Ketika mengalami stres, tubuh biasanya akan berada dalam kondisi 'siaga' sehingga sulit merasa tenang. Padahal kondisi rileks diperlukan agar tubuh bisa pulih dari stres dan tidur dengan nyenyak.
Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan stres dan membuat rileks adalah dengan mengonsumsi teh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa jenis teh diketahui mengandung senyawa alami yang dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi rasa cemas, dan mendukung kualitas tidur.
Melansir dari berbagai sumber, berikut teh herbal yang dikenal dapat membantu meredakan stres sekaligus membuat tidur lebih nyenyak.
Teh hijau dikenal membantu menurunkan stres berkat kandungan L-theanine yang memberi efek menenangkan pada otak.
Asam amino ini dapat membantu meningkatkan rasa rileks tanpa membuat mengantuk secara berlebihan, sehingga kerap dikonsumsi untuk menenangkan pikiran setelah hari yang penuh tekanan.
Meski mengandung kafein, kadar L-theanine dalam teh hijau membantu menyeimbangkan efek stimulan tersebut. Karena itu, teh hijau lebih disarankan diminum pada pagi atau siang hari agar manfaat relaksasinya didapat tanpa mengganggu kualitas tidur malam.
Teh chamomile sering dikonsumsi untuk membantu tubuh lebih rileks dan mempersiapkan diri tidur. Chamomile juga memiliki efek anti kecemasan, hal ini karena flavanoid yang disebut apigenin pada tanaman chamomile.
Kandungan apigenin tersebut berkaitan dengan reseptor benzodiazepin di otak untuk meningkatkan perasaan tenang.
Kandungan alaminya dipercaya dapat menenangkan saraf, meredakan kecemasan ringan, sekaligus membantu kualitas tidur menjadi lebih baik.
Teh lavender dipercaya membantu meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur melalui efek relaksasinya.
Menurut beberapa studi paparan lavender melalui aromaterapi, teh, pijat, dan metode lainnya efektif dalam mengurangi kecemasan, depresi, serta tekanan darah.
Aroma khas lavender memberikan sensasi menenangkan yang membantu tubuh lebih siap untuk beristirahat di malam hari.
Teh mawar menjadi pilihan minuman bebas kafein yang dapat membantu menenangkan pikiran dan memperbaiki suasana hati sebelum tidur.
Selain aromanya yang menenangkan, teh mawar juga mengandung antioksidan seperti vitamin C, A, dan E yang membantu tubuh melawan stres oksidatif.
Kandungan ini mendukung keseimbangan tubuh secara keseluruhan, termasuk saat tubuh bersiap memasuki waktu istirahat.
Teh mawar juga ramah bagi lambung dan tidak memicu efek stimulan seperti kafein, sehingga aman dikonsumsi pada malam hari.
Teh peppermint kerap dikonsumsi untuk membantu meredakan ketegangan tubuh sekaligus menenangkan sistem pencernaan, yang kerap menjadi pemicu sulit tidur.
Sensasi dingin alami dari daun peppermint memberi efek relaksasi yang membantu tubuh lebih siap beristirahat.
Peppermint dikenal memiliki kandungan mentol yang dapat membantu mengurangi rasa kembung, nyeri perut, dan gangguan pencernaan ringan.
Kondisi perut yang lebih nyaman berperan penting dalam kualitas tidur, terutama bagi orang yang kerap terbangun akibat rasa tidak nyaman di malam hari.
Selain itu, aroma peppermint juga dikaitkan dengan penurunan stres dan kecemasan ringan. Sejumlah studi menunjukkan aroma peppermint dapat membantu menurunkan rasa tegang dan meningkatkan rasa tenang.
(nga/fef)