Bolehkah Menggunakan Baking Soda untuk Mencuci Sayur?
CNN Indonesia
Kamis, 13 Nov 2025 11:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Beberapa orang menggunakan baking soda untuk mencuci sayur sebelum dimasak. (Tracey Nicholls/CSIRO)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jika ingin menjaga kesehatan, konsumsi sayur harus diperbanyak. Sayangnya, tak semua hasil pertanian aman untuk langsung dikonsumsi.
Sebagian besar hasil pertanian tumbuh di lingkungan terbuka yang memungkinkan kontaminasi terjadi, seperti kotoran serangga dan burung, kuman, hingga pestisida bisa menempel pada permukaannya.
Selain itu, sayur juga bisa terkontaminasi selama proses pengemasan, penyimpanan, bahkan saat sudah disimpan di dapur rumah.
Oleh karena itu, mencuci sayur dan buah dengan benar sangat penting untuk menjaga keamanan makanan yang kita konsumsi.
Banyak orang mencari cara efektif dan aman untuk membersihkan hasil bumi ini, salah satunya dengan menggunakan baking soda. Namun, apakah baking soda benar-benar bisa digunakan untuk cuci sayur? Ini penjelasannya.
Baking soda atau natrium bikarbonat dikenal luas sebagai bahan serbaguna. Tidak hanya untuk keperluan memasak, tetapi baking soda juga bisa berfungsi sebagai pembersih alami yang aman, termasuk untuk cuci sayur.
Baking soda memiliki sifat alkalin yang ringan dan sedikit abrasif, sehingga cocok untuk membersihkan secara lembut. Oleh karena itu, baking soda sering digunakan dalam produk kebersihan, seperti pasta gigi dan obat kumur.
Sarah House, seorang koki inovasi makanan dari Bob's Red Mill, menjelaskan bahwa baking soda efektif membantu menghilangkan residu yang menempel pada permukaan sayur dan buah.
"Saya menyarankan untuk membilas dengan air bersih dan dingin sebelum mengeringkan dan menyimpan [sayur]," ujar House, seperti dikutip dari Epicurious.
Lalu, bagaimana dengan kemampuan baking soda dalam menghilangkan pestisida? Studi menunjukkan, mencuci sayur dengan larutan baking soda dapat mengurangi residu pestisida hingga 66,7-98,9 persen.
Ini jauh lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan air keran yang hanya mampu mengurangi residu sebesar 26,7-62,9 persen.
Tapi, karena kadar pestisida pada sayur umumnya sudah sangat rendah, keuntungan tambahan dari baking soda ini sebenarnya cukup kecil.
Pada akhirnya, penelitian menyimpulkan bahwa manfaat mencuci sayur dengan baking soda memang ada, tetapi sangat minimal.
Jadi, kalau kamu tidak ingin ribet, mencuci dengan air bersih saja sudah cukup, asalkan hasil cuciannya dikeringkan dengan baik untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Simak cara mencuci sayuran dengan baking soda di halaman berikutnya..
Cara menggunakan baking soda untuk mencuci sayuran
Menurut CNN Health, untuk menggunakan baking soda sebagai pembersih sayur, dosis yang dianjurkan yaitu sekitar 0,84 gram (g) baking soda per 100 mililiter (ml) air.
Merendam sayur dan buah dalam larutan ini selama 15 menit terbukti mampu menghilangkan hampir semua residu pestisida dan kuman yang menempel. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, kamu hanya perlu mencampurkan satu sendok teh baking soda ke dalam satu gelas air dingin.
Rendam sayur dan buah dalam larutan tersebut selama 15 menit sambil sesekali diaduk. Setelah itu, bilas dengan air bersih agar tidak ada sisa baking soda yang tertinggal.
Karena sifat baking soda yang alkalin, merendam terlalu lama atau tidak membilas dengan baik bisa merusak tekstur sayur yang lebih lembut. Oleh karena itu, jangan merendam lebih dari 15 menit.
Untuk sayuran berkulit keras seperti labu, kentang, atau ubi, kamu bisa menggosoknya dengan sikat sayur hingga bersih. Adapun tomat cukup dibilas di bawah air mengalir selama sekitar 30 detik sambil digosok perlahan dengan tangan.
Sayuran berdaun, seperti selada, brokoli, kembang kol, atau kale, sebaiknya dipisah per helai atau kuntum. Lalu, bilas helaian atau kuntum satu per satu di bawah air mengalir sambil digosok dengan tangan selama kurang lebih satu menit.
Karena selada biasanya dimakan mentah, ada baiknya membuang daun luar yang rusak atau terlihat kotor karena kemungkinan besar mengandung bakteri.
Perlu diingat, tidak ada metode cuci sayur di rumah yang bisa sepenuhnya menghilangkan semua kuman atau pestisida. Satu-satunya cara untuk membunuh kuman secara efektif, yaitu dengan memasak sayur dan buah pada suhu di atas 60 derajat Celsius.
Jadi, baking soda bisa digunakan untuk cuci sayur sebagai alternatif pembersih yang aman. Namun, penggunaannya harus tepat agar tidak merusak tekstur dan rasa hasil bumi tersebut.
Jakarta, CNN Indonesia --
Jika ingin menjaga kesehatan, konsumsi sayur harus diperbanyak. Sayangnya, tak semua hasil pertanian aman untuk langsung dikonsumsi.
Sebagian besar hasil pertanian tumbuh di lingkungan terbuka yang memungkinkan kontaminasi terjadi, seperti kotoran serangga dan burung, kuman, hingga pestisida bisa menempel pada permukaannya.
Selain itu, sayur juga bisa terkontaminasi selama proses pengemasan, penyimpanan, bahkan saat sudah disimpan di dapur rumah.
Oleh karena itu, mencuci sayur dan buah dengan benar sangat penting untuk menjaga keamanan makanan yang kita konsumsi.
Banyak orang mencari cara efektif dan aman untuk membersihkan hasil bumi ini, salah satunya dengan menggunakan baking soda. Namun, apakah baking soda benar-benar bisa digunakan untuk cuci sayur? Ini penjelasannya.
Baking soda atau natrium bikarbonat dikenal luas sebagai bahan serbaguna. Tidak hanya untuk keperluan memasak, tetapi baking soda juga bisa berfungsi sebagai pembersih alami yang aman, termasuk untuk cuci sayur.
Baking soda memiliki sifat alkalin yang ringan dan sedikit abrasif, sehingga cocok untuk membersihkan secara lembut. Oleh karena itu, baking soda sering digunakan dalam produk kebersihan, seperti pasta gigi dan obat kumur.
Sarah House, seorang koki inovasi makanan dari Bob's Red Mill, menjelaskan bahwa baking soda efektif membantu menghilangkan residu yang menempel pada permukaan sayur dan buah.
"Saya menyarankan untuk membilas dengan air bersih dan dingin sebelum mengeringkan dan menyimpan [sayur]," ujar House, seperti dikutip dari Epicurious.
Lalu, bagaimana dengan kemampuan baking soda dalam menghilangkan pestisida? Studi menunjukkan, mencuci sayur dengan larutan baking soda dapat mengurangi residu pestisida hingga 66,7-98,9 persen.
Ini jauh lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan air keran yang hanya mampu mengurangi residu sebesar 26,7-62,9 persen.
Tapi, karena kadar pestisida pada sayur umumnya sudah sangat rendah, keuntungan tambahan dari baking soda ini sebenarnya cukup kecil.
Pada akhirnya, penelitian menyimpulkan bahwa manfaat mencuci sayur dengan baking soda memang ada, tetapi sangat minimal.
Jadi, kalau kamu tidak ingin ribet, mencuci dengan air bersih saja sudah cukup, asalkan hasil cuciannya dikeringkan dengan baik untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Simak cara mencuci sayuran dengan baking soda di halaman berikutnya..
Cara Mencuci Sayur
Ilustrasi. Beberapa orang menggunakan baking soda untuk mencuci sayur sebelum dimasak. (ImagesBG/Pixabay)
Cara menggunakan baking soda untuk mencuci sayuran
Menurut CNN Health, untuk menggunakan baking soda sebagai pembersih sayur, dosis yang dianjurkan yaitu sekitar 0,84 gram (g) baking soda per 100 mililiter (ml) air.
Merendam sayur dan buah dalam larutan ini selama 15 menit terbukti mampu menghilangkan hampir semua residu pestisida dan kuman yang menempel. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, kamu hanya perlu mencampurkan satu sendok teh baking soda ke dalam satu gelas air dingin.
Rendam sayur dan buah dalam larutan tersebut selama 15 menit sambil sesekali diaduk. Setelah itu, bilas dengan air bersih agar tidak ada sisa baking soda yang tertinggal.
Karena sifat baking soda yang alkalin, merendam terlalu lama atau tidak membilas dengan baik bisa merusak tekstur sayur yang lebih lembut. Oleh karena itu, jangan merendam lebih dari 15 menit.
Untuk sayuran berkulit keras seperti labu, kentang, atau ubi, kamu bisa menggosoknya dengan sikat sayur hingga bersih. Adapun tomat cukup dibilas di bawah air mengalir selama sekitar 30 detik sambil digosok perlahan dengan tangan.
Sayuran berdaun, seperti selada, brokoli, kembang kol, atau kale, sebaiknya dipisah per helai atau kuntum. Lalu, bilas helaian atau kuntum satu per satu di bawah air mengalir sambil digosok dengan tangan selama kurang lebih satu menit.
Karena selada biasanya dimakan mentah, ada baiknya membuang daun luar yang rusak atau terlihat kotor karena kemungkinan besar mengandung bakteri.
Perlu diingat, tidak ada metode cuci sayur di rumah yang bisa sepenuhnya menghilangkan semua kuman atau pestisida. Satu-satunya cara untuk membunuh kuman secara efektif, yaitu dengan memasak sayur dan buah pada suhu di atas 60 derajat Celsius.
Jadi, baking soda bisa digunakan untuk cuci sayur sebagai alternatif pembersih yang aman. Namun, penggunaannya harus tepat agar tidak merusak tekstur dan rasa hasil bumi tersebut.