Mengenal Sea Moss, Rumput Laut yang Katanya Punya Banyak Manfaat
Beberapa waktu terakhir sea moss ramai dibicarakan sebagai superfood setelah dikonsumsi sejumlah figur publik dan influencer kesehatan.
Sea moss gel merupakan produk alami yang berasal dari sea moss, yakni jenis alga laut merah yang dikenal kaya akan mineral.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanaman laut ini tumbuh di perairan samudra dengan ciri batang tipis dan cabang kecil menyerupai kipas yang tampak bergerombol. Warna sea moss pun beragam, mulai dari kuning kehijauan, merah tua, hingga ungu gelap.
Selama ini, sea moss lebih dikenal sebagai bahan baku carrageenan, zat pengental alami yang banyak digunakan dalam industri pangan.
Carrageenan kerap ditemukan dalam es krim, susu nabati, keju cottage, hingga produk jeli. Tak hanya itu, sea moss juga dimanfaatkan dalam pembuatan pasta gigi, semir sepatu, sampai susu formula bayi.
Tekstur dari sea moss gel menyerupai lidah buaya yang biasanya dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke dalam smoothie dan minuman.
Melansir dari WebMD, sea moss ini mengandung banyak nutrisi seperti:
- Vitamin B2
- Kalsium
- Yodium
- Kalium
- Sodium
- Magnesium
- Seng
Dalam dua sendok makan sea moss mengandung kalori yang relatif rendah, hampir tanpa lemak, gula, maupun protein.
Karena itu, sea moss sering dipromosikan sebagai sumber nutrisi tambahan, terutama bagi mereka yang menjalani pola makan berbasis nabati.
Manfaat mengonsumsi sea moss
Ilustrasi sea moss. (Foto: iStockphoto) |
Melansir dari Cleveland Clinic, berikut sejumlah manfaat yang ada dalam sea moss.
1. Mendukung kesehatan jantung
Sea moss mengandung serat yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, mengontrol tekanan darah, dan menjaga kesehatan pembuluh darah. Kandungan serat juga berperan dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil.
2. Menjaga kesehatan pencernaan
Serat dan senyawa alami dalam sea moss dapat membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus. Kondisi ini berperan penting dalam mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit, kembung, dan diare.
3. Mendukung fungsi tiroid
Sea moss mengandung iodium, mineral penting untuk produksi hormon tiroid. Namun, konsumsi berlebihan justru bisa memicu gangguan tiroid. Karena itu, orang dengan riwayat penyakit tiroid disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
4. Menunjang daya tahan tubuh
Kandungan antioksidan, zat besi, dan mineral tertentu dinilai dapat membantu mendukung sistem imun. Meski begitu, manfaat ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui penelitian pada manusia.
5. Membantu pemulihan setelah olahraga
Sea moss mengandung asam amino seperti taurine yang berperan dalam pemulihan otot. Kandungan ini membuat sea moss sering dikaitkan dengan pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik.
6. Bermanfaat untuk hormon dan kesehatan reproduksi
Pada wanita, serat dan kalsium dalam sea moss berpotensi membantu menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan tulang. Sementara pada pria, kandungan seng dikaitkan dengan kesehatan reproduksi dan hormon testosteron.
Risiko dan efek samping yang perlu diwaspadai
Di balik manfaatnya, konsumsi sea moss tidak lepas dari risiko, terutama jika dikonsumsi berlebihan.
Sea moss mengandung iodium dalam jumlah tinggi yang dapat memicu pembesaran kelenjar tiroid atau gangguan hormon bila dikonsumsi tanpa kontrol.
Selain itu, rumput laut berpotensi menyerap logam berat seperti merkuri dan timbal dari perairan yang tercemar.
Beberapa orang juga melaporkan efek samping seperti mual, muntah, diare, hingga gangguan pencernaan.
Sea moss juga memiliki sifat pengencer darah, sehingga tidak disarankan bagi orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
(nga/fef)[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi sea moss. (Foto: iStockphoto)