Awas, 7 Kebiasaan Ini Bisa Memicu Overeating
5. Kurang protein dan serat dalam menu harian
Makanan rendah protein dan serat membuat rasa kenyang tidak bertahan lama. Akibatnya, keinginan makan kembali muncul lebih cepat, meski asupan kalori sebenarnya sudah cukup. Protein dan serat berperan penting dalam mengatur rasa kenyang dan mengontrol nafsu makan.
Hal tersebut dapat diatasi dengan memastikan setiap waktu makan mengandung sumber protein dan serat, seperti telur, ikan, kacang-kacangan, sayur, dan buah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6. Makan terlalu cepat
Makan dengan tergesa-gesa membuat tubuh tidak punya cukup waktu untuk mengirim sinyal kenyang ke otak. Akibatnya, seseorang baru merasa penuh setelah makan terlalu banyak. Kebiasaan ini sering terjadi saat jadwal padat atau makan dalam kondisi terburu-buru.
Memperlambat tempo makan dengan mengunyah lebih lama dan memberi jeda antar suapan dapat membantu tubuh mengenali rasa kenyang lebih awal.
7. Gangguan makan yang tidak disadari
Ilustrasi overeating. (NguyenPhamDang/Pixabay) |
Dalam beberapa kasus, overeating bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari gangguan makan seperti binge eating disorder.
Menukil dari Medical News Today, Asosiasi Gangguan Makan Nasional mendiagnosis makan berlebihan sebagai kondisi mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dalam periode waktu tertentu dan merasa kehilangan kendali atas pola makan tersebut.
Kondisi ini ditandai dengan makan dalam jumlah besar, cepat, dan disertai rasa kehilangan kontrol. Jika overeating terjadi berulang dan disertai rasa bersalah atau stres berat, segera periksakan diri kepada pakar gizi.
Cara mengatasi overeating
Berbagai kebiasaan dan kondisi tersebut menunjukkan bahwa overeating tidak terjadi secara tiba-tiba. Pola makan seringkali terbentuk dari kombinasi faktor psikologis, lingkungan, dan pilihan makanan sehari-hari yang tidak disadari
Dengan mengenali pemicu dan memperbaiki pola akan secara bertahap, kebiasaan makan berlebihan dapat diatasi tanpa harus menjalani diet ekstrem.
Berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi overeating dan membangun pola makan yang lebih sehat.
- Mengenali pola makan dan kebiasaan makan dengan memahami pemicunya sehingga dapat lebih terencana dalam mengelola pemicu terjadinya overeating.
- Mengatur porsi makan di piring atau mangkok bukan langsung dari kemasan, membantu mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi.
- Menjaga jadwal makan yang teratur untuk mencegah rasa lapar.
- Makan tanpa distraksi membantu tubuh lebih peka saat mengalami kekenyangan.
- Makan dengan perlahan.
- Mengenali pemicu emosi seperti stres, bosan dan emosi.

Ilustrasi overeating. (NguyenPhamDang/Pixabay)