Jakarta, CNN Indonesia -- Jalan kaki jadi tren gaya hidup sehat masa kini. Tak aneh, karena jalan kaki punya segudang manfaat untuk kesehatan.
Setiap orang dianjurkan untuk selalu aktif secara fisik. Olahraga atau aktivitas fisik rutin jadi salah satu kunci utama tubuh yang sehat. Jalan kaki dianggap sebagai aktivitas fisik yang paling mudah dan minim risiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan kaki tak terpaut dengan waktu. Kamu bisa melakukannya kapan saja. Jalan kaki juga tak memerlukan peralatan khusus yang membuat olahraga jadi ribet.
Yang perlu kamu siapkan hanyalah niat, air minum, serta baju dan sepatu yang nyaman.
Manfaat jalan kaki
Jalan kaki yang jadi tren gaya hidup masa kini tak lepas dari beragam manfaatnya. Meski tak seintens olahraga kardio, jalan kaki juga mampu meningkatkan detak jantung hingga memperlancar sirkulasi darah.
Merangkum berbagai sumber, berikut manfaat jalan kaki untuk kesehatan.
1. Meningkatkan kekebalan tubuh
Menukil laman Harvard Health Publishing, aktivitas jalan kaki dapat membantu melindungi tubuh tetap sehat saat musim flu dan pilek seperti saat ini.
Studi terhadap lebih dari 1.000 orang menemukan, mereka yang berjalan kaki setidaknya 20 menit sehari selama lima hari dalam seminggu memiliki risiko sakit 43 persen lebih kecil dibanding mereka yang hanya berolahraga sekali seminggu.
Hal tersebut didapat dari sistem kekebalan tubuh yang semakin kuat akibat jalan kaki. Jika pun sakit, maka durasi dan gejalanya akan lebih ringan.
2. Meredakan nyeri sendi
 Ilustrasi. Meredakan nyeri sendi, salah satu manfaat hebat jalan kaki. (iStockphoto/ipopba) |
Beberapa penelitian menemukan, berjalan kaki dapat mengurangi nyeri yang berhubungan dengan arthritis. Berjalan kaki sejauh 8-9 kilometer (km) per minggu dapat mencegah datangnya arthritis.
Berjalan kaki melindungi persendian, utamanya lutut dan pinggul, yang paling rentan terhadap osteoarthritis. Berjalan kaki membantu melumasi persendian pada lutut dan pinggul serta memperkuat otot-otot yang menopangnya.
3. Mencegah kanker
Semua jenis aktivitas fisik dapat menurunkan risiko kanker, utamanya kanker payudara.
Sebuah studi dari American Cancer Society menemukan, wanita yang berjalan kaki 7 jam atau lebih per minggu memiliki risiko kanker payudara 14 persen lebih rendah daripada mereka yang hanya berjalan kaki tiga jam per minggu.
Berjalan kaki juga memberikan perlindungan bagi wanita dengan faktor risiko kanker payudara, seperti kelebihan berat badan.
4. Meningkatkan energi dan suasana hati
Mengutip laman British Heart Foundation, berjalan kaki dapat meningkatkan aliran darah serta membantu oksigen dan nutrisi bergerak ke seluruh tubuh. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih segar dan berenergi.
Selain itu, berjalan kaki juga dapat melepaskan zat kimia alami yang memicu perasaan positif seperti serotonin, dopamin, dan endorfin.
Sebuah tinjauan terhadap 17 studi oleh para peneliti di Edinburgh University menemukan, berjalan kaki di alam dapat meningkatkan suasana hati serta mengurangi stres dan kecemasan.
Simak manfaat jalan kaki yang jadi tren gaya hidup sehat lainnya di halaman berikutnya..
Manfaat Jalan Kaki yang Jadi Tren Gaya Hidup Sehat
Ilustrasi. Jalan kaki jadi tren gaya hidup sehat masa kini. (iStockphoto/ VTT Studio)
5. Bisa tidur lebih nyenyak
Berjalan di luar ruang dan terpapar cahaya alami membantu menjaga jam biologis tubuh. Berjalan kaki juga membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi stres, yang jadi faktor risiko insomnia.
Sebuah uji coba kecil terhadap 59 orang yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Health menemukan, orang akan tidur lebih nyenyak usai lebih banyak berjalan kaki dalam aktivitas harian.
6. Menjaga fokus
Berjalan kaki mendorong pelepasan protein faktor neurotropik turunan otak (BDNF). Protein ini merangsang pertumbuhan sel-sel otak baru dan koneksi yang dapat meningkatkan fokus dan daya ingat.
Dalam sebuah uji coba terhadap 120 orang kelompok lanjut usia, para peneliti membandingkan efek berjalan kaki selama 40 menit tiga kali seminggu dengan hanya latihan peregangan. Hasilnya, bagian otak yang bertanggung jawab untuk daya ingat menurun 1 persen pada kelompok peregangan, tapi meningkat 2 persen pada mereka yang berjalan kaki.
7. Menurunkan berat badan
Menukil Healthline, berjalan kaki dapat membantu membakar kalori yang bisa mendorong proses penurunan berat badan.
Namun, pembakaran kalori saat berjalan kaki akan bergantung pada beberapa hal. Di antaranya adalah kecepatan berlari, jarak, dan berat badan.
[Gambas:Infografis CNN]
8. Memperkuat jantung
Jalan kaki kerap dikaitkan dengan kesehatan kardiovaskular yang lebih prima. Jalan kaki dapat menjaga tekanan darah tetap stabil, mengontrol indeks massa tubuh, hingga membuat sel-sel pada sistem perederan darah tetap berfungsi dengan baik.
9. Mengontrol gula darah
Berjalan kaki setelah makan dapat membantu menekan lonjakan gula darah.
Sebuah studi pada tahun 2022 menemukan, berdiri dan jalan kaki ringan dikaitkan dengan kadar gula darah yang lebih terkontrol setelah makan. Berjalan kaki memberikan efek yang lebih baik dibandingkan berdiri.
10. Memperpanjang umur
Berjalan kaki jadi salah satu kunci tubuh sehat yang utama. Dengan begitu, jalan kaki berpotensi memperpanjang usia kamu.
Peneliti menemukan, perempuan dengan masalah jantung memiliki risiko 28 persen kematian yang lebih rendah jika sering berjalan kaki cepat, dibandingkan mereka yang berjalan pelan.
Demikian beberapa manfaat jalan kaki yang bisa kamu dapatkan. Tak ada salahnya jika ingin mengikuti jalan kaki yang jadi tren gaya hidup sehat.