplikasikan setiap saat, meski cuaca sedang mendung atau berawan.
Disebutkan bahwa 80 persen sinar UV dapat menembus kulit meskipun cuaca sedang mendung.
Maka dari itu, selalu gunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan untuk melindungi dan mengurangi risiko kanker kulit.
2. Terlalu sedikit
Tak ada salahnya mengoleskan sunscreen dalam jumlah banyak pada wajah dan area tubuh lain. Hal ini dilakukan untuk melindungi kulit dari sinar UV dan berbagai efek sampingnya.
Penggunaan sunscreen yang terlalu sedikit rentan terhapus sehingga hanya memberikan perlindungan parsial terhadap sinar matahari. AAD merekomendasikan sekitar 28 gram sunscreen untuk diaplikasikan pada tubuh di tengah cuaca panas.
3. Kandungan SPF kurang
Masing-masing produk sunscreen memiliki informasi kemasan yang memberitahu berapa besar kandungan SPF yang dimiliki. Melansir WebMD, sunscreen perlu memiliki kandungan SPF 30 atau lebih agar bekerja secara maksimal dalam melindungi kulit.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk memilih sunscreen yang memiliki kemampuan melindungi dari UVA dan UVB, atau dikenal sebagai broad spectrum sunscreen, dan tahan air.
Simak kesalahan memakai sunscreen lainnya di halaman berikutnya..
4. Hanya dipakai sekali
Kesalahan memakai sunscreen berikutnya adalah tidak menggunakan sunscreen secara berulang dalam sehari.
Satu kali pemakaian sunscreen tak bisa melindungi semua kerusakan akibat paparan sinar matahari. Sunscreen dapat terhapus dengan mudah karena keringat atau kontak dengan pakaian, kulit, dan air.
Untuk memastikan produk sunscreen Anda memberikan perlindungan yang cukup, pastikan Anda mengoleskannya kembali setiap dua jam.
5. Tidak digunakan sebelum keluar ruangan
Melansir Healthshots, kulit membutuhkan waktu 15 menit hingga setengah jam untuk menyerap sunscreen agar bisa memberikan perlindungan dari sinar matahari yang menyengat. Maka dari itu, selalu aplikasikan sunscreen setidaknya 15 menit sebelum melangkah keluar rumah.
Anda dianjurkan untuk mengoleskan sunscreen ke semua area yang akan terpapar sinar matahari. Ada beberapa bagian tubuh yang cenderung terlewatkan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal PLoS One menemukan bahwa hampir 20 persen partisipan tidak mengoleskan sunscreen pada kelopak mata. Hal ini menjadi salah satu kesalahan memakai sunscreen.
Bagian belakang telinga dan leher pun sebaiknya tidak luput dari perhatian saat Anda menggunakan sunscreen.
7. Menggunakannya tidak merata
Jika sunscreen tidak dioleskan secara merata, maka Anda tidak akan mendapatkan perlindungan yang dijanjikan pada kemasan produk sunscreen tersebut.
Perhatikan baik-baik ketika Anda mengoleskan sunscreen dan periksa area yang terpapar beberapa kali untuk memaksimalkan perlindungannya.
8. Tidak menggunakan sunscreen di dalam ruangan
Kesalahan memakai sunscreen yang terakhir adalah tidak menggunakannya saat berada di dalam ruangan.
Walaupun kulit tidak terpapar secara langsung, tapi sinar UV tetap bisa masuk ke dalam ruangan dari sela-sela kaca, jendela, maupun pintu.
Cuaca panas terik yang melanda sejumlah wilayah Indonesia bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi kulit. Para ahli menganjurkan untuk memakai sunscreenatau tabir surya saat beraktivitas baik di luar maupun di dalam ruangan.
Masyarakat sendiri sudah mengenal penggunaan sunscreen. Sayangnya, masih banyak kesalahan memakai sunscreen yang kerap dilakukan banyak orang.
Sunscreen berfungsi untuk menyerap atau memantulkan sinar UVA atau UVB dari matahari sebagai perlindungan untuk kulit. Paparan sinar matahari rentan membuat kulit jadi kering, kemerahan, jerawat, bahkan hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesalahan memakai sunscreen
Pemakaian sunscreen yang kurang tepat bisa membuat perlindungan ke kulit menjadi tidak optimal.
Untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, sebaiknya hindari kesalahan memakai sunscreen berikut ini.
1. Hanya digunakan saat cuaca panas
Tak sedikit yang mengira bahwa sunscreen perlu digunakan hanya saat cuaca panas. Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), sunscreen perlu diaplikasikan setiap saat, meski cuaca sedang mendung atau berawan.
Disebutkan bahwa 80 persen sinar UV dapat menembus kulit meskipun cuaca sedang mendung.
Maka dari itu, selalu gunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan untuk melindungi dan mengurangi risiko kanker kulit.
2. Terlalu sedikit
Tak ada salahnya mengoleskan sunscreen dalam jumlah banyak pada wajah dan area tubuh lain. Hal ini dilakukan untuk melindungi kulit dari sinar UV dan berbagai efek sampingnya.
Penggunaan sunscreen yang terlalu sedikit rentan terhapus sehingga hanya memberikan perlindungan parsial terhadap sinar matahari. AAD merekomendasikan sekitar 28 gram sunscreen untuk diaplikasikan pada tubuh di tengah cuaca panas.
3. Kandungan SPF kurang
Masing-masing produk sunscreen memiliki informasi kemasan yang memberitahu berapa besar kandungan SPF yang dimiliki. Melansir WebMD, sunscreen perlu memiliki kandungan SPF 30 atau lebih agar bekerja secara maksimal dalam melindungi kulit.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk memilih sunscreen yang memiliki kemampuan melindungi dari UVA dan UVB, atau dikenal sebagai broad spectrum sunscreen, dan tahan air.
Simak kesalahan memakai sunscreen lainnya di halaman berikutnya..
Hanya dipakai sekali hingga lupa menggunakan sunscreen di dalam ruang
Ilustrasi. Kesalahan memakai sunscreen membuat perlindungan yang diberikan jadi tidak maksimal. (Pexels)
4. Hanya dipakai sekali
Kesalahan memakai sunscreen berikutnya adalah tidak menggunakan sunscreen secara berulang dalam sehari.
Satu kali pemakaian sunscreen tak bisa melindungi semua kerusakan akibat paparan sinar matahari. Sunscreen dapat terhapus dengan mudah karena keringat atau kontak dengan pakaian, kulit, dan air.
Untuk memastikan produk sunscreen Anda memberikan perlindungan yang cukup, pastikan Anda mengoleskannya kembali setiap dua jam.
5. Tidak digunakan sebelum keluar ruangan
Melansir Healthshots, kulit membutuhkan waktu 15 menit hingga setengah jam untuk menyerap sunscreen agar bisa memberikan perlindungan dari sinar matahari yang menyengat. Maka dari itu, selalu aplikasikan sunscreen setidaknya 15 menit sebelum melangkah keluar rumah.
Anda dianjurkan untuk mengoleskan sunscreen ke semua area yang akan terpapar sinar matahari. Ada beberapa bagian tubuh yang cenderung terlewatkan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal PLoS One menemukan bahwa hampir 20 persen partisipan tidak mengoleskan sunscreen pada kelopak mata. Hal ini menjadi salah satu kesalahan memakai sunscreen.
Bagian belakang telinga dan leher pun sebaiknya tidak luput dari perhatian saat Anda menggunakan sunscreen.
7. Menggunakannya tidak merata
Jika sunscreen tidak dioleskan secara merata, maka Anda tidak akan mendapatkan perlindungan yang dijanjikan pada kemasan produk sunscreen tersebut.
Perhatikan baik-baik ketika Anda mengoleskan sunscreen dan periksa area yang terpapar beberapa kali untuk memaksimalkan perlindungannya.
8. Tidak menggunakan sunscreen di dalam ruangan
Kesalahan memakai sunscreen yang terakhir adalah tidak menggunakannya saat berada di dalam ruangan.
Walaupun kulit tidak terpapar secara langsung, tapi sinar UV tetap bisa masuk ke dalam ruangan dari sela-sela kaca, jendela, maupun pintu.