8 Makanan Penambah Darah yang Efektif Cegah Anemia
Kondisi kekurangan darah atau anemia bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Kamu bisa mengalami sakit kepala, rambut rontok, hingga berisiko pingsan.
Penting untuk mengonsumsi suplemen atau makanan penambah darah agar produksi sel darah di dalam tubuh jadi lancar. Adapun hemoglobin merupakan kandungan penting dalam penambahan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Medical News Today, hemoglobin yang terdapat di dalam sel darah, bertanggung jawab mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadarnya rendah, kamu bisa mengalami anemia.
Untuk memproduksi hemoglobin, dibutuhkan asupan zat besi dan folat (B9). Di sisi lain, asupan vitamin C, A, dan beta-karoten juga penting untuk penyerapan zat besi yang lebih baik.
Dari mana mendapatkan vitamin dan mineral tersebut? Kamu bisa mendapatkannya dari makanan. Berikut ini daftarnya.
1. Delima
Ilustrasi. Kondisi kekurangan darah atau anemia bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Berikut beberapa makanan penambah darah yang efektif cegah anemia. (istockphoto/pjohnson1) |
Buah delima dikenal kaya akan kandungan zat besi dan kalsium, serta protein, karbohidrat, dan serat. Nutrisi lengkap dalam delima membuatnya menjadi salah satu makanan penambah darah terbaik.
Mengonsumsi jus delima secara rutin dapat membantu menjaga kadar hemoglobin tetap optimal dan meningkatkan kesehatan darah secara keseluruhan.
2. Bit
Mengutip NDTV, bit merupakan sumber zat besi yang sangat baik, juga mengandung folat, kalium, dan serat.
Umbi-umbian ini sangat efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Sama seperti delima, kamu bisa mengonsumsi bit dalam bentuk jus.
3. Biji labu
Biji labu mengandung sekitar delapan miligram zat besi per porsi, serta kalsium, magnesium, dan mangan yang cukup tinggi.
Kamu bisa menambahkan biji labu ke dalam salad, smoothie, atau overnight oatmeal untuk mendapatkan manfaatnya sebagai makanan penambah sel darah merah yang praktis dan lezat.
4. Bayam
Sayuran hijau ini dikenal kaya akan zat besi non-heme dan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi dari sumber nabati. Selain itu, bayam juga mengandung folat yang penting untuk pembentukan sel darah merah.
5. Quinoa
Menurut Times of India, quinoa adalah protein lengkap yang mengandung zat besi non-heme, folat, dan vitamin B6, semua nutrisi penting untuk produksi sel darah merah.
Kamu bisa menjadikan quinoa sebagai pengganti nasi atau bahan dasar salad yang menyehatkan dan bergizi.
6. Telur
Telur merupakan sumber zat besi heme dan vitamin B12 yang penting untuk produksi sel darah merah dan kadar hemoglobin.
Cara mengolah telur sangat mudah. Kamu bisa menikmati telur dalam berbagai bentuk seperti direbus, diorak-arik, atau dipanggang.
7. Tahu
Tahu yang terbuat dari kedelai, kaya akan zat besi non-heme serta protein nabati. Selain itu, tahu juga mengandung kalsium dan magnesium yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Sama seperti telur, tahu mudah diolah menjadi apa pun. Kamu bisa memasukkannya ke dalam tumisan, sup, atau digoreng.
8. Daging merah tanpa lemak
Daging merah tanpa lemak, seperti daging sapi, merupakan sumber zat besi heme yang paling mudah diserap oleh tubuh. Zat besi heme sangat penting untuk produksi hemoglobin dan menjaga kesehatan sel darah merah.
Pilihlah potongan daging tanpa lemak, seperti sirloin atau tenderloin. Kamu bisa mengolahnya dengan cara dipanggang, disemur, dibakar, atau ditumis untuk hidangan lezat yang kaya nutrisi.
Memperhatikan asupan makanan untuk mengatasi kurang darah sangatlah penting. Dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan di atas, kamu bisa meningkatkan kadar hemoglobin secara optimal.
(rea/juh)[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Kondisi kekurangan darah atau anemia bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Berikut beberapa makanan penambah darah yang efektif cegah anemia. (istockphoto/pjohnson1)