Jakarta, CNN Indonesia -- Memiliki masalah dengan pasangan atau teman memang sebaiknya dibicarakan dan segera diselesaikan. Tapi, tak sedikit orang memilih melakukan silent treatment saat menghadapi masalah.
Anda mungkin pernah mendengar istilah itu emas. Tapi, jika ini berkaitan dengan masalah yang ada di hubungan, diam bukan lagi emas, melainkan bisa jadi bencana.
Lantas, apa itu silent treatment? Simak penjelasannya berikut ini, beserta dengan ciri-ciri silent treatment.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu silent treatment?
Silent treatment atau bersikap diam saat ada masalah dalam sebuah hubungan adalah sikap yang kerap dilakukan seseorang. Sikap ini sebenarnya hanya taktik kontrol untuk menggunakan kekuasaan dalam suatu hubungan.
Merujuk Very Well Mind, dalam konsep 'silent treatment', sikap diam digolongkan sebagai sikap yang beracun, tak sehat, bahkan kasar. Diam di sini jelas berbeda dengan memilih diam saat ingin meluangkan waktu dan memikirkan masalah demi mencari solusi terbaik.
Sebenarnya, diam tak menjadi bahaya selama seseorang memilih diam untuk datang kembali dan menyelesaikan masalah.
Diam yang bermasalah atau dikenal dengan istilah silent treatment adalah diam dengan maksud mengontrol segala sesuatu dan menunjukkan kekuatannya dalam sebuah hubungan.
Secara umum, silent treatment merupakan taktik manipulasi yang dapat membuat semua masalah dalam hubungan justru tidak terselesaikan. Sikap ini juga bisa menimbulkan perasaan tidak dihargai, tidak dicintai, terluka, bingung, frustrasi, dan kemarahan.
Semua perasaan ini bisa terjadi karena orang yang melakukan silent treatment dalam hubungan dengan sengaja menggunakan kekuatan atau langkah yang seolah menunjukkan bahwa pasangannya tidak cukup penting.
Ciri-ciri silent treatment
Silent treatment dalam hubungan bisa diidentifikasi dengan cukup mudah. Misalnya, saat Anda atau pasangan memilih diam atau menolak untuk bicara saat terlibat perdebatan.
Mengutip berbagai sumber, orang yang mencoba meninggalkan rumah dan mengabaikan pasangannya dalam beberapa waktu juga termasuk sebagai sikap silent treatment.
Alasannya, karena dia tidak berusaha memperbaiki hubungan. Mereka memilih pergi tanpa berbicara apapun. Membuat pasangannya bingung dan tidak memahami apa yang salah dari dirinya.
Simak ciri-ciri silent treatment di halaman berikutnya..
Ciri-ciri silent treatment
Ilustrasi. Tak jarang orang memilih silent treatment saat menghadapi masalah. (iStockphoto)
Untuk lebih jelasnya, berikut ciri-ciri silent treatment.
1. Mengabaikan
Saat bertengkar hebat atau mengalami perselisihan kecil, mereka secara terang-terangan mengabaikan dan tidak merespons apa pun yang Anda sampaikan
2. Diam
Mereka juga diam tanpa memberi penjelasan apa pun. Bahkan, sikap diam ini juga berlangsung cukup lama. Sementara Anda tidak tahu kapan sikap diam itu akan berakhir.
3. Bersikap biasa kepada orang lain
Mereka bersikap normal dengan orang lain, berbicara, tertawa, dan bercanda. Tapi sikap itu akan berubah ketika menghadapi Anda. Mereka benar-benar diam dan tidak berbicara.
4. Percakapan yang tak pernah terjadi
Anda mencoba berbicara dengannya, tapi mereka tetap tegas menolak berbicara atau bahkan semakin mengabaikan Anda.
5. Merasa bersalah
Anda mulai merasa bersalah dan dihukum atas kesalahan yang tak diketahui. Tapi Anda mulai merasa bersalah dan yakin semua ini terjadi karena kesalahan Anda. Anda mulai menyalahkan diri sendiri.
6. Menolak berkomunikasi
Mereka sama sekali menutup jalan untuk berbicara atau berkomunikasi. Mereka juga tidak mau mengkomunikasikan perasaan yang tengah dirasa, mengabaikan dan membuat Anda hanya menerka-nerka.
7. Diam
Mereka terus-menerus menggunakan taktik silent treatment tanpa memberi kesempatan Anda untuk memperbaiki setiap masalah yang terjadi.