Kenalan dengan Siwonhan-Mat, Cita Rasa 'Umami'-nya Korea
Dalam mendeskripsikan rasa makanan, tiap negara punya caranya masing-masing. Jepang memperkenalkan konsep umami, sedangkan dunia kuliner Korea Selatan punya siwonhan-mat.
Siwonhan-mat disebut juga sebagai cita rasa ketiga yang dirasakan tubuh ketika makanan dicerna. Setiap rasa unik yang terasa menyegarkan dalam makanan Korea, bisa disebut sebagai siwonhan-mat. Mari kenali lebih jauh konsep ini.
Apa itu siwonhan-mat?
Pemilik jaringan restoran cepat saji makanan rumahan di Korea Selatan, Eric Shin, menjelaskan apa yang dimaksud dengan siwonhan-mat. Menurutnya, ini merupakan sensasi yang dirasakan di seluruh tubuh (lidah, perut, dan usus) ketika makanan dicerna.
"Hidangan ini membangkitkan indra dengan cara yang tak terduga, menyegarkan selera Anda, dan membuat Anda ingin lebih," kata Shin, seperti dilansir dari Chowhound.
Menurutnya, orang Korea memandang siwonhan-mat sebagai sesuatu yang menenangkan dan menyegarkan. Hal ini tak lepas dari selera orang Korea yang lebih menyukai rasa gurih dan kompleks.
Siwonhan-mat lebih menekankan pada kesegaran dan rasa pembersihan di dalam tubuh, sehingga tidak bicara soal rasa saja. "Hidangan ini menciptakan perasaan menenangkan yang membangkitkan perasaan 'ahhh' ketika sesuatu terasa pas," kata Shin.
Bukan soal menu hidangan, melainkan apa yang dirasakan tubuh
Cita rasa siwonhan-mat tidak terikat dengan menu hidangan tertentu, tetapi lebih menggambarkan keseimbangan dalam resep yang membuat tubuh jadi nyaman. Shin mengatakan, cita rasa ini tidak juga terbatas pada musim, suhu, atau hidangan tertentu.
"Siwonhat-mat adalah pengalaman emosional yang hampir menyeimbangkan indra Anda dengan iklim, seperti sesuatu yang hangat di hari yang dingin, dan perasaan menyegarkan dari sesuatu yang sangat dingin di siang hari yang panas," ujar Shin.
Jadi bagi tiap orang, rasa siwonhan-mat bisa merujuk pada hidangan yang berbeda-beda. Shin sendiri berpendapat hidangan Naengmyeon alias mi dingin tradisional dari Korea Utara, paling mewakili siwonhan-mat.
Naengmyeon disajikan dalam kaldu dingin yang tajam dengan mi soba panjang dan kenyal. Lalu dibubuhi topping seperti daging sapi, lobak fermentasi, atau telur rebus. After taste yang dirasa setelah makan mi ini, yaitu sensasi menyegarkan.
Istilah lain selain siwonhan-mat
Siwonhan-mat ternyata bukan satu-satunya istilah untuk mendeskripsikan rasa masakan Korea. Menurut sebuah artikel dalam Journal of Ethnic Foods (2016), ada istilah gipeun-mat dan gusuhan-mat.
Gipeun-mat menggambarkan cita rasa yang mendalam, sedangkan gusuhan-mat menggambarkan rasa yang lembut atau menyenangkan.
Namun kedua istilah ini lebih fokus pada rasa asin, asam, manis, pahit, dan pedas yang dirasakan oleh lidah. Di sisi lain, siwonhan-mat lebih fokus pada apa yang dirasakan tubuh selama makanan dicerna.
Itu dia penjelasan mengenai siwonhan-mat. Jadi, jika suatu hari Anda menyantap masakan Korea, coba perhatikan bagaimana reaksi tubuhmu setelahnya. Apakah Anda merasakan siwonhan-mat?
(rti)