5 Destinasi di Dunia Ini Kelebihan Turis 2023, Jadi Macet dan Tercemar
3. Phuket, Thailand
Pemerintah Thailand mencabut peraturan pembatasan Covid-19 pada Oktober 2022. Tak lama setelah pencabutan tersebut, para wisatawan berbondong-bondong mengunjugi ke Phuket.
Sebuah survei bahkan menyebut Phuket sebagai destinasi paling padat di dunia pada 2023. Jumlah turis di Phuket mencapai 118 orang untuk setiap penduduk lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sering dipuji-puji, tapi tak sedikit juga yang memberikan komentar negatif untuk kota ini. Beberapa netizen mengatakan Phuket terlalu penuh sesak dan tercemar akibat kelebihan turis.
Phuket disebut relatif sepi pada periode Mei-Oktober.
4. Barcelona, Spanyol
Pada Oktober lalu, Barcelona menutup terminal pelabuhan utara untuk lalu lintas kapal pesiar. Penutupan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat untuk mengalihkan kapal ke wilayah yang lebih jauh dari Barcelona.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengatasi 340 kunjungan kapal pesiar per tahunnya di Barcelona.
Wisatawan disarankan untuk tidak mengunjungi Barcelona pada periode Juli-Agustus. Pasalnya, Barcelona sedang berada di puncak tingkat keramaian pada bulan tersebut.
5. Venesia, Italia
Venesia menjadi salah satu kota di Eropa yang menghadapi masalah kelebihan turis pada 2023. Overtourism bahkan diperparah dengan turis yang berperilaku buruk.
Merespons masalah tersebut, Italia memberlakukan aturan pada 2024, yakni turis harus membayar biaya pajak harian sebesar 5 euro atau sekitar Rp85 ribu untuk wisatawan yang berusia 15 tahun ke atas. Aturan ini bakal mulai diberlakukan pada April 2024 mendatang.
Biaya ini akan berlaku bagi wisatawan yang tidak menginap, berlaku antara pukul 8.30 pagi hingga 16.00 sore waktu Venesia.
[Gambas:Video CNN]
