Ini 7 Efek Samping Bawang Putih Mentah Jika Dikonsumsi Berlebihan
Bawang putih mentah memiliki kandungan nutrisi yang tinggi daripada bawang putih yang dimasak. Tak sedikit orang yang suka makan bawang putih mentah untuk mendapatkan khasiatnya secara maksimal.
Namun ada beberapa efek samping bawang putih mentah yang perlu diperhatikan. Apalagi, tidak semua orang cocok mengonsumsi bawang putih mentah dalam jumlah besar, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Healthline, tidak ada aturan resmi mengenai dosis makan bawang putih mentah. Namun berdasarkan sejumlah penelitian, makan 1-2 siung per hari sudah cukup bermanfaat.
Jika makan terlalu banyak, dapat berisiko mendapatkan sejumlah efek samping. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut efek samping bawang putih mentah jika dikonsumsi berlebihan.
1. Bau mulut dan bau badan
Menurut NDTV, kamu bisa mengalami bau mulut dan bau badan yang kuat jika terlalu banyak makan bawang putih mentah.
Senyawa sulfur dalam bawang putih bisa memberi manfaat kesehatan. Di sisi lain, senyawa ini juga menyebabkan aroma menyengat yang bisa bertahan berjam-jam setelah makan.
2. Nyeri ulu hati
Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), makan bawang putih mentah bisa memicu nyeri ulu hati atau sensasi terbakar di dada.
Senyawa tertentu dalam bawang putih mentah dapat mengiritasi saluran pencernaan. Tonus sfingter esofagus bagian bawah pun jadi menurun, sehingga asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
3. Risiko pendarahan
Bawang putih memiliki sifat antitrombotik yang dapat menghambat pembekuan darah. Ini berarti konsumsi bawang putih mentah dalam jumlah besar bisa meningkatkan risiko pendarahan.
Bagi yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, perlu lebih waspada akan efek samping ini. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum rutin makan bawang putih mentah.
4. Masalah pencernaan
Bawang putih mengandung fruktan, sejenis karbohidrat yang bisa menyebabkan kembung, gas, dan nyeri perut pada sebagian orang, terutama yang intoleran terhadap fruktan.
Fruktan yang tidak tercerna di usus halus akan difermentasi di usus besar, sehingga memicu gangguan pencernaan.
5. Iritasi dan luka pada kulit
Ilustrasi. Berikut beberapa efek samping bawang putih mentah yang perlu diperhatikan. (Istockphoto/ipopba) |
Selain dimakan, tak sedikit pula yang menggunakan bawang putih di kulit dengan tujuan pengobatan. Namun kontak langsung bawang putih mentah pada kulit bisa menyebabkan iritasi, bahkan luka bakar ringan karena kandungan sulfur yang tinggi.
Meski sering digunakan untuk tujuan pengobatan topikal, penggunaan yang berlebihan atau terlalu lama dapat merusak kulit.
6. Reaksi alergi
Melansir Times of India, beberapa orang bisa mengalami alergi bawang putih yang ditandai dengan ruam, gatal-gatal, hingga reaksi anafilaksis yang berbahaya.
Kalau kamu alergi terhadap bawang putih, penting untuk selalu memeriksa label makanan dan menghindari produk yang mengandung bawang putih.
7. Pusing akibat tekanan darah rendah
Bawang putih dikenal mampu menurunkan tekanan darah karena sifat vasodilatornya. Namun mengonsumsinya secara mentah tidak cocok bagi yang tekanan darahnya rendah.
Bagi yang mengalami hipertensi pun, makan bawang putih mentah secara berlebihan atau mengonsumsinya bersamaan dengan obat tekanan darah, dapat menurunkan tekanan hingga terlalu rendah. Akibatnya, kamu bisa mengalami pusing, penglihatan kabur, bahkan pingsan.
Makan bawang putih mentah memang memberikan manfaat kesehatan, tetapi harus dilakukan dengan bijak dan sewajarnya. Kalau kamu memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum rutin mengonsumsinya.
(rea/juh)[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Berikut beberapa efek samping bawang putih mentah yang perlu diperhatikan. (Istockphoto/ipopba)