Terpikat Rasa Klasik Prancis Le Quartier dan Nuansa New York di J.J.A
CNN Indonesia
Sabtu, 13 Mei 2023 17:02 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kali ini CNNIndonesia.com merekomendasikan dua restoran dengan hidangan klasik Prancis dan nuansa New York dan Asia. Simak yang berikut ini. (Dok. Le Quartier)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bukan cuma soal mode, Prancis juga dianggap jadi salah satu pusat gastronomi dunia yang dikenal punya kuliner yang memesona dan mewah.
Indonesia bisa disebut sebagai salah satu negara beruntung lantaran jadi melting pot kuliner, di mana berbagai hidangan dari seluruh dunia, termasuk Prancis. Hidangan Prancis otentik salah satunya bisa dinikmati di Le Quartier, Jakarta Selatan.
Dengan nuansa restoran ala Eropa yang didominasi warna putih dan biru serta tatanan bunga kecil dalam pot di tiap jendelanya, menambah kesan 'Eropa' ke dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berada di jalan Gunawarman yang identik dengan pusat kuliner di Jakarta, Le Quartier berusaha 'ngeblend' dengan hidangan dari seluruh dunia, khususnya Korea yang mendominasi area itu. Meski demikian restoran yang buka mulai breakfast, lunch, sampai dinner itu masih tetap jadi incaran banyak orang.
Le Quartier bukanlah restoran baru, mereka sudah membuka restorannya sejak 2013 lalu. Dalam bahasa Prancis Le Quartier yang berarti The Neigbourhood ini mendeskripsikan makanannya sebagai versi modern dari hidangan klasik Prancis dan Eropa.
Lupakan soal settingan dan kesan formal ala fine dining - meski table settingnya mengesankan seperti itu -tapi tak ada aturan baku untuk bisa masuk ke restoran ini dan memesan seporsi escargot dan segelas red wine Prancis yang enak.
Tentu saja escargot jadi salah satu menu wajib untuk dipesan di sini. Disajikan dengan tambahan jamur, garlic butter, duck prosciutto, dan taburan keju parmesan yang dipanggang hingga renyah. Rasa gurih dan bumbu khas yang keluar dari penggunaan daging bekicot import ini, membuat rasanya gurih dan kenyal. Minyak yang keluar dari hasil memanggangan ini juga memberikan sensasi tetesan rasa yang menggoda.
Foto: Arsip Le Quartier makanan di Le Quartier
Selain escargots, Pate en Croute, Onion Soup au Gratin, Asparagus Flamande, Crab Cakes juga bisa jadi pilihan untuk hidangan pembuka. Tapi jangan dulu menggila dengan makanan pembuka, masih ada makanan utama yang tak kalah enak.
Steak jadi salah satu menu andalan yang jadi favorit banyak orang. Disajikan dengan watercress segar dan french fries yang tipis dan digoreng renyah. Menyadari bahwa tak semua orang suka dengan steak 'basah' yang 'direndam' dengan saus, mereka menyajikan sausnya secara terpisah.
Steak sebenarnya hidangan yang sederhana, namun dengan bahan terbaik, bumbu sesuai dan cara memasak yang tepat, steak bakal jadi hidangan yang menyenangkan perut dan jiwa atau dalam bahasa Prancisnya, 'joie de vivre' yang menggambarkan perasaan kebahagiaan dan kenikmatan dalam hidup ala Prancis. Apalagi sambil menyesap segelas red wine.
Sengaja steak dipesan dengan tingkat kematangan medium well, - akan lebih baik jika medium rare- agar lebih juicy dan mudah dipotong. Steaknya sendiri hanya dibumbui lada dan garam. Di bagian atasnya, steak striploin ini dipanggang (sepertinya dengan iron cast) sehingga menghasilkan lapisan crust yang garing tanpa mengorbankan tingkat kematangan di bagian dalamnya.
Buat pribadi, saus gravy lada hitamnya sesungguhnya tak diperlukan, atau setidaknya sedikit saja sudah cukup. Terlalu banyak menyiram saus akan membuat rasanya jadi terlalu asin dan menghilangkan rasa asli dagingnya. Jadi ada baiknya untuk bijak memakai saus, tapi semua ini kembali ke taste personal.
Setelah dipuaskan dengan steak, makanan penutup yang manis tak akan mengecewakan. Anda bisa memilih crepesuzette atau crepe tipis klasik khas Prancis yang dibuat dengan tambahan saus jeruk dan es krim. Sedikit sentuhan rasa liquer (jika terasa), namun tak banyak lantaran ini hanya digunakan sebagai flambe. Jika suka makanan pencuci mulut yang segar, hidangan ini adalah jawabannya.
Tapi jika suka yang medok dan comfort, chocolate lava cake bisa jadi jawabannya. Sensasi coklat yang melted di bagian dalamnya. Kalau ingin yang sedikit beraroma Eropa, souffle yang hangat dan empuk bisa membawa Anda ke sana, apalagi kalau bukan lantaran sensasi rempah spekulas yang tercium.
Terbuai Jazz New York dengan Seafood Asia di J.J.A
Bagaimana sih sensasi nongkrong ala warga New York? Anda tinggal bertandang ke J.J.A., sebuah restoran yang dibuka di St.Regis Jakarta pada 8 Mei 2023.
J.J.A. merupakan singkatan dari pendiri jenama St. Regis yakni John Jacob Astor IV. Restoran terletak tepat di atas St. Regis Bar. Anda bisa melongok, menikmati kesibukan bar sekaligus keindahan lampu gantung dengan siluet alat-alat musik tiup khas pengiring musik jazz.
Anda dapat bersantap di sini dalam suasana santai. Tamu pun leluasa untuk melihat lebih dekat tim kitchen yang dikepalai Director of Culinary Oscar Perez bersama Chef de Cuisine Rizky Annisa dan Executive Pastry Chef Kevin Lee.
Boleh dibilang menikmati sajian ala J.J.A. berarti Anda akan dibawa pada perjalanan rasa dan tekstur beragam. Sajian begitu beragam, tetapi CNNIndonesia.com merekomendasikan beberapa menu yang tak boleh dilewatkan.
Buka perjalanan rasa Anda dengan Pacific Oysters yakni sajian tiram segar bergaya 'leche de tigre'. Leche de tigre merupakan bumbu perendam berbahan dasar jeruk dalam tradisi kuliner Peru. Tiram diberi bumbu berupa daun ketumbar, bawang bombay, cabai, jeruk dan jeruk nipis.
Foto: CNN Indonesia/ Elise Dwi St. Regis Jakarta membuka restoran J.J.A. di mana tamu akan diajak menikmati sajian kuliner berbalut suasana New York.
Masih dengan tema boga bahari, Anda juga bisa menyicip Hokkaido Scallops. Kerang disajikan bergaya 'crudo' khas Italia di mana bahan pangan disajikan mentah dan diberi bumbu. Hokkaido Scallops dinikmati bersama crepes yang terbuat dari kembang kol.
Kemudian untuk menu utama, Anda wajib menyicip Dover Sole dan Ribeye MB9+. Seperti namanya, Dover Sole menggunakan bahan utama ikan dover sole dan diolah dengan metode fried meuniere. Ikan dibalur dengan adonan tepung, digoreng (deep fried) di lelehan mentega lalu disajikan dengan mentega, perasan lemon, parsley butter dan new potatoes. New potatoes ini bentuknya seperti kentang mini ala Dieng. Namun new potatoes sebenarnya kentang yang dipanen cepat untuk mendapatkan rasa manis lebih banyak.
Ada pula Ribeye MB9+ yang spesial berkat pemilihan daging berupa kiwami wagyu. dengan marbling (MB) 9+, Anda akan mendapatkan daging yang lembut dan lumer di mulut.
Sebaiknya sediakan ruang untuk makanan penutup. Chef Kevin Lee menyiapkan racikan dessert yang 'guilt free' sebab sama sekali tidak menggunakan pemanis tambahan. Rasa manis dessert benar-benar berasal dari bahan pangan yang digunakan. Oleh karenanya, Couverture Chocolate 55% atau Banana adalah wajib. Couverture Chocolate 55% menggunakan cokelat dengan kakao 55 persen. Sekali gigit, ada sensasi lembut, rasa manis yang tidak 'lebay' dan rasa sedikit asam dan segar.
Sementara Banana berupa pisang tanduk yang digoreng dengan adonan tepung campur charcoal. Sajian ini bukan pisang goreng biasa di rumah sebab ada keseimbangan rasa manis pisang dan gurih adonan tepung.
Jakarta, CNN Indonesia --
Bukan cuma soal mode, Prancis juga dianggap jadi salah satu pusat gastronomi dunia yang dikenal punya kuliner yang memesona dan mewah.
Indonesia bisa disebut sebagai salah satu negara beruntung lantaran jadi melting pot kuliner, di mana berbagai hidangan dari seluruh dunia, termasuk Prancis. Hidangan Prancis otentik salah satunya bisa dinikmati di Le Quartier, Jakarta Selatan.
Dengan nuansa restoran ala Eropa yang didominasi warna putih dan biru serta tatanan bunga kecil dalam pot di tiap jendelanya, menambah kesan 'Eropa' ke dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berada di jalan Gunawarman yang identik dengan pusat kuliner di Jakarta, Le Quartier berusaha 'ngeblend' dengan hidangan dari seluruh dunia, khususnya Korea yang mendominasi area itu. Meski demikian restoran yang buka mulai breakfast, lunch, sampai dinner itu masih tetap jadi incaran banyak orang.
Le Quartier bukanlah restoran baru, mereka sudah membuka restorannya sejak 2013 lalu. Dalam bahasa Prancis Le Quartier yang berarti The Neigbourhood ini mendeskripsikan makanannya sebagai versi modern dari hidangan klasik Prancis dan Eropa.
Lupakan soal settingan dan kesan formal ala fine dining - meski table settingnya mengesankan seperti itu -tapi tak ada aturan baku untuk bisa masuk ke restoran ini dan memesan seporsi escargot dan segelas red wine Prancis yang enak.
Tentu saja escargot jadi salah satu menu wajib untuk dipesan di sini. Disajikan dengan tambahan jamur, garlic butter, duck prosciutto, dan taburan keju parmesan yang dipanggang hingga renyah. Rasa gurih dan bumbu khas yang keluar dari penggunaan daging bekicot import ini, membuat rasanya gurih dan kenyal. Minyak yang keluar dari hasil memanggangan ini juga memberikan sensasi tetesan rasa yang menggoda.
Foto: Arsip Le Quartier makanan di Le Quartier
Selain escargots, Pate en Croute, Onion Soup au Gratin, Asparagus Flamande, Crab Cakes juga bisa jadi pilihan untuk hidangan pembuka. Tapi jangan dulu menggila dengan makanan pembuka, masih ada makanan utama yang tak kalah enak.
Steak jadi salah satu menu andalan yang jadi favorit banyak orang. Disajikan dengan watercress segar dan french fries yang tipis dan digoreng renyah. Menyadari bahwa tak semua orang suka dengan steak 'basah' yang 'direndam' dengan saus, mereka menyajikan sausnya secara terpisah.
Steak sebenarnya hidangan yang sederhana, namun dengan bahan terbaik, bumbu sesuai dan cara memasak yang tepat, steak bakal jadi hidangan yang menyenangkan perut dan jiwa atau dalam bahasa Prancisnya, 'joie de vivre' yang menggambarkan perasaan kebahagiaan dan kenikmatan dalam hidup ala Prancis. Apalagi sambil menyesap segelas red wine.
Sengaja steak dipesan dengan tingkat kematangan medium well, - akan lebih baik jika medium rare- agar lebih juicy dan mudah dipotong. Steaknya sendiri hanya dibumbui lada dan garam. Di bagian atasnya, steak striploin ini dipanggang (sepertinya dengan iron cast) sehingga menghasilkan lapisan crust yang garing tanpa mengorbankan tingkat kematangan di bagian dalamnya.
Buat pribadi, saus gravy lada hitamnya sesungguhnya tak diperlukan, atau setidaknya sedikit saja sudah cukup. Terlalu banyak menyiram saus akan membuat rasanya jadi terlalu asin dan menghilangkan rasa asli dagingnya. Jadi ada baiknya untuk bijak memakai saus, tapi semua ini kembali ke taste personal.
Setelah dipuaskan dengan steak, makanan penutup yang manis tak akan mengecewakan. Anda bisa memilih crepesuzette atau crepe tipis klasik khas Prancis yang dibuat dengan tambahan saus jeruk dan es krim. Sedikit sentuhan rasa liquer (jika terasa), namun tak banyak lantaran ini hanya digunakan sebagai flambe. Jika suka makanan pencuci mulut yang segar, hidangan ini adalah jawabannya.
Tapi jika suka yang medok dan comfort, chocolate lava cake bisa jadi jawabannya. Sensasi coklat yang melted di bagian dalamnya. Kalau ingin yang sedikit beraroma Eropa, souffle yang hangat dan empuk bisa membawa Anda ke sana, apalagi kalau bukan lantaran sensasi rempah spekulas yang tercium.
Terbuai Jazz New York dengan Seafood Asia di J.J.A
Ilustrasi. Kali ini CNNIndonesia.com merekomendasikan dua restoran dengan hidangan klasik Prancis dan nuansa New York dan Asia. (Arsip Le Quartier)
Terbuai Jazz New York dengan Seafood Asia di J.J.A
Bagaimana sih sensasi nongkrong ala warga New York? Anda tinggal bertandang ke J.J.A., sebuah restoran yang dibuka di St.Regis Jakarta pada 8 Mei 2023.
J.J.A. merupakan singkatan dari pendiri jenama St. Regis yakni John Jacob Astor IV. Restoran terletak tepat di atas St. Regis Bar. Anda bisa melongok, menikmati kesibukan bar sekaligus keindahan lampu gantung dengan siluet alat-alat musik tiup khas pengiring musik jazz.
Anda dapat bersantap di sini dalam suasana santai. Tamu pun leluasa untuk melihat lebih dekat tim kitchen yang dikepalai Director of Culinary Oscar Perez bersama Chef de Cuisine Rizky Annisa dan Executive Pastry Chef Kevin Lee.
Boleh dibilang menikmati sajian ala J.J.A. berarti Anda akan dibawa pada perjalanan rasa dan tekstur beragam. Sajian begitu beragam, tetapi CNNIndonesia.com merekomendasikan beberapa menu yang tak boleh dilewatkan.
Buka perjalanan rasa Anda dengan Pacific Oysters yakni sajian tiram segar bergaya 'leche de tigre'. Leche de tigre merupakan bumbu perendam berbahan dasar jeruk dalam tradisi kuliner Peru. Tiram diberi bumbu berupa daun ketumbar, bawang bombay, cabai, jeruk dan jeruk nipis.
Foto: CNN Indonesia/ Elise Dwi St. Regis Jakarta membuka restoran J.J.A. di mana tamu akan diajak menikmati sajian kuliner berbalut suasana New York.
Masih dengan tema boga bahari, Anda juga bisa menyicip Hokkaido Scallops. Kerang disajikan bergaya 'crudo' khas Italia di mana bahan pangan disajikan mentah dan diberi bumbu. Hokkaido Scallops dinikmati bersama crepes yang terbuat dari kembang kol.
Kemudian untuk menu utama, Anda wajib menyicip Dover Sole dan Ribeye MB9+. Seperti namanya, Dover Sole menggunakan bahan utama ikan dover sole dan diolah dengan metode fried meuniere. Ikan dibalur dengan adonan tepung, digoreng (deep fried) di lelehan mentega lalu disajikan dengan mentega, perasan lemon, parsley butter dan new potatoes. New potatoes ini bentuknya seperti kentang mini ala Dieng. Namun new potatoes sebenarnya kentang yang dipanen cepat untuk mendapatkan rasa manis lebih banyak.
Ada pula Ribeye MB9+ yang spesial berkat pemilihan daging berupa kiwami wagyu. dengan marbling (MB) 9+, Anda akan mendapatkan daging yang lembut dan lumer di mulut.
Sebaiknya sediakan ruang untuk makanan penutup. Chef Kevin Lee menyiapkan racikan dessert yang 'guilt free' sebab sama sekali tidak menggunakan pemanis tambahan. Rasa manis dessert benar-benar berasal dari bahan pangan yang digunakan. Oleh karenanya, Couverture Chocolate 55% atau Banana adalah wajib. Couverture Chocolate 55% menggunakan cokelat dengan kakao 55 persen. Sekali gigit, ada sensasi lembut, rasa manis yang tidak 'lebay' dan rasa sedikit asam dan segar.
Sementara Banana berupa pisang tanduk yang digoreng dengan adonan tepung campur charcoal. Sajian ini bukan pisang goreng biasa di rumah sebab ada keseimbangan rasa manis pisang dan gurih adonan tepung.